DETAIL KOLEKSI

Perancangan buku kuliner interaktif petak sembilan untuk edukasi akulturasi budaya tionghoa


Oleh : Teza Raffela Sukma

Info Katalog

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Menul Teguh Riyanti

Kata Kunci : interactive culinary book, Petak Sembilan, Peranakan cuisine, Chinese cultural acculturation, Genera

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SDK_091302200052_Halaman-Judul.pdf 8
2. 2026_SK_SDK_091302200052_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SDK_091302200052_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SDK_091302200052_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SDK_091302200052_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SDK_091302200052_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SDK_091302200052_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SDK_091302200052_Bab-1.pdf 9
9. 2026_SK_SDK_091302200052_Bab-2.pdf 26
10. 2026_SK_SDK_091302200052_Bab-3.pdf 10
11. 2026_SK_SDK_091302200052_Bab-4.pdf 25
12. 2026_SK_SDK_091302200052_Bab-5.pdf 21
13. 2026_SK_SDK_091302200052_Bab-6.pdf 2
14. 2026_SK_SDK_091302200052_Daftar-Pustaka.pdf 2
15. 2026_SK_SDK_091302200052_Lampiran.pdf 3

U Urangnya pengetahuan masyarakat, khususnya generasi z, mengenaisejarah dan budaya di balik kuliner peranakan di kawasan petaksembilan masih menjadi salah satu permasalahan dalamupayapelestarian warisan budaya. informasi mengenai akulturasi budayationghoa yang tercermin melalui kuliner umumnya disampaikan dalambentuk media yang cenderung informatif namun kurang menarik bagigenerasi muda. oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang mampumenyampaikan informasi secara visual, interaktif, dan mudah dipahamiagar dapat meningkatkan minat masyarakat dalam mengenal sertamelestarikan kekayaan kuliner dan budaya di kawasan petak sembilan. penelitian ini bertujuan untuk merancang buku kuliner interaktif petaksembilan sebagai media edukasi mengenai akulturasi budaya tionghoa. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif denganpendekatan desain komunikasi visual (dkv), yang meliputipengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dankuesioner, kemudian dilanjutkan dengan analisis data, perumusankonsep, serta proses perancangan media. perancangan buku mengangkatinformasi mengenai sejarah kawasan petak sembilan, kuliner khasperanakan, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya denganmemadukan elemen interaktif untuk meningkatkan pengalamanmembaca. hasil perancangan berupa buku kuliner interaktif yang menggabungkanilustrasi bergaya watercolor, fotografi, infografis, permainan interaktif, dan elemen visual lainnya dalam konsep scrapbook dan travel journalyang disesuaikan dengan karakteristik generasi z. penggunaan ilustrasi, tipografi, warna, tata letak, dan elemen interaktif diharapkan mampu1212menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, menyenangkan, serta mempermudah pembaca dalam memahami proses akulturasibudaya tionghoa melalui kuliner khas petak sembilan. kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku kulinerinteraktif memiliki potensi sebagai media edukasi yang efektif dalammemperkenalkan kuliner peranakan sekaligus meningkatkanpemahaman masyarakat mengenai akulturasi budaya tionghoa dikawasan petak sembilan. media ini diharapkan dapat menumbuhkanapresiasi terhadap warisan budaya lokal serta mendorong pelestariankuliner tradisional sebagai bagian dari identitas budaya indonesia

T The lack of public knowledge, particularly among generation z, regarding thehistory and cultural values behind peranakan cuisine in the petak sembilan arearemains a challenge in preserving cultural heritage. information about theacculturation of chinese culture reflected through peranakan cuisine isgenerally presented in informative formats that are often less engaging foryounger audiences. therefore, an educational medium that delivers informationvisually, interactively, and in an easily understandable manner is neededtoincrease public interest in learning about and preserving the culinary andcultural heritage of petak sembilan. this study aims to design an interactive culinary book on petak sembilan as aneducational medium to introduce the acculturation of chinese culture. theresearch employed a qualitative method with a visual communication designapproach, consisting of data collection through observation, interviews, literature review, and questionnaires, followed by data analysis, conceptdevelopment, and the visual design process. the book presents informationonthe history of petak sembilan, peranakan cuisine, and the cultural valuesembedded within it while incorporating interactive elements to enhance thereading experience. the result of this study is an interactive culinary book that combineswatercolor-style illustrations, photography, infographics, interactive activities, and other visual elements within a scrapbook and travel journal concept tailoredto the characteristics of generation z. the use of illustrations, typography, color, layout, and interactive features is expected to create a more engaging andenjoyable learning experience while helping readers better understand theacculturation of chinese culture through the traditional culinary heritage ofpetak sembilan. the findings indicate that an interactive culinary book has strong potential asan effective educational medium for introducing peranakan cuisine whileenhancing public understanding of the acculturation of chinese culture in thepetak sembilan area. this medium is expected to foster greater appreciationforlocal cultural heritage and encourage the preservation of traditional cuisine asan important part of indonesia\\\'s cultural identity.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?