DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan sistem kerja divisi kemasan untuk meningkatkan produktivitas di PT. Bina Rukun Jaya


Oleh : Sri Pinarsih Rahayu

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Roesmin Darwis

Subyek : Occupational health and safety;Human engineering;Musculoskeletal disorders

Kata Kunci : system improvements, divisional operations, packaging, productivity, PT Bina Rukun Jaya

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2004_TA_STI_06300329_Halaman-Judul.pdf
2. 2004_TA_STI_06300329_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2004_TA_STI_06300329_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2004_TA_STI_06300329_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2004_TA_STI_06300329_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2004_TA_STI_06300329_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2004_TA_STI_06300329_Bab-5_Analisa.pdf
8. 2004_TA_STI_06300329_Bab-6_Usulan-Perbaikan.pdf
9. 2004_TA_STI_06300329_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2004_TA_STI_06300329_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2004_TA_STI_06300329_Lampiran.pdf

P PT. BINA RUKUN JAYA adalah perusahaan yang membuat berbagai macam barang berkaitan dengan teknik cetak rotogravure berdasarkan pesanan dari konsumen. Perusahaan memiliki dua divisi, yaitu: divisi kemasan yang menghasilkan berbagai macam produk kemasan (kemasan sabun, kemasan teh dan maklone) dan divisi cylinder cetakan. Dan kedua divisi tersebut, divisi kemasan merupakan divisi utama perusahaan karena pendapatan perusahaan hampir 90% berasal dari divisi ini. Saat ini perusahaan ingin memperbaiki sistem kerja lantai produksi kemasan agar dapat meningkatkan produktivitas, sehingga perusahaan mampu bersaing. Untuk memperbaiki sistem kerja saat ini, mula-mula dilakukan pengamatan terhadap kondisi lantai produksi dan proses produksi pembuatan kemasan. Produk yang diamati adalah soapwrapper (pembungkus sabun bagian dalam), karena memiliki proses produksi terlengkap dimana menggunakan semua mesin yang ada. Selanjutnya dilakukan pembagian elemen kerja pada setiap mesin dan dilakukan perhitungan waktu baku terhadap flap elemen kerja. Kemudian dibuat peta kerja untuk menggambarkan kegiatan operator dan mesin untuk setiap mesin. Selanjutnya dilakukan analisa dan perbaikan terhadap peta kerja tersebut. Berdasarkan hasil analisa peta kerja yang dibuat dilakukan perbaikan, yaitu melakukan penyambungan roll produk baru, memperbaiki kondisi lingkungan, pengaturan letak material handling, pengadaan area bahan baku adhesive dan antimould, pengaturan peralatan di meja packing, perbikan elemen kerja, pengurangan waktu menganggur operator saat operasi pemesinan dan pengurangan operator pada mesin cetak. Berdasarkan usulan perbaikan kemudian dibuat elemen kerja barn untuk operator di setiap mesin. Dilakukan perhitungan waktu baku untuk elemen kerja bare dan elemen kerja yang waktunya berubah karena usulan yang dibuat. Kemudian dibuat peta kerja usulan sesuai dengan waktu yang telali diukur. Berdasarkan peta kerja usulan dibandingkan antara metode kerja awal dan metode kerja usulan. Dari perhitungan produktivitas pekerja didapatkan kenaikan dari 0.0167x menjadi 0.0172x.

P PT. BINA RUKUN JAYA manufactures various products using rotogravure printing technology based on customer orders. The company operates two divisions: the packaging division—which produces items such as soap wrappers, tea packaging, and contract-manufactured goods—and the printing cylinder division. The packaging division is the company's primary unit, generating nearly 90% of its total revenue. Currently, the company aims to improve the packaging production floor's work system to boost productivity and enhance competitiveness. To improve the existing system, the production floor conditions and the packaging manufacturing process were first observed. The soap wrapper (inner soap packaging) was selected for analysis because its production process is the most comprehensive, utilizing all available machinery. Next, work elements for each machine were defined, and standard times were calculated for these elements. Work charts were then created to visualize operator and machine activities for each machine, followed by an analysis and refinement of these charts. Based on the analysis, several improvements were implemented: splicing new product rolls, optimizing environmental conditions, reorganizing material handling layouts, establishing designated areas for adhesive and anti-mold raw materials, rearranging packing table equipment, refining work elements, minimizing operator idle time during machining operations, and reducing the number of operators on printing machines. Based on these proposed improvements, new work elements were defined for operators at each machine. Standard times were calculated for the new work elements and for existing elements affected by the proposed changes. Proposed work charts were then developed using the newly measured times. A comparison was made between the original and proposed work methods based on these charts. Productivity calculations showed an increase from 0.0167x to 0.0172x.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?