Iklan pemberangkatan jamaah umrah oleh pt.terang indonesia wisata ditinjau dari undang-undang no.8 tahun 1999 tentangperlindungan konsumen
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Siti Nurbaiti
Kata Kunci : Advertising, Consumer Protection, Umrah Pilgrims
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100318_Halaman-Judul.pdf | 10 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100318_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100318_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100318_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100318_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100318_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100318_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100318_Bab-1.pdf | 21 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100318_Bab-2.pdf | 33 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100318_Bab-3.pdf | 9 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100318_Bab-4.pdf | 21 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100318_Bab-5.pdf | 3 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100318_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100318_Lampiran.pdf | 4 |
|
( (e) iklan yang menyesatkan adalah bentuk periklanan yang menyajikan informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan atau mengandung kesalahan dalam merepresentasikan fakta terkait produk atau jasa yang dipromosikan. kasus yang dialami oleh konsumen biro pemberangkatan umroh pt. terang indonesia wisata, di mana terjadinya ketidaksesuaian jasa yang diiklankan oleh biro pemberangkatan umrah. selain itu tidak adanya tanggung jawab yang diberikan oleh pelaku usaha, walaupun para jamah berhasil berangkat namun banyak sekali hak konsumen yang dilanggar. hal ini melanggar ketentuan yang ada di pasal 9 undang-undang no.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, mengenai ketidaksesuaian jasa yang di iklankan oleh pihak penyelenggara perjalanan umrah. pokok masalahnya terletak di ketidaksesuaian iklan dengan jasa yang diberikan serta upaya hukum yang dapat ditempuh oleh para konsumen yang dirugikan, penelitian ini menggunakan pendekatan normative dan deskiptif analitis. pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara langsung. analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan logika deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat praktik iklan yang tidak sesuai dengan fakta yang bertentangan dengan prinsip perlindungan konsumen sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. secara khusus, ketentuan pasal 19 uupk menegaskan bahwa pelaku usaha bertanggung jawab untuk memberikan ganti rugi atas kerugian yang dialami konsumen akibat penggunaan barang dan/atau jasa yang diperdagangkan. selain itu upaya hukum dapat ditempuh lebih lanjut apabila pelaku usaha tidak melaksanakan kewajiban pemberian ganti rugi atau mengabaikan tuntutan konsumen, maka konsumen memiliki hak untuk menempuh upaya hukum lanjutan sebagaimana diatur dalam pasal 23 uupk.
M Misleading advertising is a form of advertising that presents information inconsistent with reality or contains inaccuracies in representing facts related to the promoted products or services. this can be seen in the case experienced by consumers of the umrah travel bureau pt terang indonesia wisata, where there was a discrepancy between the services advertised and those actually provided by the umrah travel organizer. in addition, there was a lack of responsibility on the part of the business actor; although the pilgrims were ultimately able to depart, many of the consumers’ rights were violated.such practices constitute a violation of article 9 of law number 8 of 1999 on consumer protection, which regulates misleading information and discrepancies between advertised services and the services provided by umrah travel organizers. the core issues of this study concern the inconsistency between the advertisement and the services delivered, as well as the legal remedies available to consumers who suffer losses. this research employs a normative and descriptive-analytical approach. data were collected through literature review and direct interviews. the data analysis was conducted qualitatively using a deductive logical approach.the results of the study indicate that there were advertising practices inconsistent with factual conditions, which contradict the principles of consumer protection as stipulated in law number 8 of 1999 on consumer protection. specifically, article 19 of the consumer protection law (uupk) affirms that business actors are responsible for providing compensation for losses suffered by consumers as a result of the use of traded goods and/or services. furthermore, if the business actor fails to fulfill the obligation to provide compensation or neglects consumer claims, consumers have the right to pursue further legal remedies as regulated under article 23 of the consumer protection law (uupk).