Usulan setting mesin melalui penerapan teknik pengendalian proses statistikal dan perancangan percobaan dalam proses produksi cover front top di PT. Dynaplast
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Dedy Sugiarto
Pembimbing 2 : Rina Fitriana
Subyek : Industry - Quality control;Production - Process;Process control - Statistical methods
Kata Kunci : machine settings, technique application, statistical processes, design of experiments, production pr
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_STI_06300074_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_STI_06300074_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_STI_06300074_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2004_TA_STI_06300074_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_STI_06300074_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_STI_06300074_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2004_TA_STI_06300074_Bab-5_Analisa-Hasil.pdf |
|
|
| 8. | 2004_TA_STI_06300074_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 2004_TA_STI_06300074_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 2004_TA_STI_06300074_Lampiran.pdf |
|
S Saat ini banyak terdapat perusahaan yang bergerak di bidang plastik injeksi, salah satunya adalah PT. Dynaplast Tbk. PT. Dynaplast dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi komponen-komponen dan produk-produk plastik. Secara umum, produk perusahaan ini terbagi menjadi dua yakni produk. Tupperware dan produk Non-Tupperware. Untuk bagian Tupperware, produk yang dihasilkan seperti kemasan plastik dan gelas plastik serta peralatan rumah tangga. Sedangkan untuk produk Non-Tupperware, produknya berupa komponen-komponen plastik untuk industri motor, elektronik dan rumah tangga. Pertumbuhan PT. Dynaplast tidak terlepas dari komitmen perusahaan untuk terus mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan yang terjadi. Perusahaan terus mengembangkan sumber dayanya melalui pengembangan teknologi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi kestabilan dan kapabilitas proses, menentukan karakteristik penelitian, mengevaluasi faktor-faktor yang berpengaruh dan memberikan usulan perbaikan terhadap produk Non-Tupperware melalui metode SPC (Statistical Process Control) dan DOE (Design ofExperiment). Penelitian pendahuluan dilakukan terhadap produk Non-Tupperware dengan memusatkan pada produk Cover Front Top karena produk ini masih memiliki proporsi cacat, yaitu sebesar 8,15%, dimana lebih besar dibandingkan dengan produk lainnya berdasarkan data jumlah cacat yang dikumpulkan. Pengendalian kualitas yang dilakukan terhadap produk Cover Front Top dilakukan dari dua segi, yaitu segi kualitas atribut (cacat visual) dan segi kualitas variabel (berat produk). Untuk sisi kualitas atribut produk Cover Front Top, proporsi cacat yang didapatkan adalah sebesar 8,23% dimana masih dalam batas kewajaran dari perusahaan. Sedangkan dari sisi kualitas variabel, ukuran kapabilitas proses yang didapatkan adalah Cp = 0,917 dan Cpk = 0,335. Penelitian kemudian diputuskan untuk menganalisa lebih lanjut pada sisi variabel berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang ada melihat situasi dan kondisi perusahaan. Dan hasil penelitian lebih lanjut dapat diketahui kalau penyimpangan berat dari produk Cover Front Top yang terjadi disebabkan secara utama karena setting mesin yang kurang tepat. Selama ini setting mesin dilakukan hanya berdasarkan pengalaman dan trial and error saja. Oleh karena itu, dilakukan perancangan percobaan untuk mendapatkan faktor-faktor apa saja yang berpengaruh secara signifikan terhadap variabel respon berat produk — dan juga berdasarkan hasil percobaan tersebut diusulkan suatu setting mesin yang baru. Dan hasil pengolahan data dan analisa yang telah dilakukan dapat diketahui ada tiga faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap berat sebagai variabel respon. Faktor-faktor tersebut yaitu faktor A (Holding Pressure), faktor B (Temperatur), dan faktor interaksi AB (interaksi antara faktor A dan faktor B). Dan setting mesin yang dapat diusulkan adalah faktor A (Holding Pressure) dengan nilai level 40 (angka persentase dari kapasitas mesin yang diolah dan setara dengan satuan nim/detik). faktor B (Temperature) dengan nilai level 234 234 226 201 (satuan °C), faktor C (Injection Speed) dengan nilai level 26 32 34 22 (angka persentase dari kapasitas mesin yang diolah dan setara dengan satuan mm/detik), faktor D (Temperature Nozzle) dengan nilai level 220 (satuan faktor E (Injection Pressure) dengan nilai level 60 (angka persentase dad kapasitas mesin yang diolah dan setara dengan satuan mm/detik). Setelah percobaan implementasi dilakukan terhadap setting usulan ini, ternyata didapatkan ukuran kapabilitas proses yang meningkat yaitu Cp = 1,283 clan Cpk – 1,273.
M Many companies currently operate in the plastic injection molding sector, one of which is PT. Dynaplast Tbk. PT. Dynaplast is known for manufacturing plastic components and products. Broadly speaking, the company's output falls into two categories: Tupperware products and non-Tupperware products. Tupperware-related items include plastic packaging, plastic cups, and household goods, while non-Tupperware products consist of plastic components for the automotive, electronics, and household appliance industries. PT. Dynaplast's growth is driven by its commitment to preparing for market competition and continuously developing its resources through technological advancement. This study aims to evaluate process stability and capability, identify key characteristics, assess influencing factors, and propose improvements for non-Tupperware products using Statistical Process Control (SPC) and Design of Experiments (DOE) methods. Preliminary research focused on the "Cover Front Top" non-Tupperware product, as data indicated it had the highest defect rate (8.15%) compared to other products. Quality control for the Cover Front Top was conducted from two perspectives: attribute quality (visual defects) and variable quality (product weight). Regarding attribute quality, the observed defect proportion was 8.23%, which remained within the company's acceptable limits. In terms of variable quality, the process capability metrics were Cp = 0.917 and Cpk = 0.335. Further analysis focused on the variable quality aspect, taking into account the company's specific circumstances. The results revealed that weight deviations in the Cover Front Top were primarily caused by incorrect machine settings; historically, these settings had been determined solely through experience and trial-and-error methods. Therefore, an experimental design was conducted to identify the factors that significantly influence the response variable—product weight—and, based on the experimental results, a new machine setting was proposed. Data processing and analysis revealed three factors that have a significant impact on the response variable (weight): Factor A (Holding Pressure), Factor B (Temperature), and the interaction factor AB (the interaction between Factor A and Factor B). The proposed machine settings are as follows: Factor A (Holding Pressure) at level 40 (a percentage of the machine's capacity, equivalent to mm/sec); Factor B (Temperature) at levels 234, 234, 226, and 201 (°C); Factor C (Injection Speed) at levels 26, 32, 34, and 22 (a percentage of the machine's capacity, equivalent to mm/sec); Factor D (Nozzle Temperature) at level 220 (°C); and Factor E (Injection Pressure) at level 60 (a percentage of the machine's capacity, equivalent to mm/sec). Following the implementation of these proposed settings, the process capability indices showed an improvement, with Cp = 1.283 and Cpk = 1.273.