DETAIL KOLEKSI

Pengisian jabatan dirjen bea dan cukai kemenkeu dari perwira tinggi militer dikaitkan dengan ketentuan lelang terbuka menurut peraturan perundang-undangan


Oleh : Bhimo Devano Dhanendra

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Andari Yurikosari

Kata Kunci : Civil Service Law, Filling of Positions, Director General of Customs and Excise, High-Ranking Milita

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002100078_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002100078_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002100078_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002100078_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002100078_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002100078_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002100078_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002100078_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002100078_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002100078_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002100078_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002100078_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002100078_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002100078_Lampiran.pdf

P Pengisian jabatan direktur jenderal bea dan cukai kementerian keuangan dari perwira tinggi militer menimbulkan perdebatan karena jabatan tersebut merupakan jabatan pimpinan tinggi yang pada prinsipnya diisi melalui mekanisme seleksi terbuka berdasarkan sistem merit. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pengisian jabatan tersebut dengan ketentuan lelang terbuka menurut peraturan perundang-undangan serta akibat hukumnya dalam peraturan perundang-undangan. pokok permasalahan yang diajukan adalah bagaimana prosedur pengisian jabatan dirjen bea dan cukai dari ketentuan lelang terbuka perwira tinggi militer dikaitkan dengan peraturan perundang-undangan dan bagaimana akibat hukum pengangkatan perwira tinggi militer sebagai dirjen bea dan cukai oleh kemenkeu sesuai peraturan perundang-undangan. tipe penelitian yang digunakan adalah tipe normatif dan bersifat deskriptif, melalui penggunaan data sekunder sebagai pendukung data primer. pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan, serta dianalisis secara kualitatif, dan pengambilan kesimpulan dilakukan secara deduktif. berdasarkan hasil penelitian kesimpulan bahwa pengisian jabatan direktur jenderal bea dan cukai harus memperhatikan ketentuan mengenai sistem merit, seleksi terbuka, serta persyaratan pengangkatan pejabat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. selain itu, penempatan perwira tinggi militer dalam jabatan sipil harus memenuhi ketentuan yang diatur dalam undang-undang tentang aparatur sipil negara dan undang-undang tentang tentara nasional indonesia agar tercipta kepastian hukum, profesionalitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

T The appointment of a high-ranking military officer to the position of director general of customs and excise at the ministry of finance has sparked debate, as this is a senior executive position that, in principle, is filled through an open selection mechanism based on a merit system. this study aims to analyze the alignment of this appointment with open selection regulations and the associated legal implications under statutory law. the core issues addressed are the procedure for filling the position of director general of customs and excise—specifically regarding the open selection process involving a high-ranking military officer—in relation to statutory regulations, and the legal consequences of the ministry of finance appointing such an officer to this role. this research employs a normative and descriptive approach, utilizing secondary data to supplement primary data. data collection involved both literature reviews and field studies; the data were analyzed qualitatively, and conclusions were drawn deductively. the study concludes that filling the position of director general of customs and excise requires adherence to regulations concerning the merit system, open selection, and appointment criteria. furthermore, the placement of a high-ranking military officer in a civilian position must comply with the provisions of the law on the state civil apparatus and the law on the indonesian national armed forces to ensure legal certainty, professionalism, and good governance.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?