Analisis tindak pidana penganiayaan berat berencana dalam putusan no21/pid.b/2025/pn.sbg
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Maria Silvya Elisabeth Wangga
Kata Kunci : Criminal Offense, Premeditated Aggravated Assault, Attempted Murder, Judge’s Rationale, Court Judg
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100433_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100433_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100433_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100433_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100433_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100433_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100433_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100433_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100433_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100433_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100433_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100433_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100433_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100433_Lampiran.pdf |
|
T Tindak pidana penganiayaan berat berencana merupakan salah satu bentuk kejahatan terhadap tubuh yang dapat mengakibatkan cacat permanen, hilangnya fungsi anggota badan, atau gangguan kesehatan yang berat, meskipun tidak selalu berorientasi pada kematian korban. permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana dasar permasalahan dalam penentuan pasal yang digunakan hakim dalam putusan nomor 21/pid.b/2025/pn.sbg terkait penganiayaan berat berencana sebagaimana pasal 354 ayat (1) kuhp dan apakah pertimbangan hakim dalam putusan tersebut telah sesuai dengan ketentuan pasal 354 ayat (1) kuhp. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar permasalahan penentuan pasal yang digunakan hakim serta mengetahui kesesuaian pertimbangan hakim dalam putusan nomor 21/pid.b/2025/pn.sbg. penelitian ini merupakan tipe penelitian hukum normatif dengan sifat deskriptif. data yang digunakan terdiri atas data sekunder didukung dengan data primer. pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan kemudian dianalisis secara kualitatif. adapun penarikan kesimpulannya dilakukan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar permasalahan dalam penentuan pasal yang digunakan hakim terletak pada perbedaan penafsiran mengenai tujuan atau kehendak yang sebenarnya dimiliki terdakwa ketika melakukan perbuatannya. majelis hakim menilai perbuatan terdakwa memenuhi unsur percobaan pembunuhan sebagaimana pasal 338 juncto pasal 53 ayat (1) kuhp, sedangkan berdasarkan fakta persidangan, dan akibat yang ditimbulkan terhadap korban, peneliti berpendapat bahwa perbuatan terdakwa lebih tepat dikualifikasikan sebagai penganiayaan berat sebagaimana pasal 354 ayat (1) kuhp. hasil analisis menunjukkan bahwa unsur “barang siapaâ€, unsur “dengan sengajaâ€, dan unsur “melukai berat orang lain†telah terpenuhi serta didukung oleh visum et repertum yang membuktikan adanya luka berat pada korban.
T The criminal offense of premeditated aggravated assault is a form of crime against the person that can result in permanent disability, loss of limb function, or serious health impairment, although it is not always intended to cause the victim’s death. the research problem in this study is to determine the basis for the judge’s selection of the applicable provision in judgment no. 21/pid.b/2025/pn.sbg regarding premeditated aggravated assault as defined in article 354(1) of the criminal code (kuhp), and whether the judge’s reasoning in that judgment was consistent with the provisions of article 354(1) of the criminal code (kuhp). this study aims to identify the basis for the judge’s determination of the applicable provision and to assess the consistency of the judge’s reasoning in judgment no. 21/pid.b/2025/pn.sbg. this study is a normative legal study with a descriptive nature. the data used consists of secondary data supported by primary data. data collection was conducted through a literature review and then analyzed qualitatively. conclusions were drawn deductively. the research findings indicate that the root of the problem in determining which article the judge applies lies in differing interpretations regarding the defendant’s actual intent or purpose when committing the act. the panel of judges ruled that the defendant’s actions met the elements of attempted murder as defined in article 338 in conjunction with article 53(1) of the criminal code, whereas, based on the trial evidence, the evidence presented, and the consequences suffered by the victim, the researcher argues that the defendant’s actions are more appropriately classified as aggravated assault under article 354(1) of the criminal code. the analysis shows that the elements of “any person,†“intentionally,†and “causing serious injury to another person†have been met and are supported by the medical examination report (visum et repertum), which proves the presence of serious injuries on the victim.