Peran pemerintah daerah provinsi banten dalam pengawasan terhadap berdirinya pagar laut di kawasan pesisir kabupaten tangerang berdasarkan undang-undangnomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Muhammad Imam Nasef
Kata Kunci : Local Government, Regulatory Oversight, Sea Fence, Coastal Zone, Regional Autonomy
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100333_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100333_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100333_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100333_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100333_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100333_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100333_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100333_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100333_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100333_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100333_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100333_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100333_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100333_Lampiran.pdf |
|
P Pembangunan wilayah pesisir memiliki dampak langsung terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. di kabupaten tangerang, provinsi banten, muncul permasalahan berupa berdirinya pagar laut yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. sejak berlakunya undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, pengelolaan dan pengawasan wilayah laut hingga 12 mil berada pada pemerintah provinsi. penelitian ini bertujuan menganalisis kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan serta merumuskan solusi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan tersebut. metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif deskriptif, dengan data sekunder dari studi kepustakaan peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan jurnal, serta data primer dari wawancara dengan pihak pemerintah daerah provinsi. analisis data dilakukan secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan pengawasan terhadap pendirian pagar laut belum optimal karena adanya tumpang tindih kewenangan, lemahnya koordinasi antar instansi, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya instrumen teknis. disarankan penguatan regulasi teknis, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta optimalisasi peran pemerintah provinsi agar pemanfaatan ruang laut sesuai dengan prinsip otonomi daerah dan kepastian hukum.
C Coastal area development has a direct impact on the environment and the livelihoods of local communities. in tangerang regency, banten province, a legal issue has emerged regarding the construction of sea fences that are allegedly inconsistent with existing laws and regulations. since the enactment of law number 23 of 2014 on regional government, the management and supervision of marine areas up to 12 nautical miles fall under the authority of the provincial government. this study aims to analyze the obstacles faced by local governments in conducting supervision and to formulate solutions to enhance the effectiveness of such oversight. the research employs a descriptive normative legal method, utilizing secondary data obtained from literature studies of laws and regulations, legal literature, and academic journals, as well as primary data from interviews with provincial government officials. data analysis is conducted qualitatively using a deductive reasoning approach. the results indicate that supervision over the construction of sea fences has not been optimal due to overlapping authorities, weak inter-agency coordination, limited human resources, and the lack of technical instruments. therefore, it is recommended to strengthen technical regulations, improve cross-sectoral coordination, and optimize the role of the provincial government to ensure that the utilization of marine space is in accordance with the principles of regional autonomy and legal certainty.