DETAIL KOLEKSI

Perancangan teaser film animasi wayang ramayana sebagai media adaptasi cerita bagi generasi z


Oleh : Adinda Adhwa Oktaviani

Info Katalog

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Bambang Tri Wardoyo

Pembimbing 2 : Akkapurlaura

Subyek : Animation (Cinematography);Abstract films;Computer animation

Kata Kunci : Ramayana, wayang, 2D animation, animated teaser, visual communication design, generation Z, cultural

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SDK_091302000001_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2026_SK_SDK_091302000001_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SDK_091302000001_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SDK_091302000001_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SDK_091302000001_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SDK_091302000001_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SDK_091302000001_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SDK_091302000001_Bab-1.pdf 6
9. 2026_SK_SDK_091302000001_Bab-2.pdf 11
10. 2026_SK_SDK_091302000001_Bab-3.pdf 11
11. 2026_SK_SDK_091302000001_Bab-4.pdf 8
12. 2026_SK_SDK_091302000001_Bab-5.pdf 21
13. 2026_SK_SDK_091302000001_Bab-6.pdf
14. 2026_SK_SDK_091302000001_Daftar-Pustaka.pdf 2
15. 2026_SK_SDK_091302000001_Lampiran.pdf 8

W Wayang ramayana merupakan salah satu warisan budaya indonesia yang mengandung berbagai nilai moral dan filosofi, seperti kesetiaan, keberanian, pengorbanan, serta perjuangan menegakkan kebenaran. namun, perkembangan media digital dan perubahan pola konsumsi hiburan menyebabkan minat generasi z terhadap cerita wayang cenderung menurun. generasi z lebih akrab dengan media audiovisual yang bersifat visual, dinamis, dan mudah diakses melalui platform digital. oleh karena itu, diperlukan media yang mampu memperkenalkan kembali cerita ramayana dengan pendekatan yang lebih sesuai dengan karakteristik generasi tersebut.penelitian ini bertujuan untuk merancang teaser film animasi wayang ramayana sebagai media adaptasi cerita bagi generasi z. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, wawancara dengan praktisi wayang dan responden generasi z, serta observasi. data yang diperoleh dianalisis sebagai dasar dalam penyusunan konsep kreatif dan perancangan visual.hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi z memiliki ketertarikan terhadap media visual yang menarik, storytelling yang jelas, serta penyajian yang ringkas melalui platform digital. berdasarkan temuan tersebut, dirancang sebuah teaser film animasi dua dimensi yang menggabungkan unsur visual wayang dengan ilustrasi digital modern. konsep visual menggunakan dua pendekatan, yaitu gaya yang terinspirasi dari wayang kulit pada bagian pengenalan cerita dan ilustrasi hand-drawn pada bagian konflik utama, sehingga tetap mempertahankan identitas budaya sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang lebih sesuai dengan preferensi generasi z.perancangan teaser film animasi wayang ramayana diharapkan dapat menjadi media pengenalan awal yang efektif dalam memperkenalkan kembali kisah ramayana kepada generasi muda, sekaligus menjadi salah satu bentuk pemanfaatan media animasi sebagai sarana pelestarian dan adaptasi budaya indonesia di era digital.

T The rapid development of digital technology has changed the way younger generations consume information and entertainment, resulting in a declining interest in traditional cultural performances such as wayang. one of indonesia\\\'s important cultural heritages is the ramayana wayang, which contains moral values such as loyalty, courage, sacrifice, and justice. therefore, an innovative approach is needed to reintroduce the ramayana story to generation z through media that aligns with their digital consumption habits.this study aims to design a 2d animated teaser of the ramayana as a visual communication medium to introduce the story to generation z. the research employed a qualitative method using literature review, interviews with a wayang practitioner and generation z respondents, and observation. the collected data were analyzed to identify the cultural values of ramayana, audience characteristics, and visual approaches suitable for adapting traditional narratives into modern animation.the design process consisted of pre-production, production, and post-production stages, including concept development, story writing, storyboard creation, character design, asset production, animation, and sound design. the visual concept combines the aesthetics of traditional wayang kulit with a modern hand-drawn illustration style. the teaser presents the backstory of rama using puppet-style animation inspired by wayang performances, followed by a more expressive hand-drawn animation during the main conflict involving the abduction of sita. this dual visual approach aims to preserve the cultural identity of wayang while making the story more engaging and accessible to contemporary audiences.the final outcome is a 2d animated teaser that introduces the ramayana story through concise storytelling, appealing visuals, and digital media adaptation. it is expected that this design can serve as an alternative medium for promoting indonesian cultural heritage and increase generation z\\\'s interest in learning about the ramayana through animation.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?