DETAIL KOLEKSI

Analisis kewenangan pemerintah kabupaten bogor dalam pengelolaan objek wisata situ rawa gede


Oleh : Febrian Rizky Pratama

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Dhany Rahmawan

Kata Kunci : Regional autonomy law, local government authority, village-owned enterprises, regional tourism, Sit

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002100508_Halaman-Judul.pdf 9
2. 2026_SK_SHK_010002100508_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002100508_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002100508_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002100508_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002100508_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002100508_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002100508_Bab-1.pdf 19
9. 2026_SK_SHK_010002100508_Bab-2.pdf 20
10. 2026_SK_SHK_010002100508_Bab-3.pdf 6
11. 2026_SK_SHK_010002100508_Bab-4.pdf 28
12. 2026_SK_SHK_010002100508_Bab-5.pdf 3
13. 2026_SK_SHK_010002100508_Daftar-Pustaka.pdf 6
14. 2026_SK_SHK_010002100508_Lampiran.pdf 2

P Pengelolaan objek wisata daerah merupakan bagian dari pelaksanaankewenangan pemerintah daerah dalam kerangka otonomi daerahsebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014tentang pemerintahan daerah. penelitian ini membahas pengelolaanobjek wisata situ rawa gede di kabupaten bogor yang melibatkanpemerintah kabupaten bogor, pemerintah desa sirnajaya, dan badanusaha milik desa (bumdes). permasalahan utama dalam penelitian iniadalah mengenai kewenangan pemerintah kabupaten bogor dalampengelolaan situ rawa gede, peran pemerintah desa dan bumdesdalam pelaksanaannya, serta kesesuaian pengelolaan tersebut denganperaturan perundang-undangan yang berlaku. metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatanperaturan perundang-undangan dan konseptua. hasil penelitianmenunjukkan bahwa secara normatif pemerintah kabupaten bogormemiliki kewenangan dalam pembinaan, pengawasan, dan pengaturansektor pariwisata, namun dalam praktiknya implementasi kewenangantersebut belum berjalan optimal. pengelolaan operasional oleh bumdestelah mencerminkan penerapan asas otonomi desa dan pendekatancommunity-based tourism, tetapi belum didukung oleh regulasi teknis,koordinasi kelembagaan yang terstruktur, serta pembinaan berkelanjutandari pemerintah kabupaten, sehingga terdapat kesenjangan antarakewenangan normatif dan pelaksanaan pengelolaan di lapangan.

T The management of regional tourist attractions is part of the implementation oflocal government authority within the framework of regional autonomyas stipulated in law number 23 of 2014concerning regional government. this study discusses the management ofthe situ rawa gede tourist attraction in bogor regency, which involvesthe bogor regency government, the sirnajaya village government, and thevillage-owned enterprises (bumdes). the main issues in this studyare the authority of the bogor regency government inthe management of situ rawa gede, the role of the village government and bumdesin its implementation, and the compliance of this management withapplicable laws and regulations. the research methodused is normative legal research with astatutory and conceptual approach. the results of the studyshow that normatively, the bogor regency governmenthas the authority to foster, supervise, and regulatethe tourism sector, but in practice, the implementation of this authorityhas not been optimal. operational management by bumdesreflects the application of the principle of village autonomy and acommunity-based tourism approach, but it is not yet supported by technical regulations,structured institutional coordination, and continuous guidancefrom the regency government, resulting in a gap betweennormative authority and management implementation in the field

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?