DETAIL KOLEKSI

Analisis yuridis mengenai persesuaian alat bukti yang tidak dipertimbangkan dalam putusan hakim (studi putusan nomor 176/pid.sus/2024/pn.smp)


Oleh : Jean Kila

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Setiyono

Kata Kunci : Criminal Procedure Law, Corroboration of Evidence, Witness Testimony, Evidence, Narcotics Crime.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200053_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2026_SK_SHK_010002200053_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200053_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002200053_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200053_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002200053_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200053_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200053_Bab-1.pdf 16
9. 2026_SK_SHK_010002200053_Bab-2.pdf 80
10. 2026_SK_SHK_010002200053_Bab-3.pdf 17
11. 2026_SK_SHK_010002200053_Bab-4.pdf 34
12. 2026_SK_SHK_010002200053_Bab-5.pdf 3
13. 2026_SK_SHK_010002200053_Daftar-Pustaka.pdf 6
14. 2026_SK_SHK_010002200053_Lampiran.pdf 3

P Pembuktian merupakan bagian yang sangat penting dalam hukum acara pidana karena menjadi dasar bagi hakim untuk membentuk. dalam sistem pembuktian pidana, alat bukti yang saling bersesuaian memiliki peranan penting dalam mengungkap kebenaran materiil suatu perkara. namun, dalam putusan nomor 176/pid.sus/2024/pn.smp terdapat alat bukti berupa keterangan saksi, barang bukti narkotika, dan uang hasil transaksi yang memiliki hubungan satu sama lain, tetapi tidak sepenuhnya dijadikan dasar pertimbangan oleh majelis hakim dalam menjatuhkan putusan. permasalahan yang diteliti adalah bagaimana kekuatan pembuktian keterangan saksi yang memiliki persesuaian dengan alat bukti lain dan bagaimana pertimbangan hukum majelis hakim terhadap alat bukti yang memiliki persesuaian dalam putusan nomor 176/pid.sus/2024/pn.smp. penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dianalisis secara kualitatif serta menarik kesimpulan secara deduktif. untuk mendukung analisis, penulis juga menggunakan data hasil wawancara. hasil penelitian menunjukkan bahwa keterangan saksi yang memiliki persesuaian dengan alat bukti lain mempunyai kekuatan pembuktian yang kuat karena didukung oleh barang bukti narkotika dan uang hasil transaksi yang saling berkaitan. selain itu, pertimbangan hukum majelis hakim dalam putusan nomor 176/pid.sus/2024/pn.smp belum sepenuhnya menerapkan prinsip persesuaian alat bukti yang dianut dalam kuhap. oleh karena itu, hakim seharusnya memberikan penilaian yang lebih menyeluruh terhadap seluruh alat bukti yang memiliki hubungan dan persesuaian guna mewujudkan kepastian hukum, kebenaran materiil dalam putusan pidana.

E Evidence constitutes a fundamental aspect of criminal procedural law, as it serves as the basis for judges in forming their conviction when rendering a decision. in the criminal justice system, evidence that corroborates one another plays a significant role in uncovering the material truth of a criminal case. however, in decision number 176/pid.sus/2024/pn.smp, the evidence consisting of witness testimony, narcotics as physical evidence, and money obtained from the transaction was interconnected, yet was not fully taken into consideration by the panel of judges in reaching its verdict. this study examines two issues: the evidentiary strength of witness testimony that is corroborated by other forms of evidence, and the legal reasoning of the panel of judges regarding corroborative evidence in decision number 176/pid.sus/2024/pn.smp. this research employs a normative legal research method with a descriptive approach. the study uses secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials, which are analyzed qualitatively, and conclusions are drawn through deductive reasoning. to support the analysis, the author also utilizes data obtained from interviews. the findings indicate that witness testimony corroborated by other evidence possesses strong evidentiary value because it is supported by narcotics as physical evidence and money derived from the narcotics transaction, all of which are mutually consistent. furthermore, the legal reasoning of the panel of judges in decision number 176/pid.sus/2024/pn.smp has not fully applied the principle of corroboration of evidence as recognized under the indonesian criminal procedure code (kuhap). therefore, judges should conduct a more comprehensive assessment of all evidence that is interconnected and mutually corroborative in order to ensure legal certainty and achieve the material truth in criminal judgments.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?