DETAIL KOLEKSI

Usulan penerapan teknik pengendalian proses statistikal dan perancangan percobaan dalam proses produksi spakboard motor bagian depan tipe FF R di PT Nagaria Semesta


Oleh : Tjhin Ricky

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Dedy Sugiarto

Pembimbing 2 : Dadang Surjasa

Subyek : Lean manufacturing;Process control - Statistical methods;Lean manufacturing

Kata Kunci : application of techniques, control, statistical processes, design of experiments, production process

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_STI_06399053_Halaman-Judul.pdf
2. 2003_TA_STI_06399053_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2003_TA_STI_06399053_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2003_TA_STI_06399053_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2003_TA_STI_06399053_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2003_TA_STI_06399053_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2003_TA_STI_06399053_Bab-5_Analisa-Hasil.pdf
8. 2003_TA_STI_06399053_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
9. 2003_TA_STI_06399053_Daftar-Pustaka.pdf
10. 2003_TA_STI_06399053_Lampiran.pdf

P PT Nagaria Semesta merupakan sittif perusahaan industri plastik yang memproduksi barang-barang kebutuhan rumah tangga hingga komponen kendaraan bermotor dengan cara injeksi baik untuk perusahaan sendiri ataupun untuk para pelanggannya seperti National Gobel Plastics, Baja Putih, Modena, PT Wijaya Karya Intrade, dll. Agar bisa bertahan bahkan menang dalam dunia persaingan yang semakin ketat maka sebuah perusahaan wajib untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus demikian juga halnya yang perlu dilakukan oleh perusahaan ini. Berdasarkan penelitian pendahuluan yang telah dilakukan maka dapat diketahui bahwa produk FF F 1Z R merupakan produk yang menimbulkan kerugian terbesar bagi perusahaan. Oleh karena itu produk inilah yang akan menjadi pusat penelitian ini. Produk tersebut kemudian diamati dari sisi atribut (cacat visual) dan dari sisi variabelnya (penyimpangan berat) karena perusahaan memiliki standar produk dari kedua sisi tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan kemudian didapatkan nilai proporsi cacat untuk sisi atribut sebesar 12.37% sedangkan kapabilitas proses untuk sisi variabel (Cp = 0.785, Cps; = 0.7674 dan Cpm = 0.773). Penelitian kemudian diputuskan untuk menganalisa lebih lanjut pada sisi variabel berdasarkan pertimbangan atas parameter yang ada dan diskusi dengan pihak perusahaan. Dari hasil penelitian lebih lanjut dapat diketahui kalau penyimpangan berat yang terjadi sebagian besar disebabkan karena setting mesin yang kurang tepat. Selama ini setting mesin dilakukan hanya berdasarkan pengalaman dan trial and error saja. Oleh karena itu, dilakukan percobaan untuk mendapatkan faktor-faktor apa saja yang berpengaruh secara signifikan terhadap variabel respon — berat produk — dan juga berdasarkan basil percobaan tersebut diusulkan suatu setting mesin yang baru. Dengan cara ini diharapkan di masa datang perusahaan tidak lagi menggunakan cara trial and error dalam hal setting mesin untuk menangani penyimpangan berat produk yang terjadi. Dari hasil pengolahan data dan analisa yang telah dilakukan dapat diketahui ada tiga faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap berat sebagai variabel respon. aktor-faktor tersebut yaitu faktor D (Holding Pressure), faktor E (Temperatur), dan faktor interaksi DE (interaksi antara faktor D dan faktor E). Dan setting mesin yang dapat diusulkan adalah faktor A (Injection Speed) dengan nilai level 8 34 46 48 63 (satuan mm/detik), faktor B (Injection Pressure) dengan nilai level 38 (satuan MPa), faktor C (Screw Position) dengan nilai level 12 18 28 48 195 (satuan mm), faktor D (Holding Pressure) deagrn nilai level 14.5 (satuan MPa), faktor E (Temperatur) dengan nilai level 160 145 135 130 (satuan

P PT Nagaria Semesta is a plastic manufacturing company that produces items ranging from household goods to motor vehicle components using injection molding processes, both for its own needs and for clients such as National Gobel Plastics, Baja Putih, Modena, and PT Wijaya Karya Intrade. To survive and succeed in an increasingly competitive environment, a company must engage in continuous improvement; this applies equally to the company in question. Preliminary research revealed that the FF F 1Z R product incurs the greatest losses for the company; consequently, this product became the focus of the study. The product was analyzed in terms of attributes (visual defects) and variables (weight deviation), as the company maintains standards for both aspects. Calculations yielded a defect proportion of 12.37% for attributes, while process capability indices for variables were Cp = 0.785, Cps = 0.7674, and Cpm = 0.773. It was decided to focus further analysis on the variable aspect, based on existing parameters and discussions with the company. Further research indicated that the weight deviations were primarily caused by improper machine settings; previously, settings were determined solely through experience and trial and error. Therefore, experiments were conducted to identify factors significantly influencing the response variable—product weight—and to propose new machine settings based on the results. This approach aims to eliminate the company's reliance on trial-and-error methods for adjusting machine settings to address product weight deviations. Data processing and analysis identified three factors that significantly influence weight as the response variable. These factors are Factor D (Holding Pressure), Factor E (Temperature), and the DE interaction factor (the interaction between Factor D and Factor E). The proposed machine settings are: Factor A (Injection Speed) with levels of 8, 34, 46, 48, and 63 (mm/s); Factor B (Injection Pressure) with a level of 38 (MPa); Factor C (Screw Position) with levels of 12, 18, 28, 48, and 195 (mm); Factor D (Holding Pressure) with a level of 14.5 (MPa); and Factor E (Temperature) with levels of 160, 145, 135, and 130 (units).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?