DETAIL KOLEKSI

Penatalaksanaan bedah mulut pada penderita hemofilia a


Oleh : Dina Aprilia

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.605 DIN p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Marzella Mega Lestari

Subyek : Mouth surgery

Kata Kunci : hemophilia A, factor VIII, management

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_KG_04099058_Halaman-judul.pdf 9
2. 2003_TA_KG_04099058_Lembar-pengesahan.pdf
3. 2003_TA_KG_04099058_Bab-1-Pendahuluan.pdf 3
4. 2003_TA_KG_04099058_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf
5. 2003_TA_KG_04099058_Bab-3-Pembahasan.pdf
6. 2003_TA_KG_04099058_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf 3
7. 2003_TA_KG_04099058_Daftar-pustaka.pdf 4

P Penyakit hemofilia A merupakan penyakit kelainan perdarahan yangterjadi akibat defisiensi faktor VIII. Penderita dengan penyakit ini sangatberesiko bila mendapatkan tindakan kedokteran gigi, terutama tindakanbedah mulut, karena dapat menyebabkan terjadinya komplikasi sepertiperdarahan yang dapat terjadi pada tempat pembedahan, hematoma, danpseudotumor. Penyakit ini memang masih jarang ditemukan di Indonesia,namun demikian dokter gigi diharapkan untuk lebih waspada dan tanggapterhadap tanda-tanda dan gejalanya. Penatalaksanaan untuk kasus inisebaiknya diawali dengan pemeriksaan prabedah yang memerlukankerjasama dengan ahli hematologi, untuk membantu mengetahui tingkatkeparahan penyakit ini, yang dapat ditentukan berdasarkan kadar faktor VIII.Sehingga dokter gigi selanjutnya dapat menentukan bagaimana tindakanbedah mulut yang tepat, yang dapat dilakukan pada penderita tersebut.

H Hemophilia A is a bleeding disorder, due to deficiencies of coagulationfactor VIII. Dental treatments are risky for patients with hemophilia A and oralsurgery treatment is still a major problem, because it can cause complicationssuch as profused bleeding at the operation sites, hematoma andpseudotumor. Hemophilia A is still rare in Indonesia, however the dentistshould be aware of the manifestation and symptoms of this disease. Themanagement for patients with hemophilia A should begin with thoroughpresurgical examination and referral to hematologist in detecting the severityof hemophilia A, which is based on the level of factor VIII. Thus, it can helpthe dentist to determine the proper oral surgery treatment for these patients.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?