Efektivitas pengelolaan piutang usaha pt dti: dampak keterlambatan distribusi dokumen terhadap aging dan kredit limit
Status Posting : Published
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Sekar Mayangsari
Kata Kunci : accounts receivable management, document lag, false overdue, information quality, internal control.
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_LM_SPA_023102501027_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_LM_SPA_023102501027_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | ||
| 3. | 2026_LM_SPA_023102501027_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | ||
| 4. | 2026_LM_SPA_023102501027_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | ||
| 5. | 2026_LM_SPA_023102501027_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 6. | 2026_LM_SPA_023102501027_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | ||
| 7. | 2026_LM_SPA_023102501027_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | ||
| 8. | 2026_LM_SPA_023102501027_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_LM_SPA_023102501027_Bab-2.pdf | 23 |
|
| 10. | 2026_LM_SPA_023102501027_Bab-3.pdf | 16 |
|
| 11. | 2026_LM_SPA_023102501027_Bab-4.pdf | 27 |
|
| 12. | 2026_LM_SPA_023102501027_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_LM_SPA_023102501027_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_LM_SPA_023102501027_Lampiran.pdf | 4 |
|
L Laporan ini menganalisis efektivitas pengelolaan piutang usaha pada fungsi invoice to cash (i2c) subdivisi cash-in di pt dti, dengan fokus pada keterlambatan distribusi dokumen penagihan sebagai determinan yang belum banyak dikaji dalam literatur pengelolaan piutang. berbeda dari perspektif umum yang menempatkan keterlambatan pembayaran pelanggan sebagai penyebab utama peningkatan days sales outstanding (dso) dan umur piutang (aging), laporan ini menunjukkan bahwa distorsi informasi piutang dapat bersumber dari proses internal perusahaan, khususnya perbedaan antara tanggal invoice yang digunakan sistem sap dan tanggal tukar faktur yang menjadi acuan pelanggan. menggunakan pendekatan kualitatif berbasis observasi lapangan dan analisis dokumen selama masa magang, penelitian ini mengidentifikasi bahwa document lag rata-rata dua puluh satu hari menyebabkan fenomena false overdue dan false credit limit breach, yang berdampak pada distorsi dso, peningkatan provisi piutang tak tertagih, serta kebutuhan intervensi manual yang signifikan. analisis dilakukan dengan kerangka committee of sponsoring organizations (coso) untuk pengendalian internal dan konsep kualitas informasi (information quality) untuk menjelaskan kesenjangan antara representasi sistem dan kondisi aktual. hasil penelitian merekomendasikan tautan otomatis antara tanggal tukar faktur dengan logika aging sap sebagai solusi jangka pendek-menengah, serta digitalisasi distribusi invoice sebagai solusi jangka panjang. penelitian ini berkontribusi pada literatur pengelolaan piutang dengan memperluas perspektif dari perilaku pembayaran pelanggan menjadi evaluasi efektivitas proses internal perusahaan.
T This report analyzes the effectiveness of accounts receivable management within the invoice to cash (i2c) cash-in function at pt dti, focusing on billing document distribution delay as a determinant that remains underexplored in the receivable management literature. unlike the prevailing view that attributes rising days sales outstanding (dso) and receivable aging primarily to customer payment delays, this report demonstrates that receivable information distortion can originate from the company\\\'s own internal process, particularly the discrepancy between the invoice date used by the sap system and the document exchange date (tukar faktur) that customers use as their payment reference. using a qualitative approach based on field observation and document analysis during the internship period, this study identifies that an average document lag of twenty-one days produces false overdue and false credit limit breach phenomena, which in turn distort dso, inflate bad debt provisions, and generate substantial manual intervention. the analysis applies the committee of sponsoring organizations (coso) internal control framework alongside the information quality concept to explain the gap between system representation and actual conditions. the study recommends an automated link between the document exchange date and sap\\\'s aging logic as a short-to-medium term solution, and invoice distribution digitalization as a long-term measure. this research contributes to the receivable management literature by broadening the perspective from customer payment behavior to an evaluation of internal process effectiveness.