Perbandingan penanganan tindak pidana korupsi di indonesia dan hong kong
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Elfrida Ratnawati Goeltom
Kata Kunci : Comparative Law, Regulation, Handling, Corruption Offenses, Indonesia and Hong Kong.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200465_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200465_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200465_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200465_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200465_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200465_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200465_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200465_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200465_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200465_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200465_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200465_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200465_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200465_Lampiran.pdf |
|
K Korupsi merupakan tindak pidana yang merugikan keuangan negara, menghambat pembangunan nasional, dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan. penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan sistem hukum dan kelembagaan antara indonesia dan hong kong dalam mengatur serta menangani tindak pidana korupsi. permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perbandingan pengaturan tindak pidana korupsi di indonesia dan hong kong serta bagaimana perbandingan penanganan tindak pidana korupsi di indonesia dan hong kong. penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan hukum. penulis menggunakan data sekunder melalui studi dokumen dan studi kepustakaan, menganalisis data secara kualitatif serta menarik kesimpulan dengan logika induktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa indonesia merumuskan berbagai bentuk tindak pidana korupsi secara rinci, sementara hong kong berfokus pada keuntungan tidak sah (advantage) dan kekayaan yang tidak dapat dijelaskan secara wajar (unexplained property). penanganan tindak pidana korupsi di indonesia melibatkan kpk, kepolisian, dan kejaksaan sesuai dengan lingkup kewenangannya, sedangkan koordinasi dan supervisi dilakukan apabila diperlukan dalam penanganan perkara. sementara itu, hong kong menempatkan icac sebagai lembaga yang melakukan penyelidikan perkara korupsi, sedangkan department of justice menjalankan kewenangan penuntutan.
C Corruption is a criminal offense that causes losses to state finances, hinders national development, and reduces public trust in the administration of government. this research is motivated by the differences in the legal and institutional systems of indonesia and hong kong in regulating and handling corruption offenses. the issues examined in this research concern the comparison of corruption regulations in indonesia and hong kong and the comparison of corruption case-handling mechanisms in both jurisdictions. this research constitutes normative legal research employing a comparative law approach. the author uses secondary data obtained through document and literature studies, analyzes the data qualitatively, and draws conclusions using inductive reasoning. the results indicate that indonesia regulates various forms of corruption offenses in detail, whereas hong kong focuses on unlawful benefits (advantage) and property that cannot be reasonably explained (unexplained property). the handling of corruption offenses in indonesia involves the corruption eradication commission, the indonesian national police, and the prosecutor’s office in accordance with their respective scopes of authority, while coordination and supervision are conducted when necessary in the handling of cases. meanwhile, hong kong designates the independent commission against corruption as the institution responsible for investigating corruption cases, whereas the department of justice exercises prosecutorial authority.