Analisis terhadap penggunaan alat bukti berita acara pemeriksaan saksi yang dibacakan dalam persidangan perkara tindak pidana korupsi (studi putusan nomor 34/pid.sus-tpk/2025/pn.jkt.pst)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Setiyono
Kata Kunci : Law of Evidence, Witness Examination Report (Berita Acara Pemeriksaan), Witness Testimony, Corruptio
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200004_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200004_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200004_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200004_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200004_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200004_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200004_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200004_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200004_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200004_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200004_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200004_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200004_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200004_Lampiran.pdf |
|
P Penggunaan berita acara pemeriksaan (bap) saksi yang dibacakan di persidangan dalam perkara tindak pidana korupsi menimbulkan permasalahan mengenai kesesuaiannya dengan ketentuan kitab undang-undang hukum acara pidana (kuhap), khususnya terkait kedudukan dan kekuatan pembuktiannya sebagai alat bukti. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan bap saksi sebagai alat bukti dalam perkara tindak pidana korupsi telah sesuai dengan kuhap dan bagaimana kekuatan pembuktian bap saksi yang dibacakan di persidangan. penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dianalisis secara kualitatif serta menarik kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bap saksi yang dibacakan di persidangan hanya dapat dilakukan dalam keadaan tertentu sebagaimana diatur dalam kuhap dan tidak memiliki kedudukan yang sama dengan keterangan saksi yang diberikan secara langsung di bawah sumpah di persidangan. bap saksi yang dibacakan tidak dapat dijadikan alat bukti yang berdiri sendiri, melainkan harus didukung oleh alat bukti lain yang sah untuk memenuhi ketentuan minimum pembuktian sebagaimana diatur dalam pasal 183 kuhap. pertimbangan hukum majelis hakim dalam putusan nomor 34/pid.sus-tpk/2025/pn.jkt.pst menunjukkan bahwa penggunaan bap saksi tetap harus memperhatikan ketentuan kuhap, asas fair trial, kepastian hukum, serta perlindungan hak terdakwa agar putusan yang dijatuhkan memenuhi rasa keadilan.
T The use of witness examination reports (berita acara pemeriksaan/bap) read aloud during trial in corruption cases raises issues regarding their conformity with the provisions of the indonesian criminal procedure code (kuhap), particularly concerning their status and evidentiary weight as evidence. the research questions in this study are whether the use of witness bap as evidence in corruption cases conforms to kuhap, and what evidentiary weight witness bap read aloud during trial carries. this study employs a normative legal research method of a descriptive nature, using secondary data consisting of primary and secondary legal materials, which are analyzed qualitatively with conclusions drawn deductively. the results show that the use of witness bap read aloud during trial may only be conducted under specific circumstances as regulated in kuhap, and does not hold the same status as witness testimony given directly under oath during trial. witness bap read aloud cannot stand as independent evidence, but must be supported by other valid evidence to satisfy the minimum evidentiary requirement stipulated in article 183 of kuhap. the panel of judges\\\' legal reasoning in decision number 34/pid.sus-tpk/2025/pn.jkt.pst shows that the use of witness bap must nevertheless comply with the provisions of kuhap, the principle of fair trial, legal certainty, and the protection of the defendant\\\'s rights, so that the resulting decision fulfills the sense of justice.