Evaluasi dan re-design electric submersible pump pada sumur k lapangan ksn
Penerbit : FTKE - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Mulia Ginting
Pembimbing 2 : Aqlyna Fattahanisa
Kata Kunci : Artificial lift, electric submersible pump, optimization, composite, optimum flow rate
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_STP_071002000023_Halaman-Judul.pdf | 10 | |
| 2. | 2026_SK_STP_071002000023_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_STP_071002000023_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_STP_071002000023_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_STP_071002000023_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_STP_071002000023_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_STP_071002000023_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_STP_071002000023_Bab-1.pdf | 3 | |
| 9. | 2026_SK_STP_071002000023_Bab-2.pdf | 26 |
|
| 10. | 2026_SK_STP_071002000023_Bab-3.pdf | 4 |
|
| 11. | 2026_SK_STP_071002000023_Bab-4.pdf | 23 |
|
| 12. | 2026_SK_STP_071002000023_Bab-5.pdf | 1 | |
| 13. | 2026_SK_STP_071002000023_Daftar-Pustaka.pdf | 3 | |
| 14. | 2026_SK_STP_071002000023_Lampiran.pdf | 2 |
|
P Pada tahap awal produksi, minyak mentah dapat mengalir dengan sendirinya ke permukaan karena didorong oleh tekanan alami di dalam reservoir. namun, tekanan ini akan terus menurun seiring waktu dan banyaknya minyak yang diambil, sehingga kemampuan sumur untuk berproduksi pun berkurang. untuk mengatasi kendala ini, diperlukan metode bantuan berupa pengangkatan buatan (artificial lift). di lapangan yang diteliti, dari sejumlah sumur yang ada, saat ini hanya 31 sumur yang masih aktif. sumur lainnya sudah tidak beroperasi karena cadangan fluida yang sudah sangat minim atau karena adanya kerusakan pada peralatan di dalam sumur. salah satu metode pengangkatan buatan yang banyak dipilih adalah electric submersible pump (esp) karena dianggap sangat efektif dan efisien, terutama untuk sumur-sumur yang dalam. penelitian ini dilakukan di lapangan jambi, pt. pertamina ep asset 1, dengan menjadikan satu sumur bernama sumur k sebagai subjek kajian. sumur ini memiliki kedalaman 2.756 kaki dan karakteristik yang unik, yaitu kandungan airnya sangat tinggi hingga mencapai 98,2% (water cut). tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi kinerja pompa esp yang sudah terpasang dengan cara menentukan laju produksi yang ideal menggunakan kurva ipr (inflow performance relationship). jika target laju produksi yang ditemukan berbeda jauh dari data terakhir, maka perencanaan ulang (re-design) peralatan esp perlu dilakukan. perencanaan esp diawali dengan mengumpulkan seluruh data sumur yang diperlukan. penelitian ini bersifat kuantitatif, di mana penulis mengolah dan menganalisis data-data terkait perencanaan esp. dalam proses evaluasi dan optimasi ini, beberapa aspek kunci yang menjadi perhatian adalah produktivitas indeks (pi), hubungan kinerja aliran masuk (ipr), serta perhitungan kandungan gas. seluruh perhitungan evaluasi dan optimasi ini dilakukan dengan bantuan program microsoft excel. pada dasarnya, fungsi utama dari pengangkatan buatan adalah menurunkan tekanan di dasar sumur agar lebih banyak fluida yang dapat terangkat ke permukaan, sehingga produksi bisa ditingkatkan. metode ini diterapkan ketika energi alami reservoir sudah tidak cukup kuat lagi mendorong fluida atau ketika ingin meningkatkan laju produksi yang ada. salah satu cara mewujudkannya adalah dengan menggunakan pompa sentrifugal yang dipasang di dasar sumur, yang merupakan inti dari sistem esp.
I Initially, crude oil flows to the surface naturally, propelled by the inherent pressure within the underground reservoir. however, as production continues over time, this natural pressure inevitably declines, leading to a corresponding decrease in a well\\\'s ability to produce. this common challenge in oil fields necessitates the implementation of artificial lift methods to maintain and optimize production. in the field in question, out of all the wells, 31 remain active, while others have been shut in due to depleted reservoir influx or damaged well equipment. among various artificial lift options, the electric submersible pump (esp) method is widely favored for its effectiveness and efficiency, particularly in deeper wells. this research was conducted at pt. pertamina ep asset 1\\\'s jambi field, focusing on a specific subject well—well k. this well presents a particular challenge with a very high water cut of 98,2% and a depth of 2,756 feet. the core objective of this study is to evaluate the performance of the currently installed esp pump by determining an optimal production rate target using an inflow performance relationship (ipr) curve analysis. should this calculated target rate differ significantly from the last recorded data, a comprehensive redesign of the esp system would be required. the process of esp design and evaluation begins with the meticulous collection of all necessary well data. this quantitative research involves gathering and analyzing data specifically related to esp planning and performance. key aspects of this evaluation and optimization include calculating the well\\\'s productivity index (pi), modeling the inflow performance relationship (ipr), and accurately accounting for gas effects. these technical analyses are performed using microsoft excel for calculation and modeling support. fundamentally, the role of artificial lift, and esp in particular, is to reduce the bottom hole flowing pressure. this pressure reduction creates a stronger drawdown, allowing more reservoir fluids to flow into the wellbore and be lifted to the surface. this method becomes essential when the reservoir\\\'s natural energy is no longer sufficient to push fluids to the surface at economic rates or when production enhancement is desired. the esp system achieves this through a downhole centrifugal pump, which is the heart of the assembly, effectively boosting pressure from deep within the well.