DETAIL KOLEKSI

Analisis surat dakwaan dalam tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian anak (studi putusan nomor 1/pid.sus-anak/2020/pn kpn)


Oleh : Antonius Sih Sihmiyanto

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Maria Silvya Elisabeth Wangga

Kata Kunci : Indictment, Criminal Offense, Child Fatality.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_SK_SHK_010002000035_Halaman-Judul.pdf 7
2. 2025_SK_SHK_010002000035_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_SK_SHK_010002000035_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_SK_SHK_010002000035_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_SK_SHK_010002000035_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2025_SK_SHK_010002000035_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_SK_SHK_010002000035_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_SK_SHK_010002000035_Bab-1.pdf 15
9. 2025_SK_SHK_010002000035_Bab-2.pdf 28
10. 2025_SK_SHK_010002000035_Bab-3.pdf 12
11. 2025_SK_SHK_010002000035_Bab-4.pdf 21
12. 2025_SK_SHK_010002000035_Bab-5.pdf 3
13. 2025_SK_SHK_010002000035_Daftar-Pustaka.pdf 3
14. 2025_SK_SHK_010002000035_Lampiran.pdf 1

L Latar belakang masalah penelitian ini adalah pentingnya kejelasan dan ketepatan penyusunan surat dakwaan dalam kasus pidana anak, yang dapat memengaruhi jalannya proses hukum dan putusan pengadilan. Kasus yang menjadi fokus penelitian melibatkan terdakwa anak yang dituduh melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian, dengan dakwaan yang mencakup Pasal 340, Pasal 338, dan Pasal 351 Ayat (3) KUHP. Rumusan masalah penelitian ini apakah surat dakwaan terhadap pelaku yang menyebabkan kematian anak sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan apakah pertimbangan majelis hakim telah sesuai dengan UU No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Datapenelitian diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suratdakwaan dalam kasus ini disusun dalam bentuk dakwaan alternatif, tetapi terdapat beberapa ketidaksesuaian dengan prinsip-prinsip yang diatur dalam hukum acara pidana. Pertimbangan hakim dalammemutus perkara ini didasarkan pada bukti yang ada, tetapi masih menyisakan ruang untuk evaluasi terkait penerapan asas keadilan dan kepastian hukum. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusiterhadap literatur hukum, khususnya dalam memahami mekanisme penanganan tindak pidana yang melibatkan anak, serta mendorong perbaikan dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia.

T The background of this research highlights the significance of clarity and accuracy in drafting indictments in juvenile criminal cases, as these factors can influence the legal proceedings and court rulings. The case examined in this study involves a juvenile defendant accused of committing an assault resulting in death, with charges brought under Article 340, Article 338, and Article 351(3) of the Indonesian Penal Code (KUHP). This research aims to address two key issues: whether the indictment against the juvenile offender complies with applicable legal provisions and whether the judicial considerations align with Law No. 11 of 2012 on the Juvenile Criminal Justice System. A normative legal research method with a descriptive-analytical approach was employed. Data were collected through a literature review of primary, secondary, and tertiary legal sources and analyzed using a qualitative approach. The findings indicate that the indictment was formulated using an alternative charge structure. However, certain inconsistencies with the principles of criminal procedural law were identified. While the judicial considerations were based on the available evidence, there remains room for evaluation concerning the application of the principles of justice and legal certainty.This research is expected to contribute to legal scholarship, particularly in enhancing the understanding of the juvenile criminal justice process, and to support reforms aimed at strengthening Indonesia’s juvenile justice system.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?