DETAIL KOLEKSI

Usulan penanganan barang dalam gudang secara komputerisasi dengan pendekatan system development life cycle (SDLC) pada divisi production and planning control (PPC) PT. Pantja Motor


Oleh : Yuki Kusuma Indraputri

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Docki Saraswati

Subyek : Management information systems;Warehouses - Data processing

Kata Kunci : materials handling, warehousing, computerization, System Development Life Cycle (SDLC), Production a

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2004_TA_STI_06300060_Halaman-Judul.pdf
2. 2004_TA_STI_06300060_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2004_TA_STI_06300060_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2004_TA_STI_06300060_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2004_TA_STI_06300060_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2004_TA_STI_06300060_bab-4_Pengumpulan-Data.pdf
7. 2004_TA_STI_06300060_Bab-5_Perencanaan-Sistem.pdf
8. 2004_TA_STI_06300060_Bab-6_Implementasi-dan-Analisa-Program.pdf
9. 2004_TA_STI_06300060_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2004_TA_STI_06300060_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2004_TA_STI_06300060_Lampiran.pdf

P PT. Pantja Motor adalah perusahaan perakitan otomotif yang merupakan agen tunggal pemegang merek (ATPM) kendaraan bermotor buatan Jepang merek lsuzu. Perusahaan ini memproduksi kendaraan jenis wagon atau panther dengan berbagai jenis variant atau tipe mobil, seperti LM (New Super),LV (Royal), LS (Hi Grade), dan Sporty (Touring). Komponen yang digunakan dalam perakitan kendaraan jenis wagon ini adalah local komponen dan CKD (Completed Knock Down). Kelancaran suatu arus produksi tergantung dari kelancaran arus barang didalam gudang. Permasalahan yang dihadapi oleh PT. Pantja Motor saat ini adalah penanganan barang dalam gudang yang masih dilakukan secara manual, dimana masih sangat rentan terhadap kesalahan yang ditimbulkan oleh manusia (human error). Solusi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah diatas adalah dengan adanya suatu usulan penanganan barang dalam gudang yang terkomputerisasi sehingga kesalahan yang ditimbulkan oleh manusia dapat diminimasi. Usulan penanganan barang dalam gudang secara komputerisasi ini dibuat dengan pendekatan Sistem Development Life Cycle (SDLC), dimana tahapannya terdiri dari tahap perencanaan (Planning), tahap analisa (Analysis), tahap perancangan (Design), dan tahap penerapan (Implementation). Perancangan sistem dimulai dengan pembuatan diagram alir sistem penanganan barang usulan, diagram konteks (Context Diagram), diagram arus data (Data Flow Diagram / DFD), diagram hubungan entitas (Entity Relationship Diagram I ERD), dan Physical Data Model (PDM). Dalam hal ini tingkat pemecahan masalah hanya dilakukan sampai tahap penyiapan laporan, tidak sampai pada masalah pembuatan keputusan. Output yang dihasilkan dari penanganan barang dalam gudang secara komputerisasi adalah Jadwal Urutan Produksi, Purchase Order, Order Kirim Barang (OKB), Laporan Penerimaan barang (LPB), Picking List, Laporan Part reject (LPR), dan Surat .lalan claim. Bagian-bagian yang terlibat dalam sistem ini adalah Planning & Vendor Control, OKB Room, Receiving, Picking & Supply, dan Quality Control. Program dibuat dengan menggunakan software Visual Basic 6.0, dan database menggunakan software SQL Server.

P PT. Pantja Motor is an automotive assembly company serving as the sole authorized distributor for the Japanese brand Isuzu. The company manufactures wagon-type vehicles—specifically the Panther model—across various variants such as LM (New Super), LV (Royal), LS (Hi-Grade), and Sporty (Touring). Assembly utilizes a combination of local components and CKD (Completely Knocked Down) kits. Smooth production flow relies on the efficient flow of goods within the warehouse. Currently, PT. Pantja Motor faces challenges regarding manual warehouse handling, a process highly susceptible to human error. To address this, a computerized warehouse handling system is proposed to minimize human error. This proposal was developed using the Systems Development Life Cycle (SDLC) approach, comprising planning, analysis, design, and implementation phases. System design involved creating a flowchart for the proposed handling process, a context diagram, a Data Flow Diagram (DFD), an Entity Relationship Diagram (ERD), and a Physical Data Model (PDM). The scope of the solution extends to report generation but does not include decision-making processes. Outputs generated by the computerized system include Production Sequence Schedules, Purchase Orders, Goods Shipment Orders (OKB), Goods Receipt Reports (LPB), Picking Lists, Rejected Part Reports (LPR), and claim-related documents. Departments involved in the system include Planning & Vendor Control, OKB Room, Receiving, Picking & Supply, and Quality Control. The program was developed using Visual Basic 6.0, with SQL Server utilized for the database.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?