Perlindungan hukum bagi bank mandiri (persero) tbk “cbk†dalam pemberian kredit investasi pengadaan kapal laut kepada “pt. asgâ€
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Novina Sri Indiraharti
Pembimbing 2 : Dhany Rahmawan
Kata Kunci : Financial Institutions, Investment Credit, Prudential Principles
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002004039_Halaman-Judul.pdf | 11 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002004039_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002004039_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002004039_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002004039_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002004039_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002004039_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002004039_Bab-1.pdf | 20 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002004039_Bab-2.pdf | 32 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002004039_Bab-3.pdf | 14 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002004039_Bab-4.pdf | 51 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002004039_Bab-5.pdf | 4 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002004039_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002004039_Lampiran.pdf | 1 |
|
P Pemberian kredit investasi pengadaan kapal laut oleh pt bank mandiri (persero) tbk kepada pt.asg wajib dilaksanakan berdasarkan prinsip kehati-hatian (prudential banking principle) dan prinsip mengetahui nasabah (know your customer principle) sebagaimana diatur dalam peraturan otoritas jasa keuangan nomor 42/pojk.03/2017 tanggal 12 juli 2017 tentang kewajiban penyusunan dan pelaksanaan kebijakan perkreditan dan pembiayaan bank bagi bank umum, guna menghadapi berbagai potensi resiko yang ada dan terhindar dari kerugian yang mungkin dialami. permasalahan penelitian ini adalah apakah pemberian kredit investasi telah sesuai dengan pojk tersebut dan bagaimana perlindungan hukum bagi pihak bank dalam hal debitur wanprestasi. penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder sebagai data utama. data penelitian akan dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan logika deduktif untuk menarik kesimpulan. kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa, pelaksanaan pemberian kredit investasi pengadaan kapal laut telah sesuai dengan peraturan otoritas jasa keuangan nomor 42/pojk.03/2017 tanggal 12 juli 2017 tentang kewajiban penyusunan dan pelaksanaan kebijakan perkreditan dan pembiayaan bank bagi bank umum, sehingga pt bank mandiri (persero) tbk sampai saat ini terhindar dari potensi resiko dan kerugian. rescheduling kredit, eksekusi hak tanggungan dan hak hipotik, eksekusi jaminan korporasi, dan pengajuan gugatan perdata merupakan bentuk perlindungan hukum bagi bank apabila debitur wanprestasi.
T The granting of investment credit for the procurement of marine vessels by pt bank mandiri (persero) tbk to pt asg must be carried out in accordance with prudential banking principles and \\\"know your customer\\\" (kyc) principles—as stipulated in financial services authority regulation (pojk) number 42/pojk.03/2017 dated july 12, 2017, regarding the obligation to formulate and implement credit and financing policies for commercial banks—in order to manage potential risks and avoid possible losses. the research addresses whether the granting of investment credit complied with the aforementioned pojk and examines the legal protections available to the bank in the event of debtor default. this study employs normative legal research of a descriptive nature, utilizing secondary data as the primary source. the data is analyzed qualitatively using deductive logic to draw conclusions. the study concludes that the granting of investment credit for marine vessel procurement was in compliance with pojk number 42/pojk.03/2017; consequently, pt bank mandiri (persero) tbk has thus far avoided potential risks and losses. legal protections for the bank in the event of debtor default include credit rescheduling, the execution of security rights (such as mortgages and hypothecs), the enforcement of corporate guarantees, and the filing of civil lawsuits.