DETAIL KOLEKSI

Peningkatan brand awareness melalui product quality, customer satisfaction, ewom intention, dan brand touchpoint: pendekatan pls-sem dan ipma


Oleh : Muhammad Rasha Alma Arrij

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Dian Mardi Safitri

Pembimbing 2 : Dadang Surjasa

Kata Kunci : brand awareness, customer satisfaction, electronic word-of-mouth, PLS-SEM, IPMA.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_STI_063002200054_Halaman-Judul.pdf 12
2. 2026_SK_STI_063002200054_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_STI_063002200054_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_STI_063002200054_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_STI_063002200054_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_STI_063002200054_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_STI_063002200054_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_STI_063002200054_Bab-1-Pendahuluan.pdf
9. 2026_SK_STI_063002200054_Bab-2-Landasan-Teori.pdf
10. 2026_SK_STI_063002200054_Bab-3-Metodologi-Penelitian.pdf
11. 2026_SK_STI_063002200054_Bab-4-Analisis-dan-Pembahasan.pdf
12. 2026_SK_STI_063002200054_Bab-5-Kesimpulan-dan-Saran.pdf
13. 2026_SK_STI_063002200054_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_STI_063002200054_Lampiran.pdf

P Persaingan yang semakin ketat dalam industri kuliner menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya menyediakan produk dan layanan yang berkualitas, tetapi juga membangun brand awareness yang kuat di benak konsumen. penelitian ini menganalisis pengaruh product quality, service quality, dan brand touchpoint terhadap brand awareness melalui customer satisfaction dan electronic word-of-mouth (ewom) intention sebagai variabel mediasi. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory, dan 158 data dikumpulkan melalui survei kuesioner kepada pelanggan restoran. analisis data dilakukan menggunakan partial least squares structural equation modeling (pls-sem) untuk menguji hubungan antarvariabel serta importance-performance matrix analysis (ipma) untuk menentukan prioritas perbaikan. hasil penelitian menunjukkan bahwa brand touchpoint dan ewom intention berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness. customer satisfaction juga terbukti meningkatkan ewom intention, yang selanjutnya berkontribusi terhadap peningkatan brand awareness. hasil ipma mengidentifikasi brand touchpoint sebagai aspek yang memiliki tingkat kepentingan tinggi, tetapi masih memerlukan peningkatan kinerja, sehingga menjadi prioritas utama dalam strategi penguatan merek. temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan brand touchpoint dan dorongan komunikasi positif pelanggan dalam meningkatkan brand awareness pada industri kuliner.

I Increasing competition in the culinary industry requires businesses not only to provide high-quality products and services but also to build strong brand awareness in consumers\\\' minds. this study analyzes the effects of product quality, service quality, and brand touchpoint on brand awareness through customer satisfaction and electronic word-of-mouth (ewom) intention as mediating variables. the study applies a quantitative explanatory design, and 158 data were collected through a questionnaire survey of restaurant customers. data were analyzed using partial least squares structural equation modeling (pls-sem) to test relationships among variables and importance-performance matrix analysis (ipma) to determine improvement priorities. the results show that brand touchpoint and ewom intention have positive and significant effects on brand awareness. customer satisfaction also increases ewom intention, which subsequently contributes to brand awareness. the ipma results identify brand touchpoint as an aspect with high importance but performance that still requires improvement, making it the main priority in the brand-strengthening strategy. these findings emphasize the importance of managing brand touchpoints and encouraging positive customer communication to improve brand awareness in the culinary industry.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?