DETAIL KOLEKSI

Pemenuhan hak pendidikan bagi anak yang hamil sebelum perkawinan dalam perspektif hukum kesejahteraan anak di kota tegal


Oleh : Wyngky Angeli Esaputri

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Wahyuni Retnowulandari

Kata Kunci : Right to Education, Child Pregnant Before Marriage, Child Welfare, Non-Discrimination, Child Protect

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200372_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200372_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200372_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002200372_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200372_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002200372_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200372_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200372_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002200372_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200372_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200372_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200372_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002200372_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200372_Lampiran.pdf

P Penelitian kehamilan sebelum perkawinan pada anak usia sekolah merupakan permasalahan sosial yang berdampak serius pada keberlangsungan pendidikan anak, khususnya perempuan, karena sering menjadi penyebab putusnya akses pendidikan mereka. penelitian ini mengangkat masalah bagaimana pelaksanaan hak pendidikan bagi anak yang hamil sebelum perkawinan di kota tegal ditinjau dari undang-undang nomor 4 tahun 1979 tentang kesejahteraan anak dan regulasi terkait, serta bagaimana upaya pemenuhannya oleh pemerintah, masyarakat, dan orang tua. menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan sosio-legal deskriptif melalui wawancara dan studi kepustakaan yang dianalisis secara kualitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan hak pendidikan anak hamil tidak sesuai ketentuan yang berlaku akibat tidak adanya kebijakan khusus dari dinas pendidikan, sehingga sekolah menerapkan aturan yang berpotensi diskriminatif, sementara upaya pemerintah masih sebatas pengawasan, masyarakat cenderung memberikan stigma, dan orang tua belum berkoordinasi aktif dengan sekolah, sehingga terdapat kesenjangan nyata antara jaminan hukum dan realitas pelaksanaannya di kota tegal.

P Premarital pregnancy among school-age children is a social issue with serious impacts on the continuity of children\\\'s education, particularly for girls, as it often causes the discontinuation of their access to education. this study examines the implementation of the right to education for children who become pregnant before marriage in tegal city, viewed from law number 4 of 1979 concerning child welfare and related regulations, as well as the efforts made by the government, community, and parents to fulfill this right. this research employs a normative legal method with a descriptive socio-legal approach, using interviews and literature studies analyzed qualitatively. the results show that the implementation of the right to education for pregnant children does not comply with applicable provisions, due to the absence of specific policies from the education office. as a result, schools apply rules that are potentially discriminatory, while government efforts remain limited to supervision, the community tends to impose stigma, and parents have not actively coordinated with schools. consequently, there is a real gap between legal guarantees and the reality of their implementation in tegal city. these findings highlight the urgent need for clear regulatory guidelines and collaborative measures among stakeholders to ensure the fulfillment of pregnant children\\\'s educational rights.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?