DETAIL KOLEKSI

Tanggung jawab pelaku usaha wisata wahana air kolam renang kc di wilayah cikarang berdasarkan peraturan perundang-undangan


Oleh : Bintang Immanuel Sitepu

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Sharda Abrianti

Subyek : -

Kata Kunci : Consumer Protection, Responsibility of Business Actors, Water Ride Tourism, KC Swimming Pool, Consum

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_SK_SHK_010002000509_Halaman-Judul.pdf 8
2. _SK_SHK_010002000509_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. _SK_SHK_010002000509_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_SK_SHK_010002000509_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf
5. 2025_SK_SHK_010002000509_Lembar-Pengesahan.pdf
6. 2025_SK_SHK_010002000509_Pernyataan-Orisinalitas.pdf
7. 2025_SK_SHK_010002000509_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf
8. 2025_SK_SHK_010002000509_Bab-1.pdf 15
9. 2025_SK_SHK_010002000509_Bab-2.pdf 34
10. 2025_SK_SHK_010002000509_Bab-3.pdf 12
11. 2025_SK_SHK_010002000509_Bab-4.pdf 19
12. 2025_SK_SHK_010002000509_Bab-5.pdf 3
13. 2025_SK_SHK_010002000509_Daftar-Pustaka.pdf 3
14. 2025_SK_SHK_010002000509_Lampiran.pdf 2

U Usaha wisata wahana air seperti kolam renang terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pariwisata. namun, perkembangan ini belum sepenuhnya diikuti oleh kesadaran pelaku usaha terhadap perlindungan konsumen, khususnya terkait keselamatan pengunjung. permasalahan yang diangkat adalah bagaimana perlindungan atas kerugian yang dialami konsumen pengguna jasa wisata wahana rekreasi kolam renang kc di wilayah cikarang menurut uupk dan uu kepariwisataan, dan bagaimana bentuk tanggung jawab pelaku usaha atas kasus kecelakaan di wahana kolam renang kc di wilayah cikarang. penelitian ini menggunakan metode hukum empiris, bersifat deskriptif dengan menggunakan data primer dalam bentuk wawancara dan juga data sekunder. analisis dilakukan secara kualitatif dan kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha lalai dalam memenuhi kewajiban hukumnya, seperti tidak menyediakan petugas pengawas dan tidak memberi informasi risiko. meskipun tanggung jawab pelaku usaha mencakup aspek perdata, administratif, dan pidana, penyelesaian kasus dilakukan secara kekeluargaan tanpa proses hukum formal. hal ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan kesadaran hukum masyarakat. perlindungan konsumen di sektor wisata air memerlukan pengawasan ketat, edukasi hukum, dan penegakan regulasi secara konsisten dari pemerintah.

T The business of water attractions, such as swimming pools, continues to grow in line with the increasing interest of the public in tourism. however, this development has not been fully accompanied by the awareness of business operators regarding consumer protection, particularly concerning the safety of visitors. the issues raised are how to provide protection for the losses experienced by consumers using the recreational water attraction services at kc swimming pools in the cikarang area in accordance with the consumer protection law (uupk) and the tourism law, and what forms of responsibility business operators have in case of accidents at the kc swimming pools in cikarang. this research employs an empirical legal method, is descriptive in nature, and utilizes primary data in the form of interviews as well as secondary data. the analysis is conducted qualitatively, and the conclusions are drawn deductively. the results indicate that operators have been negligent in fulfilling their legal obligations, such as failing to provide supervisory staff and not providing information about risks. although the responsibilities of entrepreneurs encompass civil, administrative, and criminal aspects, cases are resolved amicably without formal legal proceedings. this reflects the weak oversight and legal awareness of the community. consumer protection in the water tourism sector requires strict supervision, legal education, and consistent enforcement of regulations by the government.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?