Tinjauan yuridis tindakan administratif keimigrasian bagi warga asing yang melanggar izin tinggal melalui operasi wirawaspada oleh kantor imigrasi bogor 2025
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Eko Primananda
Kata Kunci : Immigration Law, Foreign Nationals, Residence Permits, Operation Wirawaspada 2025
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100150_Halaman-Judul.pdf | 11 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100150_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100150_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100150_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100150_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100150_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100150_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100150_Bab-1.pdf | 17 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100150_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100150_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100150_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100150_Bab-5.pdf | 3 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100150_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100150_Lampiran.pdf |
|
( (e) permasalahan pelanggaran izin tinggal oleh warga negara asing (wna) masih sering terjadi dan menunjukkan kecenderungan yang signifikan di berbagai wilayah indonesia, termasuk wilayah kerja kantor imigrasi bogor. kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan dampak administratif, tetapi juga berdampak pada aspek sosial, keamanan, dan kedaulatan negara. salah satu permasalahan dan alasan saya memilih kantor imigrasi bogor karena kerap terjadi adalah pelanggaran izin tinggal oleh warga negara asing (wna) di sepanjang tahun 2024 dengan jumlah pendeportasian sebanyak 199 warga negara asing di daerah puncak. dalam rangka pengawasan dan menanggulangi permasalahan tersebut, direktorat jenderal imigrasi melaksanakan operasi tiap tahun dan operasi wirawaspada 2025 sebagai bentuk pengawasan dan penindakan keimigrasian secara nasional, termasuk di wilayah kerja kantor imigrasi bogor. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penerapan tindakan administratif keimigrasian terhadap wna yang melanggar izin tinggal melalui operasi wirawaspada 2025 serta mengkaji kendala yang dihadapi dalam penerapan sanksi administratif keimigrasian oleh kantor imigrasi bogor. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan sifat deskriptif, yang bersumber pada bahan hukum primer, sekunder, serta dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tindakan administratif keimigrasian telah sesuai dengan ketentuan undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, khususnya melalui sanksi deportasi dan pencabutan izin tinggal dikarenakan penyalahgunaan visa kunjungan untuk tujuan bekerja, melebihi batas waktu izin tinggal (overstay) dan pemalsuan dokumen terkait keimigrasian dan sanksi pembinaan dan peringatan tertulis,permintaan penggantian dokumen melalui perwakilan kedutaan masing-masing dikarenakan tidak bisa memberikan keterangan dan dokumen perjalanan atau izin tinggal kepada pihak imigrasi . namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, kurang optimalnya koordinasi antar instansi, serta tingginya mobilitas wna di wilayah bogor
T The issue of residence permit violations by foreign nationals (wna) continues to occur frequently and shows a significant trend in various regions of indonesia, including the bogor immigration office\\\'s area of jurisdiction. this situation not only has administrative implications, but also impacts social, security, and national sovereignty aspects. one of the problems and reasons i chose the bogor immigration office is because of the frequent violations of residence permits by foreign nationals (wna) throughout 2024, with a total of 199 foreign nationals deported from the puncak area. in order to monitor and overcome these problems, the directorate general of immigration carries out annual operations and operation wirawaspada 2025 as a form of national immigration monitoring and enforcement, including in the bogor immigration office\\\'s working area. this study aims to analyze the mechanism of implementing administrative immigration measures against foreigners who violate their residence permits through operation wirawaspada 2025 and to examine the obstacles faced in implementing administrative immigration sanctions by the bogor immigration office. the research method used was normative legal research with a descriptive nature, sourced from primary and secondary legal materials, and analyzed qualitatively with deductive conclusions. the results of the study show that the implementation of immigration administrative actions has been in accordance with the provisions of law number 6 of 2011 concerning immigration, particularly through sanctions of deportation and revocation of residence permits due to misuse of visitor visas for work purposes, exceeding the permitted length of stay (overstay) and falsification of immigration-related documents, as well as corrective sanctions and written warnings, requests for replacement documents through respective embassy representatives due to the inability to provide information and travel documents or residence permits to immigration authorities. however, in practice, obstacles are still encountered in the form of limited human resources, suboptimal coordination between agencies, and high mobility of foreign nationals in the bogor area.