DETAIL KOLEKSI

Pengaruh komisaris independen, intensitas modal, dan kesulitan keuangan terhadap penghindaran pajak dengan kualitas audit sebagai pemoderasi


Oleh : Fathurachman Kautsar

Info Katalog

Pembimbing 3 : Fathurachman Kautsar

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Harti Budi Yanti

Pembimbing 2 : Harti Budi Yanti

Kata Kunci : Independent commissioners, capital intensity, financial distress, tax avoidance, audit quality

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TS_MAK_123012311011_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2025_TS_MAK_123012311011_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_TS_MAK_123012311011_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_TS_MAK_123012311011_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TS_MAK_123012311011_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2025_TS_MAK_123012311011_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TS_MAK_123012311011_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TS_MAK_123012311011_Bab-1.pdf 12
9. 2025_TS_MAK_123012311011_Bab-2.pdf 43
10. 2025_TS_MAK_123012311011_Bab-3.pdf 17
11. 2025_TS_MAK_123012311011_Bab-4.pdf 43
12. 2025_TS_MAK_123012311011_Bab-5.pdf 5
13. 2025_TS_MAK_123012311011_Daftar-Pustaka.pdf 14
14. 2025_TS_MAK_123012311011_Lampiran.pdf

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komisaris independen, intensitas modal, dan kesulitan keuangan terhadap penghindaran pajak, serta menguji peran kualitas audit sebagai variabel pemoderasi pada hubungan tersebut. fenomena penghindaran pajak menjadi perhatian serius karena dapat mengurangi penerimaan negara. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan sektor barang konsumen primer dan non-primer yang terdaftar di bursa efek indonesia (bei) periode 2021–2024. metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan program eviews 12.hasil penelitian menunjukkan bahwa komisaris independen tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan intensitas modal berpengaruh positif dan kesulitan keuangan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. kualitas audit terbukti memoderasi pengaruh negatif komisaris independen terhadap penghindaran pajak serta memoderasi pengaruh positif intensitas modal terhadap penghindaran pajak dan kesulitan keuangan tidak memoderasi terhadap penghindaran pajak. temuan ini mendukung teori agensi dan teori pemangku kepentingan, yang menyatakan bahwa pengawasan efektif dan tata kelola yang baik dapat menekan perilaku oportunistik manajemen, termasuk dalam penghindaran pajak.penelitian ini memberikan pengaruh penting bagi regulator, auditor, investor, dan perusahaan dalam meningkatkan kepatuhan pajak dan memperkuat komisaris independen yang transparan.

T This study aims to analyze the influence of independent commissioners, capital intensity, and financial distress on tax avoidance, and to examine the role of audit quality as a moderating variable in this relationship. tax avoidance is a serious concern because it can reduce state revenue. this study uses a quantitative approach with secondary data from the financial statements of primary and non-primary consumer goods companies listed on the indonesia stock exchange (idx) for the 2021–2024 period. the analytical method used is panel data regression using eviews 12.the results show that governance has no effect on tax avoidance, while capital intensity has a positive effect, and financial distress has no effect on tax avoidance. audit quality is shown to strengthen the negative effect of independent commissioners on tax avoidance and weaken the positive effect of capital intensity on tax avoidance, while financial distress does not moderate the effect on tax avoidance. these findings support agency theory and stakeholder theory, which state that effective oversight and good governance can suppress opportunistic management behavior, including tax avoidance.this research provides important insights for regulators, auditors, investors, and companies in improving tax compliance and strengthening transparent governance.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?