DETAIL KOLEKSI

Usulan perencanaan kebutuhan material dengan menggunakan metode MRP pada CV Poly Utama


Oleh : Merry

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Andri Bagyo S

Subyek : Production planning;Manufacturing resource planning

Kata Kunci : material requirements, MRP method, CV Poly Utama

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2004_TA_STI_06300372_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2004_TA_STI_06300372_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2004_TA_STI_06300372_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2004_TA_STI_06300372_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2004_TA_STI_06300372_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2004_TA_STI_06300372_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2004_TA_STI_06300372_Bab-5_Analisa-Data.pdf
8. 2004_TA_STI_06300372_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
9. 2004_TA_STI_06300372_Daftar-Pustaka.pdf
10. 2004_TA_STI_06300372_Lampiran.pdf

D Dalam era globalisasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia sektor industri memegang peranan yang sangat penting. Salah satu industri yang cukup berkembang adalah indutri manufalctur plastik. Perkembangan yang pesat ini ditandai dengan adanya persaingan yang semakin ketat antar perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang plastik ini. Bagi CV Poly Utama yang memproduksi karung plastik dengan berbagai macam warna dan ukuran ini adalah tantangan yang sangat menarik. Bahan baku yang digunakan untuk membuat produk tersebut yaitu biji plastik atau polypropylene, pewarna Master Batch, dan kapur Calcium Carbonat. Produk yang dihasilkan disesuaikan dengan permintaan pelanggan. Pada penelitian tugas akhir ini produk yang diamati ada 3 macam yaitu karung plastik putih, karung plastik putih biru, dan karung plastik putih merah. Sebelum melakukan produksi diperlukan suatu perencanaan produksi yang tepat, agar dapat memenuhi permintaan pelanggan dan dapat meminimasi biaya produksi. Dalam perencanaan produksi melibatkanjberbagai jenis sumber daya, antara lain tenaga kerja, waktu, bahan balm, dan lain-lain, Tahapan dalam perencanaan produksi dimulai dari perhitungan agregat yang menghitung perkiraan biaya dan jumlah produk yang harus diproduksi setiap periode, perhitungan disagregat menghasilkan Jadwal Induk Produksi yang berguna sebagai pedoman dalam produksi setiap periode. Jadwal Induk Produksi yang didapat juga digunakan untuk memperhitungkan kebutuhan material selama periode produksi. Dengan menggunakan metode lotting, maka kebutuhan material, biaya pembelian, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan untuk memproduksi karung plastik setiap periodenya dapat diketahui. Setelah semua tahapan perencanaan produksi dilakukan, maka perusahaan telah dapat memulai produksi. Dan hasil penelitian didapat bahwa perencanaan kebutuhan material yang menggunakan 2 metode yaitu Lot for Lot dan Economic Order Quantity, metode yang menghasilkan biaya persediaan terkecil adalah metode Lot for Lot, karena metode ini tidak memakai biaya penyimpanan sehingga bahan baku yang telah dipesan langsung habis terpakai. Maka saran yang dapat diberikan kepada perusahaan adalah membuat perencanaan kebutuhan material sehingga biaya dapat diminimalkan.

I In the era of globalization and economic growth in Indonesia, the industrial sector plays a crucial role. One industry experiencing significant growth is the plastic manufacturing sector. This rapid expansion is accompanied by increasingly intense competition among companies operating in this field. For CV Poly Utama—a manufacturer of plastic sacks available in various colors and sizes—this presents a compelling challenge. The raw materials used to manufacture these products include plastic pellets (polypropylene), Masterbatch colorants, and calcium carbonate (limestone powder). The products are manufactured to meet specific customer demands. This final project focuses on three product types: white plastic sacks, white-and-blue plastic sacks, and white-and-red plastic sacks. Effective production planning is essential prior to manufacturing to ensure customer demand is met while minimizing production costs. Production planning involves various resources, such as labor, time, and raw materials. The planning process begins with aggregate planning—calculating estimated costs and production volumes for each period—followed by disaggregate planning to generate a Master Production Schedule (MPS), which serves as a production guideline for each period. The MPS is also used to calculate material requirements throughout the production period. By applying lotting methods, the company can determine material requirements, as well as purchasing, ordering, and holding costs associated with plastic sack production in each period. Once the planning stages are complete, production can commence. The study compared two material requirement planning methods—Lot-for-Lot and Economic Order Quantity (EOQ)—and found that the Lot-for-Lot method resulted in the lowest inventory costs; this is because the method eliminates holding costs, as ordered raw materials are consumed immediately. Consequently, the recommendation for the company is to implement a material requirement planning system to minimize costs.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?