DETAIL KOLEKSI

Identifikasi bakteri dan uji resistensi antibiotik pada isolat bakteri klinik integrasi hortensia (kih) (kajian di rsgm fkg usakti)


Oleh : Erica Carissa Ruslim

Info Katalog

Nomor Panggil : 615.1 ERI i

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Priska Natassya

Pembimbing 2 : Jessica Endriyana

Subyek : Pharmacology

Kata Kunci : Keywords: Lactobacillus casei, dental unit, antibiotic resistance, PCR, contamination

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SIG_040002200037_Halaman-Judul.pdf 12
2. 2026_SK_SIG_040002200037_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SIG_040002200037_Surat-Hasil-Similaritas.pdf
4. 2026_SK_SIG_040002200037_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SIG_040002200037_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SIG_040002200037_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SIG_040002200037_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 2
8. 2026_SK_SIG_040002200037_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SIG_040002200037_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SIG_040002200037_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SIG_040002200037_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SIG_040002200037_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SIG_040002200037_Bab-6.pdf
14. 2026_SK_SIG_040002200037_Bab-7.pdf 2
15. 2026_SK_SIG_040002200037_Daftar-Pustaka.pdf 7
16. 2026_SK_SIG_040002200037_Lampiran.pdf

L Latar belakang: infeksi silang pada fasilitas pelayanan kesehatan gigi dapat terjadi akibat kontaminasi bakteri pada permukaan dental unit yang tidak terjaga kebersihannya. identifikasi bakteri pada area kerja dokter gigi penting dilakukan untuk mengetahui potensi mikroorganisme yang dapat bertahan di lingkungan klinis serta risiko kolonisasi bakteri yang memiliki resistensi terhadap antibiotik. hingga saat ini, data mengenai bakteri yang terdapat pada dental unit klinik integrasi hortensia (kih) rsgm fkg usakti masih terbatas. tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis isolat bakteri yang ditemukan pada permukaan dental unit kih rsgm fkg usakti serta mengevaluasi potensi resistensinya berdasarkan karakteristik dan hasil pemeriksaan molekuler. metode: penelitian observasional deskriptif dengan desain cross-sectional dilakukan menggunakan metode purposive sampling pada beberapa titik permukaan dental unit. isolasi bakteri dilakukan menggunakan media selektif emb, msa, dan mrs. koloni yang tumbuh diamati morfologinya, kemudian diuji dengan polymerase chain reaction (pcr) menggunakan primer universal lactobacillus sp. dan primer spesifik lactobacillus casei. produk pcr dianalisis menggunakan gel agarosa. ketiadaan kontrol positif menyebabkan hasil pcr hanya dapat digunakan sebagai dasar dugaan, bukan identifikasi pasti. hasil: pertumbuhan koloni tidak ditemukan pada media emb dan tidak menunjukkan karakteristik target pada media msa. media mrs menghasilkan koloni dominan dengan ciri khas bakteri asam laktat. pcr dengan primer universal lactobacillus sp. tidak menunjukkan pita amplifikasi, sedangkan primer spesifik l. casei menghasilkan pita tunggal berukuran 227 bp. berdasarkan kesesuaian morfologi koloni dan pola amplifikasi tersebut, isolat diduga sebagai lactobacillus casei. uji resistensi antibiotik tidak dilanjutkan, namun literatur menunjukkan bahwa lactobacillus memiliki potensi resistensi intrinsik terhadap beberapa antibiotik. kesimpulan: bakteri yang diperoleh dari permukaan dental unit kih rsgm fkg usakti diduga merupakan lactobacillus casei berdasarkan morfologi koloni dan pola amplifikasi pcr tanpa kontrol. keberadaan bakteri ini tetap memerlukan perhatian karena potensi resistensinya, sehingga kebersihan dental unit dan evaluasi berkala penting dilakukan untuk mencegah infeksi silang.kata kunci: lactobacillus casei, dental unit, resistensi antibiotik, pcr, kontaminasi

A Abstractbackground: cross-infection in dental healthcare facilities may occur due to bacterial contamination on dental unit surfaces that are not properly maintained. identifying bacteria present in the clinical working environment is essential to understand potential microorganisms capable of persisting in dental settings and to evaluate their possible antimicrobial resistance. currently, data regarding bacterial contamination on the dental units of the hortensia integrated clinic (kih) at the dental and oral hospital, faculty of dentistry, trisakti university, are still limited. objective: this study aims to determine the bacterial isolates found on dental unit surfaces at kih rsgm fkg usakti and to evaluate their potential resistance based on morphological characteristics and molecular examination. methods: this descriptive observational study with a cross-sectional design utilized purposive sampling from several dental unit surfaces. bacterial isolation was performed using selective media (emb, msa, and mrs). colony morphology was observed, followed by molecular analysis using polymerase chain reaction (pcr) with universal lactobacillus sp. primers and lactobacillus casei–specific primers. pcr products were analyzed using agarose gel electrophoresis. the absence of a positive control limits the pcr results to supporting evidence for suspicion rather than definitive identification. results: no target-appropriate colony growth was observed on emb or msa media, while mrs agar produced dominant colonies consistent with lactic acid bacteria. pcr using universal lactobacillus sp. primers showed no amplification, whereas the l. casei specific primers produced a single band of 227 bp. based on colony morphology and this amplification pattern, the isolate is suspected to be lactobacillus casei. antibiotic susceptibility testing was not continued; however, literature indicates that lactobacillus species possess intrinsic resistance mechanisms to several antibiotics. conclusion: the bacterial isolate obtained from dental unit surfaces at kih rsgm fkg usakti is suspected to be lactobacillus casei based on colony morphology and pcr amplification in the absence of a positive control. although categorized as a commensal organism, its potential intrinsic resistance highlights the need for consistent dental unit hygiene and regular monitoring to minimize cross-infection risks.keywords: lactobacillus casei, dental unit, antibiotic resistance, pcr, contamination

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?