Tindak pidana menjual hak atas tanah orang lain yang belum bersertipikat studi putusan mahkamah agung no.469 k/pid/2025
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Rini Purwaningsih
Kata Kunci : Criminal, land, certificate
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200468_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200468_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200468_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200468_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200468_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200468_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200468_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200468_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200468_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200468_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200468_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200468_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200468_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200468_Lampiran.pdf |
|
A Abstrak(a) alya az-zahra salsabila (nim 010002200468)(b) tindak pidana menjual hak atas tanah orang lain yang belum bersertipikat (studi putusan mahkamah agung nomor 469 k/pid/2025)(c) 110 halaman 2026, 3 lampiran(d) kata kunci: tindak pidana pertanahan, hak atas tanah, pasal 385 kuhp, putusan mahkamah agung nomor 469 k/pid/2025.(e) penjualan hak atas tanah yang belum bersertipikat masih menimbulkan perbedaan penerapan hukum dalam praktik peradilan, khususnya dalam menentukan apakah perbuatan tersebut merupakan sengketa keperdataan atau tindak pidana pertanahan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualifikasi tindak pidana menjual hak atas tanah orang lain yang belum bersertipikat serta penerapan unsur-unsur tindak pidana dalam putusan mahkamah agung nomor 469 k/pid/2025. penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif dengan metode penarikan kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan terdakwa memenuhi kualifikasi sebagai tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 385 ke-1 kuhp karena dengan sengaja menjual hak atas tanah yang diketahui merupakan hak orang lain untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum. selain itu, seluruh unsur pasal 385 ke-1 kuhp telah terbukti berdasarkan fakta persidangan dan alat bukti yang sah. dengan demikian, putusan mahkamah agung nomor 469 k/pid/2025 telah tepat membatalkan putusan pengadilan negeri martapura nomor 252/pid.b/2024/pn mtp karena judex facti keliru mengkualifikasikan perkara sebagai sengketa keperdataan, sehingga putusan tersebut telah memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap pemegang hak atas tanah yang sah.(f) 23 buku, 5 peraturan perundang-undangan, 2 putusan pengadilan, 19 jurnal.(g) rini purwaningsih, s.h., m.h. (...................................)(h) alya az-zahra salsabila ​(...................................)
A Abstract(a) alya az-zahra salsabila (nim 010002200468)(b) criminal act of selling rights to other people\\\'s uncertized land (study of supreme court decision number 469 k/pid/2025)(c) 110 pages 2026, 3 attachments(d) keywords: land criminal acts, land rights, article 385 of the criminal code, supreme court decision number 469 k/pid/2025.(e) the sale of land rights that have not been certified still causes differences in the application of the law in judicial practice, especially in determining whether the act is a civil dispute or a land crime. this research aims to analyse the qualifications of the criminal offence of selling other people\\\'s land rights that have not been certified as well as the application of elements of criminal offences in the supreme court decision number 469 k/pid/2025. this research is a normative law research using a statute approach and a conceptual approach, using primary, and tertiary legal materials that are analysed qualitatively with the method of drawing deductive conclusions. the research results show that the defendant\\\'s act meets the qualifications as a criminal offence as stipulated in article 385 1 of the criminal code because he intentionally sold the right to land which is known to be the right of others to obtain profits against the law. in addition, all elements of article 385 1 of the criminal code have been proven based on the facts of the trial and valid evidence. thus, the supreme court decision number 469 k/pid/2025 has correctly cancelled the martapura district court decision number 252/pid.b/2024/pn mtp because judex facti mistakenly qualified the case as a civil dispute, so that the decision has provided legal certainty and legal protection for the holders of legal land rights.(f) 23 books, 5 laws and regulations, 2 court decisions, 19 journals.(g) rini purwaningsih, s.h., m.h. (...................................)(h) alya az-zahra salsabila (...................................)