Determinan makroekonomi dan perbankan terhadap pertumbuhan aset perbankan syariah di indonesia dengan bi rate sebagai variabel kontrol
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Ida Busnety
Kata Kunci : Inflation, Gross Domestic Product (GDP), Third-Party Funds (TPF), Asset Growth, Islamic Banking, BI
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_TS_MIE_121012400007_Halaman-Judul.pdf | 11 | |
| 2. | 2026_TS_MIE_121012400007_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_TS_MIE_121012400007_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_TS_MIE_121012400007_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_TS_MIE_121012400007_Lembar-Pengesahan.pdf | 4 | |
| 6. | 2026_TS_MIE_121012400007_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_TS_MIE_121012400007_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_TS_MIE_121012400007_Bab-1.pdf | 14 | |
| 9. | 2026_TS_MIE_121012400007_Bab-2.pdf | 55 |
|
| 10. | 2026_TS_MIE_121012400007_Bab-3.pdf | 22 |
|
| 11. | 2026_TS_MIE_121012400007_Bab-4.pdf | 30 |
|
| 12. | 2026_TS_MIE_121012400007_Bab-5.pdf | 6 | |
| 13. | 2026_TS_MIE_121012400007_Daftar-Pustaka.pdf | 6 | |
| 14. | 2026_TS_MIE_121012400007_Lampiran.pdf | 7 |
|
P Pertumbuhan aset perbankan syariah di indonesia menunjukkan tren yang terus meningkat, namun masih mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi dan faktor internal perbankan. di sisi lain, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh inflasi, pertumbuhan produk domestik bruto (pdb), dan pertumbuhan dana pihak ketiga (dpk) terhadap pertumbuhan aset perbankan syariah masih menunjukkan inkonsistensi sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, pertumbuhan produk domestik bruto (pdb), dan pertumbuhan dana pihak ketiga (dpk) terhadap pertumbuhan aset perbankan syariah di indonesia dengan bi rate sebagai variabel kontrol. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder triwulanan periode 2014–2024 (44 observasi) yang diperoleh dari publikasi otoritas jasa keuangan (ojk), badan pusat statistik (bps), dan bank indonesia (bi). metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak eviews melalui uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi (r2), uji f, dan uji t. hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan aset perbankan syariah dengan nilai probabilitas sebesar 0,5246, demikian pula pertumbuhan produk domestik bruto (pdb) tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,9312. sebaliknya, pertumbuhan dana pihak ketiga (dpk) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan aset perbankan syariah dengan nilai probabilitas sebesar 0,0000 dan koefisien regresi sebesar 0,785301, sehingga menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi pertumbuhan aset. temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan aset perbankan syariah di indonesia lebih dipengaruhi oleh faktor internal dibandingkan faktor makroekonomi. oleh karena itu, strategi peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga melalui inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah perlu menjadi prioritas dalam mendukung pertumbuhan aset dan daya saing industri perbankan syariah secara berkelanjutan.
T The growth of islamic banking assets in indonesia has continued to increase over the years, although it has experienced fluctuations influenced by both macroeconomic and internal banking factors. previous empirical studies examining the effects of inflation, gross domestic product (gdp) growth, and third-party funds (tpf) growth on islamic banking asset growth have produced inconsistent findings, indicating the need for further investigation. this study aims to analyze the effects of inflation, gross domestic product (gdp) growth, and third-party funds (tpf) growth on the asset growth of islamic banking in indonesia with bi rate as a control variable. this research employs a quantitative approach using quarterly secondary data covering the period from 2014 to 2024 (44 observations), obtained from the financial services authority (ojk), statistics indonesia (bps), and bank indonesia (bi). the data were analyzed using multiple linear regression with eviews software through classical assumption tests, the coefficient of determination (r2), the f-test, and the t-test. the results reveal that inflation has no significant effect on islamic banking asset growth, with a probability value of 0.5246, while gross domestic product (gdp) growth also has no significant effect, with a probability value of 0.9312. in contrast, the growth of third-party funds (tpf) has a positive and statistically significant effect on islamic banking asset growth, with a probability value of 0.0000 and a regression coefficient of 0.785301, making it the most influential variable in the model. these findings indicate that the growth of islamic banking assets in indonesia is driven more by internal banking factors than by macroeconomic conditions. therefore, strengthening the mobilization of third-party funds through product innovation, improved service quality, and enhanced islamic financial literacy and inclusion should become a strategic priority to support sustainable asset growth and strengthen the competitiveness of the islamic banking industry.