DETAIL KOLEKSI

Analisis stabilitas lereng dengan menggunakan metode bishop, pada fondasi bendungan tiga dihaji, sumatera selatan


Oleh : Hansa Fanhel Marten Hutabarat

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Himmes Fitra Yuda

Kata Kunci : Bishop method, factor of safety, GeoStudio, slope stability, Tiga Dihaji Dam.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_STG_072002200006_Halaman-Judul.pdf 8
2. 2026_SK_STG_072002200006_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_STG_072002200006_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_STG_072002200006_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_STG_072002200006_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2026_SK_STG_072002200006_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_STG_072002200006_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_STG_072002200006_Bab-1.pdf 9
9. 2026_SK_STG_072002200006_Bab-2.pdf 18
10. 2026_SK_STG_072002200006_Bab-3.pdf 9
11. 2026_SK_STG_072002200006_Bab-4.pdf 21
12. 2026_SK_STG_072002200006_Bab-5.pdf 2
13. 2026_SK_STG_072002200006_Daftar-Pustaka.pdf 4
14. 2026_SK_STG_072002200006_Lampiran.pdf 6

S Stabilitas lereng fondasi bendungan penting bagi keamanan konstruksi karena kondisi geologi, geometri, dan air pori dapat menurunkan kuat geser material. penelitian pada fondasi bendungan tiga dihaji, kabupaten ogan komering ulu selatan, sumatera selatan, bertujuan menganalisis kestabilan lereng, menentukan faktor keamanan, dan mengevaluasi kriteria keamanan. daerah penelitian berada di cekungan sumatera selatan serta dipengaruhi formasi gumai dan formasi ranau. analisis menggunakan metode bishop pada geostudio 2023.1 berdasarkan pengamatan lapangan, data primer dan sekunder, peta geologi-geomorfologi, pola aliran, curah hujan, muka air tanah, geometri bendungan, serta parameter berat isi, kohesi, dan sudut geser dalam. hasil menunjukkan satuan perbukitan bergelombang lemah struktural dengan kelerengan dominan datar hingga landai (0–7%). curah hujan tinggi berpotensi meningkatkan kejenuhan dan tekanan air pori, sedangkan muka air tanah relatif stabil pada elevasi 256,23–256,59 m. pemodelan menghasilkan faktor keamanan 1,425 pada kondisi jenuh (ysat) dan 1,431 pada kondisi basah (ywet). kedua nilai melebihi batas minimum 1,3 berdasarkan kepmen esdm nomor 1827 k/30/mem/2018 dan termasuk kelas stabil karena fk > 1,25. dengan demikian, lereng fondasi dinilai stabil dan aman, namun pemantauan geoteknik, hidrologi, dan drainase tetap diperlukan.

S Slope stability at a dam foundation is essential because geological conditions, geometry, and pore water may reduce shear strength. this study at the tiga dihaji dam foundation, ogan komering ulu selatan regency, south sumatra, aimed to analyze slope stability, determine the factor of safety, and evaluate safety criteria. the area lies within the south sumatra basin and is influenced by the gumai and ranau formations. the bishop method in geostudio 2023.1 used field observations, primary and secondary data, geological and geomorphological maps, drainage patterns, rainfall, groundwater levels, dam geometry, and parameters of unit weight, cohesion, and internal friction angle. results indicate a weakly structural undulating hills unit dominated by flat to gentle slopes (0–7%). high rainfall may increase saturation and pore-water pressure, whereas groundwater levels were relatively stable at elevations of 256.23–256.59 m. modeling yielded factors of safety of 1.425 under saturated conditions (ysat) and 1.431 under wet conditions (ywet). both exceed the minimum requirement of 1.3 under kepmen esdm no. 1827 k/30/mem/2018 and belong to the stable class because fs > 1.25. therefore, the foundation slope is considered stable and safe, although geotechnical, hydrological, and drainage monitoring remains necessary.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?