Penerapan sistem pengendalian kualitas dengan metode taguchi di PT. Nugraha Mitra Jaya
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2003
Pembimbing 1 : Dedy Sugiarto
Subyek : Taguchi methods (Quality control);Holding companies - manufacturing
Kata Kunci : control system, quality, taguchi method, PT. Nugraha Mitra Jaya
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2003_TA_STI_06399342_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2003_TA_STI_06399342_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2003_TA_STI_06399342_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2003_TA_STI_06399342_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2003_TA_STI_06399342_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2003_TA_STI_06399342_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2003_TA_STI_06399342_Bab-5_Analisis-Hasil.pdf |
|
|
| 8. | 2003_TA_STI_06399342_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 2003_TA_STI_06399342_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 2003_TA_STI_06399342_Lampiran.pdf |
|
P PT. Nugraha Mitra Jaya merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri khususnya industri kimia dasar. Sejalan dengan perkembangan jaman maka menimbulkan semakin ketatnya persaingan dalam bidang ini terutama di era globalisasi. PT. Nugraha Mitra Jaya berusaha untuk memenangkan persaingan dengan cara melakukan continuous improvement pada produk yang dihasilkan khususnya produk dempul karena menyadari masih banyaknya produk dempul yang cacat sehingga produk dempul tersebut hams dilakukan re-work sebelum dikirimkan kepada konsumen. Suatu dempul dikategorikan cacat apabila pada saat digunakan dempul tersebut menjadi menyusut, retak atau pecah, atau mudah terkelupas. Akibat dari banyaknya cacat yang terjadi maka kapabilitas proses pada dempul menjadi rendah. Oleh karena itu perusahaan berusaha menerapkan sistem pengendalian kualitas untuk meningkatkan kapabilitas prosesnya. Bertolak dari keadaan tersebut maka dilakukan penelitian pendahuluan terhadap proses produksi dempul dengan mengumpulkan data historis perusahaan dan melakukan wawancara dengan pihak perusahaan untuk mengidentifikasikan permasalahan yang ada yaitu masih banyaknya kecacatam yang terjadi. Dengan menggunakan data historis yang didapat maka dapat dibuat peta kendali terhadap dempul air dan dempul thinner yang diproduksi dan dapat diketahui kapabilitas prosesnya masing-masing. Kapabilitas proses yang dihasilkan aleh dempul air adalah 0.8836 sedangkan untuk dempul thinner adalah 0.6629, sehingga dapat menunjukkan bahwa kapabilitas proses yang masih rendah dan memerlukan perbaikan dan penganalisaan lebih lanjut adalah dempul thinner. Dengan melakukan brainstorming dengan pihak perusahaan dapat diketahui bahwa yang menjadi faktor utama kecacatan yang terjadi adalah faktor materialnya terutama komposisi dari bahan-bahan yang digunakan. Pengolahan data dilanjutkan dengan menggunakan metode Taguchi untuk melakukan perbaikan. Karakteristik kualitas yang digunakan adalah smaller the better dengan mengacu pada kategori reject, sehingga semakin sedikit yang masuk dalam kategori reject maka akan semakin baik. Dengan menggunakan metode taguchi ini didapatkan faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap rata-rata kualitas produk adalah talc, alcid resin dan thinner, dan juga didapatkan setting optimum untuk komposisi bahan-bahan yang digunakan yaitu : Talc 100kg (level 2), Alcid resin 25kg (level 2), Thinner 5kg (level 1), Caolin 80kg (level 2), dan NC 60kg (level 1).Untuk menguji setting optimum yang didapatkan maka dilakukan percobaan konfirmasi dan perhitungan selang kepercayaan antara percobaan konfirmasi dengan rata-rata prediksi. Setting optimum yang telah didapatkan tersebut kemudian diimplementasikan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan kapabilitas proses. Dad hasil implementasi didapatkan kapabilitas prosesnya meningkat menjadi 0.9243 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa percobaan taguchi yang dilakukan berhasil meningkatkan kapabilitas proses.
P PT. Nugraha Mitra Jaya is a manufacturing company engaged in the industrial sector, especially the basic chemical industry. In line with the development of the times, competition in this field has become increasingly fierce, especially in the era of globalization. PT. Nugraha Mitra Jaya strives to win the competition by conducting continuous improvements to its products, especially putty products, because it realizes that there are still many defective putty products that require rework before being sent to consumers. A putty is categorized as defective if it shrinks, cracks or breaks during use, or is easily peeled off. As a result of the many defects that occur, the process capability of the putty becomes low. Therefore, the company strives to implement a quality control system to improve its process capability. Starting from this situation, a preliminary study was conducted on the putty production process by collecting historical company data and conducting interviews with the company to identify existing problems, namely the many defects that still occur. By using the historical data obtained, a control chart can be created for the water putty and thinner putty produced and the respective process capabilities can be determined. The process capability produced by water putty is 0.8836 while for thinner putty is 0.6629, so it can indicate that the process capability that is still low and requires further improvement and analysis is thinner putty. By brainstorming with the company it can be seen that the main factor of defects that occur is the material factor, especially the composition of the materials used. Data processing is continued using the Taguchi method to make improvements. The quality characteristic used is smaller the better with reference to the reject category, so the fewer that fall into the reject category, the better. By using this taguchi method, the factors that significantly influence the average product quality are talc, alcid resin and thinner, and also obtained the optimum setting for the composition of the materials used, namely: Talc 100kg (level 2), Alcid resin 25kg (level 2), Thinner 5kg (level 1), Caolin 80kg (level 2), and NC 60kg (level 1). To test the optimum setting obtained, a confirmation experiment was carried out and the calculation of the confidence interval between the confirmation experiment and the average prediction. The optimum setting that has been obtained is then implemented to determine whether there is an increase in process capability. From the implementation results, the process capability increased to 0.9243 so it can be concluded that the taguchi experiment carried out successfully increased process capability.