DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan kualitas pelayanan dengan pendekatan matriks quality functiondeployment dan swot di galeria matahari pasar baru


Oleh : Deci Deria

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Docki Saraswati

Subyek : Consumer satisfaction;Customer services - Management

Kata Kunci : service quality, Quality Function Deployment matrix, swot, Galeria, Matahari, Pasar Baru

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2004_TA_STI_06300078_Halama-Judul.pdf
2. 2004_TA_STI_06300078_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2004_TA_STI_06300078_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2004_TA_STI_06300078_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2004_TA_STI_06300078_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2004_TA_STI_06300078_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2004_TA_STI_06300078_Bab-5_Analisa.pdf
8. 2004_TA_STI_06300078_Bab-6_Usulan-Strategi.pdf
9. 2004_TA_STI_06300078_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2004_TA_STI_06300078_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2004_TA_STI_06300078_Lampiran.pdf

G Galeria Matahari merupakan salah satu department store terbesar yang ada di Indonesia dan saat ini Galeria Matahari mempunyai ,banyak pesaing yang menawarkan konsep One stop shopping ". Untuk dapat memenangkan persaingan, maka Galeria hams memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumenriy,-a. Pelayanan yang terbaik dapat diberikan kepada konsumen bila perusahaan memperhatikan keinginan konsumen dan berusaha untuk tents menerus memperbaikinya. Keinginan konsumen akan pelayanan beserta karakteristik pelayanan, perilaku konsumen, dan pesaing — pesaingnya ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap 120 orang. Berdasarkan atribut pelayanan yang ada dbuat matriks QFD, yang digunakan untuk mengetahui kekuatan — kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Kekuatan — kekuatan yang dimiliki oleh pihak perusahaan adalah maintenance, adanya divisi store desain yang mengatur layout toko, desain toko, signed in toko, sirkulasi toko, kondisi fasilitas, pelaksanaan standard service kasir yang berlaku di Matahari, pengadaan gebrak bersih yang dilakukan oleh manajemen toko beserta awak toko yang dilakukan sebulan sekali, produk yang masuk dan DC diperiksa dahulu pith divisi marketing dan merchandising dan dilakukan Quality Inspection, fasilitas barcode scanner, adanya petunjuk harga yang jelas, adanya papan petunjuk potongan harga di setiap wagon yang diobral,. pengaturan in - out kassa, disediakan telling kassa,.menyediakan kamar pas yang disesuaikan dengan layout toko, adanya tim VM toko yang mengatur papan petunjuk, adanya pengaturan oleh divisi marketing Head Office dan divisi merchandising, adanya papan petunjuk yang jelas di setiap lantai, letak yang berada di tentiah - tengah pusat perbelanjaan Pasar Baru, adanya potongan harga_ menyediakan tangga jalan di setiap lantai, ikian, acara yang digelar Matahari ada bersifat in store promosi dan nasional promosi, adanya divisi yang mengontrol shopping bag toko, adanya warehouse shopping bag, menjual produk - produk yang up to date dan sesuai dengan even campaign toko, menvediakan model peraga yang disediakan oleh divisi Head Office. Kelemahan — kelemahan yang dimiliki perusahaan adalah disesuaikan dengan day to day activities, pelaksanaan kebersihan harian oleh cleaning service toko dengan berpedoman pada check list toilet, menyediakan man power security dan piket counter, desain toko, pelaksanaan kebersihan harian oleh cleaning service toko, tingkat harga disesuaikan dengan segmentasi pasar, kelengkapan produk disesuaikan dengan kesediaan barang yang ada di toko dan mengacu pada FIFO, pembatalan transaksi dapat dilakukan maksimal setelah 2 hari terjadi transaksi, adanya pusat layanan dan komplain, melakukan upgrading mesin kassa agar dapat bekerja lebih cepat, standar operasional toko dan monitor, setiap bulannya digelar acara TFT dalain bentuk class room / workshop dalam rangka pengembangan dan peningkatan wawasan karyawan, jumlah kasir ditentukan berdasarkan lay_out toko, lugs toko, kualitas dan kuantitas konsumen, acara - acara berhadiah, menyediakan telepon umum di lantai 3 dan di foodcourt, menyediakan kursi - kursi di meja informasi dan di lantai 2, menyediakan toilet bagi pelanggan, mengadakan kerjasama dengan beberapa pihak bank dalam menyediakan ATM. Kekuatan — kekuatan dan kelemahan —.Relemahan perusahaan ini bersama dengan hasil identifikasi lingkungan eksternal yang didapat dari wawancara dengan pihak perusahaan akan dijadikan usulan strategi pelayanan bagi pihak perusahaan dengan menggunakan matriks SWOT. Usulan strategi pelayanan yang diprioritaskan untuk dilaksanakan perusahaan adalah memperbaiki fasilitas toilet agar menjadi bersih dan diletakkan di lokasi yang strategis, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penunjukkan prestasi, memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen, dan memberikan sambutan kepada konsumen yang datang, dan memperbanyak sarana telepon umum dan diletakkan di lokasi yang strategis.

G Galeria Matahari is one of the largest department stores in Indonesia, currently facing numerous competitors that offer a "one-stop shopping" concept. To succeed in this competitive landscape, Galeria must provide the best possible service to its consumers. Such service can only be achieved if the company pays close attention to consumer desires and continuously strives for improvement. Data regarding consumer service preferences, service characteristics, consumer behavior, and competitors were gathered through questionnaires distributed to 120 individuals. Based on these service attributes, a Quality Function Deployment (QFD) matrix was developed to identify the company's strengths and weaknesses. The company's strengths include: maintenance; a dedicated store design division that manages store layout, design, signage, circulation, and facility conditions; the implementation of standardized cashier service protocols; monthly deep-cleaning initiatives carried out by store management and staff; quality inspections of incoming products from the distribution center (DC) by the marketing and merchandising divisions; the use of barcode scanners; clear price labeling; prominent discount signage on promotional displays; organized checkout flow; the provision of fitting rooms integrated into the store layout; a visual merchandising (VM) team responsible for signage; strategic coordination by the head office marketing and merchandising divisions; clear floor-by-floor directional signage; a prime location in the heart of the Pasar Baru shopping district; the availability of escalators on every floor; a mix of in-store and national promotional events; a dedicated division for managing shopping bags, supported by a warehouse for bag inventory; a product assortment that is up-to-date and aligned with current store campaigns; and the provision of display mannequins supplied by the head office. The company's weaknesses are related to its day-to-day operational activities, such as the execution of daily cleaning tasks by the store's cleaning service, which relies on a restroom checklist. Security personnel and counter staff are in place; the store layout is carefully designed; daily cleaning is handled by a dedicated service team; pricing is tailored to the target market segment; product availability is managed according to stock levels and the FIFO (First-In, First-Out) method; transaction cancellations are permitted within a maximum of two days from the date of purchase; a customer service and complaint center is available; point-of-sale (POS) systems are upgraded for faster processing; and standard operating procedures (SOPs) are established and monitored. Monthly "TFT" (Training for Trainers/Staff) sessions—conducted as classroom workshops—are held to foster employee development and broaden their knowledge. The number of cashiers is determined based on the store layout, floor area, and customer volume. Other initiatives include promotional events with prizes, the provision of public telephones (on the third floor and in the food court), seating areas at the information desk and on the second floor, customer restrooms, and partnerships with banks to host ATMs. The company’s strengths and weaknesses, combined with insights from the external environment—gathered through interviews with company representatives—are used to develop service strategy proposals via a SWOT matrix. Key recommended service strategies include: upgrading restroom facilities to ensure cleanliness and placing them in strategic locations; enhancing human resource quality by recognizing and rewarding high performance; delivering superior customer service, including actively greeting arriving customers; and increasing the number of public telephones, positioned in strategic areas.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?