Pengaruh status gizi terhadap erupsi gigi molar pertama permanen pada anak (studi pada pasien anak usia 5-8 tahun di klinik integrasi ikga rsgm fkg universitas trisakti)
Nomor Panggil : 617.645 NAD p
Penerbit : FKG - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Sri Ratna Laksmiastuti
Subyek : Pedodontics
Kata Kunci : children, tooth eruption, permanent first molar, nutritional status
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SIG_040002200081_Halaman-Judul.pdf | 15 | |
| 2. | 2026_SK_SIG_040002200081_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SIG_040002200081_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SIG_040002200081_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SIG_040002200081_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SIG_040002200081_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SIG_040002200081_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SIG_040002200081_Bab-1.pdf | 4 | |
| 9. | 2026_SK_SIG_040002200081_Bab-2.pdf | 8 |
|
| 10. | 2026_SK_SIG_040002200081_Bab-3.pdf | 3 |
|
| 11. | 2026_SK_SIG_040002200081_Bab-4.pdf | 10 |
|
| 12. | 2026_SK_SIG_040002200081_Bab-5.pdf | 5 |
|
| 13. | 2026_SK_SIG_040002200081_Bab-6.pdf | 4 |
|
| 14. | 2026_SK_SIG_040002200081_Bab-7.pdf | 1 | |
| 15. | 2026_SK_SIG_040002200081_Daftar-Pustaka.pdf | 7 | |
| 16. | 2026_SK_SIG_040002200081_Lampiran.pdf | 11 |
|
A Abstraklatar belakang: erupsi gigi merupakan salah satu indikator penting dalam proses tumbuh kembang anak karena berkaitan dengan fungsi pengunyahan, estetika, dan perkembangan rahang. gigi molar pertama permanen memiliki peranan penting dalam merangsang pertumbuhan rahang serta berfungsi sebagai kunci dalam menentukan hubungan oklusal. waktu erupsi gigi permanen dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satu faktornya adalah status gizi. tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh status gizi terhadap erupsi gigi molar pertama permanen pada anak. metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik menggunakan rancangan cross-sectional. status gizi ditentukan berdasarkan kategori indeks massa tubuh (imt) yang diklasifikasikan sesuai permenkes nomor 2 tahun 2020, sedangkan status erupsi gigi dinilai melalui pemeriksaan intraoral. hasil: hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara status gizi dengan erupsi gigi molar pertama permanen pada anak. kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa status gizi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap erupsi gigi molar pertama permanen pada anak.kata kunci: anak, erupsi gigi, gigi molar pertama permanen, status gizi
A Abstractbackground: tooth eruption is an important indicator in a child’s growth and development process, as it is closely related to masticatory function, aesthetics, and jaw development. the permanent first molar plays a crucial role in stimulating jaw growth and serves as a key determinant in establishing occlusal relationships. the timing of permanent tooth eruption can be influenced by various factors, one of which is nutritional status. objective: this study is aimed to determine the effect of nutritional status on the eruption of the permanent first molar in children. method: this study uses a quantitative observational analytic design with a cross-sectional approach. nutritional status was determined based on body mass index (bmi) categories classified according to the indonesian ministry of health regulation number 2 of 2020, while tooth eruption status was assessed through intraoral examination. result: the chi square statistical test showed that there was no significant association between nutritional status and the eruption of the permanent first molar in children. conclusion: this study indicates that nutritional status does not have a significant effect on the eruption of the permanent first molar in children.keywords: children, tooth eruption, permanent first molar, nutritional status