Analisis pengaruh geometri peledakan terhadap hasil fragmentasi peledakan batu gamping di pt indocement tunggal prakarsa tbk, citeureup
Penerbit : FTKE - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Pantjanita Novi Hartami
Pembimbing 2 : Yuga Maulana
Subyek : Blasting-Design and construction;Limestone
Kata Kunci : Blasting, Digging Time, Fragmentation, Kuz-Ram, Software Split Desktop,
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2025_SK_STT_073001800065_Halaman-Judul.pdf | 16 | |
| 2. | 2025_SK_STT_073001800065_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2025_SK_STT_073001800065_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2025_SK_STT_073001800065_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2025_SK_STT_073001800065_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2025_SK_STT_073001800065_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2025_SK_STT_073001800065_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2025_SK_STT_073001800065_Bab-1.pdf | 4 | |
| 9. | 2025_SK_STT_073001800065_Bab-2.pdf | 20 |
|
| 10. | 2025_SK_STT_073001800065_Bab-3.pdf | 11 |
|
| 11. | 2025_SK_STT_073001800065_Bab-4.pdf | 11 |
|
| 12. | 2025_SK_STT_073001800065_Bab-5.pdf | 1 | |
| 13. | 2025_SK_STT_073001800065_Daftar-Pustaka.pdf | 2 | |
| 14. | 2025_SK_STT_073001800065_Lampiran.pdf | 7 |
|
P Peledakan merupakan metode utama dalam proses pemberaian batuan pada kegiatan penambangan di pt indocement tunggal prakarsa tbk yang berlokasi di citeureup, kabupaten bogor, jawa barat. perusahaan ini menggunakan sistem penambangan terbuka untuk memperoleh batu gamping sebagai bahan baku utama produksi semen. sistem tambang yang digunakan merupakan metode quarry, yaitu teknik penambangan terbuka yang dilakukan pada permukaan bumi dengan mengikuti sebaran serta kemiringan lapisan batuan. peledakan dinilai berhasil apabila fragmentasi batuan sudah sesuai dengan ukuran standar perusahaan, hal ini berpengaruh terhadap efektivitas pemuatan, pengangkutan serta kemampuan crusher dalam menerima material. pt indocement memiliki kapasitas ukuran umpan crusher 150 cm. diatas 150 cm ukuran fragmen maka akan disebut dengan boulder, dengan ini maka akan adanya penurunan efisiensi kerja. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh geometri terhadap hasil fragmentasi batuan serta pengaruhnya terhadap digging time quarry d blok iii di pt indocement tunggal prakarsa tbk. parameter geometri meliputi burden, spacing, stemming, kedalaman lubang ledak, subdrilling, panjang kolom bahan peledak, serta powder factor (rasio bahan peledak terhadap massa batuan). nilai powder factor yang telah ditetapkan perusahaan adalah sebesar 0,182 kg/m3. perhitungan nilai powder factor sangat diperhatikan, karena berpengaruh terhadap hasil ukuran fragmentasi batuan peledakan. nilai powder factor yang rendah akan menghasilkan ukuran batuan yang besar, akan tetapi apabila penggunaan powder factor yang terlalu besar maka besar juga penggunaan bahan peledak. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data primer serta data sekunder. data primer diperoleh dengan pengamatan secara langsung di lokasi penelitian seperti geometri aktual, diskontinuitas batuan, pengambilan foto fragmentasi hasil peledakan, serta pencatatan data untuk digging time. data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan seperti desain geometri perusahaan, dan spesifikasi bahan peledak. evaluasi kualitas fragmentasi menggunakan metode teoritis kuz-ram dan dengan metode image analysis menggunakan software split desktop. metode kuz-ram guna untuk memperediksi ukuran rata-rata fragmen batuan hasil peledakan dengan parameter peledakan serta karakteristik massa batuan. metode image analysis dengan software split desktop digunakan untuk analisis pengukuran distribusi ukuran fragmentasi batuan dengan foto hasil peledakan. hasil perbandingan analisis dari teoritis yang menggunakan metode kuz-ram dan image analysis dengan menggunakan software split desktop dengan ukuran yang menjadi ketetapan perusahaan yaitu ≤150 cm dan dikaitkan dengan digging time aktual. penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh desain geometri peledakan terhadap fragmentasi. desain geometri peledakan yang optimal memperoleh ukuran fragmentasi yang sesuai yaitu dibawah 150 cm dengan digging time kurang dari 45 detik. geometri pengujian yang optimal dapat menurunkan nilai powder factor tanpa mengurangi turunnya kualitas fragmentasi batuan, apabila ketidaktepatan parameter geometri peledakan menyebabkan peningkatan boulder. hasil metode kuz-ram dan software split desktop memiliki hasil yang yang berbeda hal ini diakibatkan metode kuz-ram dilakukan dengan pendekatan empiris sedangkan software split desktop dengan pendekatan visual. dengan dua metode analisis menghasilkan hasil yang akurat. dari hasil evaluasi digging time, diketahui bahwa fragmen yang berukuran seragam serta lebih kecil akan mempercepat waktu penggalian. dengan ini akan mengoptimalkan kinerja pemuatan dan pengangkutan. penelitian ini menyimpulkan bahwa desain geometri peledakan dan penentuan nilai powder factor yang optimal sangat berpengaruh terhadap kualitas fragmentasi batuan serta waktu penggalian. hasil rekomendasi geometri diperoleh hasil powder factor 0,13 kg/m3 dengan ukuran fragmentasi rata-rata 21 cm.
B Blasting is the main method in the rock breaking process in mining activities at pt indocement tunggal prakarsa tbk located in citeureup, bogor regency, west java. this company uses an open mining system to obtain limestone as the main raw material for cement production. the mining system used is the quarry method, which is an open mining technique carried out on the earth\\\'s surface by following the distribution and slope of rock layers. blasting is considered successful if the rock fragmentation is in accordance with the company\\\'s standard size, this affects the effectiveness of loading, transportation and the ability of the crusher to receive material. pt indocement has a crusher feed size capacity of 150 cm. above 150 cm the fragment size will be called a boulder, with this there will be a decrease in work efficiency. this study aims to analyze the effect of geometry on the results of rock fragmentation and its effect on the digging time of quarry d block iii at pt indocement tunggal prakarsa tbk. geometry parameters include burden, spacing, stemming, blast hole depth, subdrilling, explosive column length, and powder factor (ratio of explosives to rock mass). the powder factor value that has been set by the company is 0.182 kg/m3. the calculation of the powder factor value is very important, because it affects the results of the size of the blasting rock fragmentation. a low powder factor value will produce a large rock size, but if the use of a powder factor that is too large, the use of explosives will also be large. this study uses a qualitative method by collecting primary data and secondary data. primary data were obtained by direct observation at the research location such as actual geometry, rock discontinuity, taking photos of blasting fragmentation, and recording data for digging time. secondary data were obtained from company documents such as company geometry designs, and explosive specifications. evaluation of fragmentation quality using the kuz-ram theoretical method and the image analysis method using split desktop software. the kuz-ram method is used to predict the average size of blasting rock fragments with blasting parameters and rock mass characteristics. image analysis method with split desktop software is used for analysis of rock fragmentation size distribution measurement with blasting result photos. the results of comparative analysis from theoretical using kuz-ram method and image analysis using split desktop software with size become company regulation which is ≤150 cm and associated with actual digging time. this study shows that there is influence of blasting geometry design on fragmentation. optimal blasting geometry design obtains appropriate fragmentation size which is below 150 cm with digging time less than 45 seconds. optimal testing geometry can reduce the powder factor value without reducing the quality of rock fragmentation, if the inaccuracy of the blasting geometry parameters causes an increase in boulders. the results of the kuz-ram method and the split desktop software have different results, this is because the kuz-ram method is carried out with an empirical approach while the split desktop software uses a visual approach. with two analysis methods producing accurate results. from the results of the digging time evaluation, it is known that fragments that are uniform in size and smaller will speed up the excavation time. this will optimize the loading and transportation performance. this study concludes that the design of the blasting geometry and the determination of the optimal powder factor value greatly affect the quality of rock fragmentation and excavation time. the geometric recommendations obtained a powder factor of 0,13 kg/m3 with an average fragmentation size 21 cm.