Usulan perbaikan sistem dan prosedur produksi emas dalam bentuk medali di PT. Logam Mulia
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 1998
Pembimbing 1 : Sumiharni Batubara
Subyek : Quality control;Process control;Industrial management
Kata Kunci : system improvements, production procedures, gold, medals, PT Logam Mulia
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 1998_TA_STI_06393069_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 1998_TA_STI_06393069_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 1998_TA_STI_06393069_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 1998_TA_STI_06393069_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 1998_TA_STI_06393069_Bab-3_Metodologi-Pemecahan-Masalah.pdf |
|
|
| 6. | 1998_TA_STI_06393069_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 1998_TA_STI_06393069_Bab-5_Usulan-Perbaikan-Sistem-dan-Prosedur-Proses-Produksi-Emas-Medali.pdf |
|
|
| 8. | 1998_TA_STI_06393069_Bab-6_Analisis-Usulan-Perbaikan-Sistem-dan-Prosedur-Proses-Emas-Bentuk-Medali.pdf |
|
|
| 9. | 1998_TA_STI_06393069_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 10. | 1998_TA_STI_06393069_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 11. | 1998_TA_STI_06393069_Lampiran.pdf |
|
P PT. Logam Mulia (LM) adalah merupakan perusahaan perseroan dengan status BUIVEN dan merupakan salah satu unit dan PT Aneka Tambang tbk yang merupakan perusahaan induk dan di bawah pengawasan Departemen Pertambangan dan Energi yang bergerak di bidang pemurnian dan pengolahan emas (Au) dalam bentuk medali dengan berat 2,5 dan 10 gram, serta balokan dengan berat 25, 50, 100 gram dan emas batangan dengan berat 1.000 gram semua hasil produksi emas (Au) mempunyai kadar 99,99 %. Dalam memproduksi emas dalam bentuk medali tersebut PT. Logam Mulia selalu berusahan untuk memperhatikan pengendalian mutu produk yang dihasilkan. Namun pada produksi emas dalam bentuk medali tersebut, mutu produk akhir yang dihasilkan masih dibawah standar mutu yang telah ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI). Kegiatan pengendalian mutu yang selama ini telah dilakukan hanya sekedar pencegahan terjadinya kecacatan sedini mungkin dengan cara mencatat, dan melaporkan keadaan beberapa bagian_ produksi dalam jangka waktu tertentu. Namun dalam pelaksanaannya, belum ada keterpaduan dan koordinasi kerja yang baik antara bagian yang satu dengan bagian yang lain sehingga tindakan untuk menindaklanjuti kecacatan yang terjadi menjadi tidak terlaksana dengan baik. Perbaikan sistem mutu dan prosedur proses produksi dilakukan untuk memperlancar proses kerja pada tiap bagian khususnya pada bagian produksi emas dalam bentuk medali. Perbaikan sistem mutu proses produksi yang dilakukan adalah membagi proses produksi menjadi tahap persiapan: a. penetepan jadwal produksi harian, b. persiapan mesin, alat War, dan alat kerja, c. pengadaan bahan baku, d. pengadaan bahan pembantu, dan e. penyimpanan bahan baku. Pada tahap produksi yaitu pada peleburan dan pencetakan (casting) dan pembentukan (manufacturing). Pengujian mutu yang dilakukan harus sesuai dengan spesifikasi mutu yang telah ditetapkan oleh SNI Kertas kerja pada proses produksi juga dibuat dan diperbaiki format penulisannya agar dapat digunakan dengan tepat. Kertas kerja yang dibutuhkan di dalam proses produksi ini sebanyak tiga puluh tiga kertas kerja. Dengan adanya perbaiakan pada sistem mutu dan prosedur kerja proses produksi emas dalam bentuk medali pada PT. Logam Mulia, pihak manajemen perusahaan mendapat saran mengenai sistem mutu yang sesuai dengan penerapan pengendalian mutu terpadu dan prosedur kegiatan yang mempunyai format penulisan yang jelas sehingga mudah dimengerti oleh para pemakai. Diharapkan dengan lancarnya proses kerja maka terjadi peningkatan mutu produk akhir, dan dapat memenuhi standar mutu SNI (Standar Nasional Indonesia).
P PT Logam Mulia (LM) is a state-owned enterprise (BUIVEN) and a business unit of the parent company PT Aneka Tambang Tbk, operating under the supervision of the Department of Mines and Energy. It specializes in the refining and processing of gold (Au) into medals (weighing 2.5 and 10 grams), small bars (25, 50, and 100 grams), and large ingots (1,000 grams); all gold products possess a purity level of 99.99%. In producing these gold medals, PT Logam Mulia consistently strives to prioritize product quality control. However, the quality of the final gold medals produced has remained below the standards established by the Indonesian National Standard (SNI). Existing quality control activities have been limited to early-stage defect prevention through the recording and reporting of conditions in various production sections over specific periods. Yet, in practice, there has been a lack of integration and coordination between departments, resulting in ineffective follow-up actions regarding defects. Improvements to the quality system and production procedures were implemented to streamline workflows across all sections, particularly in the gold medal production unit. The improvements involved structuring the production process into a preparation stage—comprising daily production scheduling, preparation of machinery and tools, procurement of raw materials and auxiliary materials, and raw material storage—followed by the production stage, which includes melting, casting, and manufacturing. Quality testing is conducted in accordance with SNI specifications. Additionally, the formatting of production process worksheets was revised to ensure their proper utilization; a total of thirty-three worksheets are required for this production process. These improvements to the quality system and work procedures for gold medal production at PT... Regarding Logam Mulia, company management received recommendations for a quality system aligned with the implementation of integrated quality control, as well as activity procedures featuring clear formatting to ensure ease of understanding for users. It is expected that streamlined work processes will lead to improved final product quality and enable compliance with SNI (Indonesian National Standard) quality standards.