DETAIL KOLEKSI

Tinjauan yuridis kewenangan pemerintah daerah dalam pengendalian banjir menurut undang-undang nomor 2 tahun 2024 tentang daerah khusus jakarta di jakarta barat


Oleh : Qurraty A\'yunnisa Wulan Sari

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Ninuk Wijiningsih

Kata Kunci : authority

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010001900656_Halaman-Judul.pdf 8
2. 2026_SK_SHK_010001900656_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010001900656_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010001900656_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010001900656_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010001900656_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010001900656_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010001900656_Bab-1.pdf 19
9. 2026_SK_SHK_010001900656_Bab-2.pdf 21
10. 2026_SK_SHK_010001900656_Bab-3.pdf 22
11. 2026_SK_SHK_010001900656_Bab-4.pdf 22
12. 2026_SK_SHK_010001900656_Bab-5.pdf 2
13. 2026_SK_SHK_010001900656_Daftar-Pustaka.pdf 4
14. 2026_SK_SHK_010001900656_Lampiran.pdf 1

P Pelaksanaan kewenangan pemerintah daerah dalam pengendalian banjir di jakarta barat dan faktor hambatan dalam pengendalian banjir di jakarta barat. penelitian ini menggunakan metode hukum normatif, bersifat deskriptif, menggunakan data sekunder sebagai data utamanya, dianalisis secara kualitatif, penarikan kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian ini pelaksanaan kewenangan pemerintah daerah dalam pengendalian banjir di jakarta barat menurut peraturan gubernur daerah khusus ibukota jakarta nomor 13 tahun 2021 dilakukan oleh pemerintah provinsi daerah khusus jakarta sebagai pemegang kewenangan atribusi, yang secara operasional dilaksanakan oleh dinas sumber daya air provinsi dan suku dinas sumber daya air jakarta barat berdasarkan mekanisme mandat administratif. hambatan internal tercermin pada keterbatasan sumber daya manusia teknis, anggaran operasional, sarana dan prasarana, serta kebutuhan penguatan koordinasi dan perencanaan jangka panjang. hambatan eksternal muncul dari kondisi geografis dan hidrologis wilayah, alih fungsi lahan, perubahan iklim, kepadatan permukiman, rendahnya partisipasi masyarakat, serta tantangan koordinasi lintas instansi dan kepatuhan terhadap penataan ruang. pemerintah provinsi daerah khusus jakarta melalui suku dinas sumber daya air jakarta barat perlu memperkuat kapasitas kelembagaan dan perencanaan berbasis data mutakhir, sedangkan masyarakat jakarta barat diharapkan meningkatkan partisipasi aktif mendukung pengendalian banjir yang berkelanjutan.

I Implementation of regional government authority in flood control in west jakarta and obstacles in flood control in west jakarta. this study uses normative legal methods, is descriptive, uses secondary data as its primary data, analyzed qualitatively, and draws conclusions deductively. the results of this study indicate that the implementation of regional government authority in flood control in west jakarta, according to the regulation of the governor of the special capital region of jakarta number 13 of 2021, is carried out by the provincial government of the special region of jakarta as the holder of attribution authority, which is operationally implemented by the provincial water resources agency and the west jakarta water resources sub-agency based on an administrative mandate mechanism. internal obstacles are reflected in limited technical human resources, operational budgets, facilities and infrastructure, and the need to strengthen coordination and long-term planning. external obstacles arise from the geographical and hydrological conditions of the region, land conversion, climate change, settlement density, low community participation, and challenges in cross-agency coordination and compliance with spatial planning. the provincial government of the special region of jakarta, through the west jakarta water resources sub-agency, needs to strengthen institutional capacity and data-based planning, while the west jakarta community is expected to increase its active participation in supporting sustainable flood control.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?