DETAIL KOLEKSI

Pengukuran tingkat kepuasan kerja dan hubungannya dengan tingkatperformansi karyawan pada PT. Citra Bangun Sanjaya


Oleh : David

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Sucipto Adisuwiryo

Subyek : Performance standards;Human engineering;Personnel management

Kata Kunci : job satisfaction, performance level, employees, PT. Citra Bangun Sanjaya

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2004_TA_STI_06300167_Halaman-Judul.pdf
2. 2004_TA_STI_06300167_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2004_TA_STI_06300167_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2004_TA_STI_06300167_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2004_TA_STI_06300167_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf
6. 2004_TA_STI_06300167_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2004_TA_STI_06300167_Bab-5_Analisa.pdf
8. 2004_TA_STI_06300167_Bab-6_Usulan.pdf
9. 2004_TA_STI_06300167_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2004_TA_STI_06300167_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2004_TA_STI_06300167_Lampiran.pdf

P PT. Citra Bangun Sanjaya adalah sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang manufaktur industri percetakan plastik yang didirikan pada tahun 1989. Produk yang dihasilkan adalah kemasan plastik yang dicetak sesuai pesanan untuk digunakan industri-industri lainnya. Permasalahan yang menonjol pada PT. Citra Bangun Sanjaya adalah tingginya tingkat turnover karyawan yaitu rata-ratanya sebesar 25,67 % untuk 5 tahun terakhir. Selain itu Pula terdapat 2 aksi mogok karyawan pada tahun 2002 dan 2003. Pemogokan dan turnover yang terjadi membuat perusahaan tidak berjalan dengan optimal. Penelitian pada PT. Citra Bangun Sanjaya dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan kerja dan hubungannya dengan performansi karyawan. Tahap pengolahan data terbagi menjadi 2 bagian utama, yaitu pengukuran kepuasan kerja dan pengukuran performansi. Pengukuran korelasi Spearman dilakukan untuk melihat hubungan yang terjadi antara kepuasan kerja dengan performansi. Untuk pengukuran kepuasan kerja, terbagi menjadi 2 tahap yaitu penyajian statistik deskriptif yang disajikan berupa penyajian nilai tengah dan pie chart dan tahap kedua adalah peta kepentingan kepuasan. Peta kepentingan kepuasan disajikan secara keseluruhan dan menurut faktor demografi yang ada. Analisa terbagi menjadi 2 bagian yaitu analisa kepuasan kerja dan analisa korelasi kepuasan kerja dengan performansi. Sedangkan untuk analisa kepuasan kerja, dibagi menjadi 3 bagian yaitu analisa gambaran umum kepuasan kerja, analisa tingkat kepentingan dan kepuasan secara keseluruhan dan analisa peta kepentingan kepuasan. Usulan diberikan kepada perusahaan untuk meningkatkan faktor-faktor kepuasan kerja yang berada pada kuadran II pada peta kepentingan kepuasan. Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa rata-rata tingkat kepentingan faktor kepuasan kerja tertinggi adalah sebesar 4,41 untuk faktor kompensasi. Faktor kompensasi dirasakan oleh para karyawan memiliki tingkat kepentingan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan faktor lainnya. Sedangkan rata-rata tingkat kepuasan kerja tertinggi adalah sebesar sebesar 3,72 untuk faktor nilai moral. Faktor nilai moral memiliki tingkat kepuasan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan faktor lainnya. Rata-rata performansi karyawan PT. Citra Bangun Sanjaya adalah sebesar 3,02. Hubungan yang terjadi antara kepuasan kerja dengan performansi karyawan secara keseluruhan adalah sebesar 0,500. Pada akhirnya disarankan kepada perusahaan untuk melakukan evaluasi kepuasan kerja secara berkala dan mengambil tindakan atau strategi untuk menghadapi masalah Sumber Daya Manusia.

P PT. Citra Bangun Sanjaya is a private company established in 1989 that operates in the plastic printing manufacturing industry. Its products consist of custom-printed plastic packaging intended for use by other industries. A significant issue facing PT. Citra Bangun Sanjaya is its high employee turnover rate, which has averaged 25.67% over the past five years. Additionally, the company experienced employee strikes in both 2002 and 2003. These strikes and turnover rates have hindered the company's optimal operation. This study was conducted at PT. Citra Bangun Sanjaya to identify the level of job satisfaction and its relationship with employee performance. The data processing phase was divided into two main parts: measuring job satisfaction and measuring performance. Spearman correlation analysis was used to examine the relationship between job satisfaction and performance. The measurement of job satisfaction involved two stages: descriptive statistical analysis (presented via median values ​​and pie charts) and the creation of an importance-satisfaction map. This map was presented both overall and broken down by demographic factors. The analysis was divided into two sections: an analysis of job satisfaction and an analysis of the correlation between job satisfaction and performance. The job satisfaction analysis was further subdivided into three parts: an overview of job satisfaction, an analysis of overall importance and satisfaction levels, and an analysis of the importance-satisfaction map. Recommendations were proposed to the company to improve job satisfaction factors located in Quadrant II of the importance-satisfaction map. The study concluded that the highest average importance rating among job satisfaction factors was 4.41, attributed to the compensation factor; employees perceived compensation as the most important factor compared to all others. Meanwhile, the highest average job satisfaction score was 3.72, observed for the moral values ​​factor; this factor yielded the highest satisfaction level compared to the others. The average employee performance at PT. Citra Bangun Sanjaya was 3.02. The overall correlation between job satisfaction and employee performance was 0.500. Consequently, it is recommended that the company conduct periodic evaluations of job satisfaction and implement measures or strategies to address human resource issues.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?