Usulan perencanaan produksi dan kebutuhan bahan baku kotak sun beras merahdan sun kacang hijau pada PT. Interact Corporation
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2003
Pembimbing 1 : Iveline Anne Marie
Pembimbing 2 : Dadang Surjasa
Subyek : Production standards;Materials handling;Industrial engineering
Kata Kunci : production planning, raw materials, boxes, Sun red rice, mung beans, PT Interact Corporation
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2003_TA_STI_06399158_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2003_TA_STI_06399158_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2003_TA_STI_06399158_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2003_TA_STI_06399158_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2003_TA_STI_06399158_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2003_TA_STI_06399158_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2003_TA_STI_06399158_Bab-5_Perancangan-Sistem-dan-Tampilan-Program.pdf |
|
|
| 8. | 2003_TA_STI_06399158_Bab-6_Analisa-Hasil.pdf |
|
|
| 9. | 2003_TA_STI_06399158_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 10. | 2003_TA_STI_06399158_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 11. | 2003_TA_STI_06399158_Lampiran.pdf |
|
P PT. InterAct Corporation adalah perusahaan yang bergerak di bidang printing, packaging dan rotogravure, dimana salah satu produknya adalah kemasan Kotak makanan bayi SUN Beras Merah (BM) dan Kotak makanan bayi SUN Kacang Hijau (KH). Pokok permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan adalah bagaimana cara menyesuaikan rencana produksi dengan permintaan dari konsumen. Disamping itu kadang kala terjadi masalah dalam pengadaan bahan baku dimana jumlah bahan baku yang dipesan melebihi dari yang dibutuhkan atau waktu pemesanannya terlalu cepat sehingga terjadi penumpukan persediaan atau sebaliknya terjadi kekurangan bahan baku yang mengakibatkan proses produksi terhambat. Untuk mengatasi permasalahan di atas, maka pada Tugas Akhir ini dibuat suatu usulan yang dapat membantu perusahaan melakukan perbaikan pada perencanaan produksi agar diperoleh jadwal yang tepat untuk Jadwal Induk Produksi maupun jadwal pemesanan bahan baku. Pada Tugas Akhir ini periode perencanaan dilakukan untuk bulan April 2003 sampai dengan Juni 2003. Langkah awal yang dilakukan adalah membuat peramalan permintaan untuk kedua produk selama periode perencanaan. Karena plot data untuk kedua produk tersebut berpola siklis / seasonal, dan terlihat adanya permintaan yang tidak beraturan terhadap kedua produk,sehingga perhitungan metode peramalan yang tepat adalah dengan metode Regresi Kuadratis, Siklis dan Seasonal. Kemudian dari ketiga metode tersebut dipilih metode peramalan dengan nilai Mean Square Error (MSE) terkecil untuk dilakukan verifikasi peramalan. Hasil peramalan dengan metode terbaik inilah yang akan digunakan sebagai data perencanaan agregat untuk bulan April 2003 sampai dengan Juni 2003 dengan menggunakan metode Transportasi Land dan Changing Inventory Level (CIL). Hasil perhitungan agregat menunjukkan bahwa metode Transportasi Land mempunyai biaya produksi yang lebih rendah dibandingkan metode CIL. Besarnya biaya produksi yang ditunjukkan oleh metode Transportasi Land adalah Rp. 6.134.360,12. Kemudian dilakukan perencanaan disagregasi untuk menentukan Jadwal Induk Produksi bagi produk yang diamati. Dilanjutkan dengan menghitung kapasitas yang dimiliki perusahaan dengan Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dengan menggunakan metode Bill of Labor (BoL). Hasil RCCP menunjukkan bahwa kapasitas yang dimiliki perusahaan dapat mencukupi permintaan yang diperlukan. Kemudian dilanjutkan dengan perencanaan kebutuhan bahan baku (MRP) dengan metode Periodic Order Quantity (POQ), Part Period Balancing (PPB) dan Wagner Within. Ketiga metode lot sizing MRP tersebut dipilih salah satu dengan total biaya simpan dan pesan terkecil, maka didapat metode Wagner Within. Kemudian dibandingkan kapasitas yang tersedia untuk setiap produk, dengan Capacity Requirement Planning (CRP). Hasil perhitungan CRP menunjukkan bahwa kapasitas yang tersedia selama periode perencanaan dapat memenuhi seluruh permintaan. Pada Tugas Akhir ini juga disertai pembuatan program untuk mempermudah pengambilan keputusan oleh pihak perusahaan mengenai perencanaan produksi dan kebutuhan bahan baku.
P PT. InterAct Corporation operates in the printing, packaging, and rotogravure sectors; its products include packaging boxes for SUN Red Rice (BM) and SUN Mung Bean (KH) baby food. The company faces a key challenge in aligning its production plan with consumer demand. Additionally, raw material procurement issues occasionally arise—such as ordering quantities exceeding requirements or placing orders too early, leading to inventory stockpiling, or conversely, experiencing shortages that hinder the production process. To address these issues, this final project proposes improvements to the company's production planning, aiming to establish accurate schedules for both the Master Production Schedule (MPS) and raw material procurement. The planning period covered in this project spans from April 2003 to June 2003. The initial step involved forecasting demand for both products throughout the planning period. Given that the data plots for both products exhibited cyclical/seasonal patterns and irregular demand fluctuations, the Quadratic Regression, Cyclical, and Seasonal forecasting methods were selected for analysis. Among these, the method yielding the lowest Mean Square Error (MSE) was chosen for further verification. The forecast results from this optimal method served as the basis for aggregate planning (April–June 2003) using the Transportation Method and the Changing Inventory Level (CIL) method. Aggregate calculations revealed that the Transportation Method resulted in lower production costs compared to the CIL method; the production cost under the Transportation Method was Rp 6,134,360.12. Subsequently, disaggregation planning was conducted to determine the Master Production Schedule for the products in question. This was followed by an assessment of the company's capacity using Rough Cut Capacity Planning (RCCP) via the Bill of Labor (BoL) method. The RCCP results indicated that the company's existing capacity was sufficient to meet the required demand. The process continued with raw material requirements planning (MRP) using the Periodic Order Quantity (POQ), Part Period Balancing (PPB), and Wagner-Whitin methods. Among these three MRP lot-sizing methods, the Wagner-Whitin method was selected as it yielded the lowest total holding and ordering costs. Subsequently, available capacity for each product was evaluated using Capacity Requirements Planning (CRP). The CRP results indicated that the available capacity throughout the planning period was sufficient to meet total demand. This final project also involved the development of a software program to facilitate company decision-making regarding production planning and raw material requirements.