Analisis yuridis terhadap unsur paksaan sebagai dasar pembatalan perkawinan ( studi putusan pengadilan agama palembang nomor 360/pdt.g/2025/pa.plg
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Setyaningsih
Kata Kunci : Marriage, Annulment of Marriage, Element of Coercion
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200195_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200195_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200195_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200195_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200195_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200195_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200195_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200195_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200195_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200195_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200195_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200195_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200195_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200195_Lampiran.pdf |
|
P Perkawinan merupakan ikatan lahir dan batin antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang harus dilaksanakan berdasarkan persetujuan kedua calon mempelai. persetujuan tersebut menjadi unsur penting karena mencerminkan kehendak bebas para pihak dalam membentuk rumah tangga. apabila perkawinan dilangsungkan karena adanya unsur paksaan, maka perkawinan tersebut dapat dimohonkan pembatalannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. permasalahan dalam penelitian ini: bagaimana akibat hukum dari pembatalan perkawinan yang dilangsungkan karena adanya unsur paksaan dari salah satu calon mempelai, berdasarkan studi putusan pengadilan agama palembang nomor 360/pdt.g/2025/pa.plg? dan apakah pembatalan perkawinan pada putusan pengadilan agama palembang nomor 360/pdt.g/2025/pa.plg sudah sesuai dengan kompilasi hukum islam dan undang-undang no.1 tahun 1974? tipe penelitian yang digunakan adalah normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis dengan metode kualitatif. kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa secara normatif pembatalan perkawinan karena unsur paksaan bertujuan melindungi kebebasan calon mempelai dalam memberikan persetujuan perkawinan dan menimbulkan akibat hukum berupa berakhirnya hubungan hukum antara suami dan istri apabila permohonan pembatalan dikabulkan. namun, dalam putusan pengadilan agama palembang nomor 360/pdt.g/2025/pa.plg, akibat hukum tersebut tidak timbul karena permohonan pembatalan perkawinan ditolak. putusan tersebut tidak sesuai dengan kompilasi hukum islam dan undang-undang nomor 1 tahun 1974.
M Marriage constitutes a physical and spiritual bond between a man and a woman that must be entered into based on the mutual consent of the prospective spouses. such consent is a crucial element, as it reflects the free will of the parties in establishing a household. if a marriage is solemnized under duress, an annulment may be sought in accordance with applicable legal provisions. the issues addressed in this study are: what are the legal consequences of annulling a marriage entered into under duress by one of the prospective spouses, based on a study of palembang religious court decision number 360/pdt.g/2025/pa.plg? and does the annulment of the marriage in palembang religious court decision number 360/pdt.g/2025/pa.plg align with the compilation of islamic law and law number 1 of 1974? this study employs a normative-descriptive research type, utilizing secondary data collected through literature review and analyzed using qualitative methods. the study concludes that, from a normative perspective, the annulment of a marriage due to duress aims to protect the prospective spouse\\\'s freedom to consent to the marriage and results in the termination of the legal relationship between husband and wife if the annulment petition is granted. however, in palembang religious court decision number 360/pdt.g/2025/pa.plg, such legal consequences did not arise because the petition for marriage annulment was rejected. the decision is inconsistent with the compilation of islamic law and law number 1 of 1974.