Identifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja pada PT. Pacific Prestress Indonesia
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2003
Pembimbing 1 : Tri Wulandari SD
Subyek : Risk management;Industrial safety
Kata Kunci : causes, work accidents, PT. Pacific Prestress Indonesia
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2003_TA_STI_06398043_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2003_TA_STI_06398043_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2003_TA_STI_06398043_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2003_TA_STI_06398043_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2003_TA_STI_06398043_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2003_TA_STI_06398043_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan.pdf |
|
|
| 7. | 2003_TA_STI_06398043_Bab-5_Analisa.pdf |
|
|
| 8. | 2003_TA_STI_06398043_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 2003_TA_STI_06398043_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 2003_TA_STI_06398043_Lampiran.pdf |
|
P PT. Pacific Prestress Indonesia adalah sebuah peruSalaan yarrg bergerak .dalam bidang pembuatan tiang pancang atau biasa disebut paku banyak digunakan oleh masyrakat luas untuk melakukan berbagai „jembatan layang,gedung pencakar langit dan lainnva, perusahaan menggunakan bahan 1alcu semen kawat spiral bcsi,kerikil yang diolah dengan mesin-mesin berat -Scperti mcsiEi,giling, mesin spinning, mesin uap dan lain sebagainya. '• :,- Korban kecelakaan kerja yang terjadi di pem'szthaaril tersebut terjadi peningkatan yang cukup drastis yaitu dari 6 kali per tahun menjadi 26 kecelakaan (khususnya diarea caging dari tahun ketahun selalu memiliki jumlah kecelakaan terbanyak dan area lainya).setelah itu setelah dilakukan pembobotan berdasarkan ratio keparahan cidera maka yang jumlahnya melebihi 50% adalah kecelakaan yang terjadi pada Alat gulung spiral dan Bucket pengangkut untuk menekan kembali jumlah kecelakaan kerja maka perlu diadakan penelitian tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja, hal - hal yang mempengaruhinya dan elemen kerja serta memberikan usulan perbaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada PT. PASIFIC PRESTRESS Untuk perhitungan ratio kekerapan cidera dan ratio keparahan cidera menggunakan data yang ada diperasahaan. Untuk mengidentifikasikan faktor-faktor penyebab kecelakaan berdasarkan teori akar kecelakaan kerja. Dimana pemilihan faktor penyebab tersebut menggunakan diskusi dengan pars experts. Untuk mengetahui kekuatan hubungan antara faktor penyebab dengan kecelakaan kerja digunakan kuistioner yang disebarkan kepada responden (khususnya diarea caging) untuk melihat linearitas hubungan faktor-faktor penyebab kecelakaan. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai ratio keparahan cidera masing-masing adalah untuk 46.88 (alat gulung spiral) dan 76.92 (bucket pengangkut) korban kecelakaan terjadi setiap juta man-hours kerja dan 46.88 hari hilang dalam waktu satu juta jam produktif.(untuk Alat gulung .•,\Iiral)dan 76.92 hari hilang (untuk Buckrt pengangkut) Sedangkan faktor-faktor yang menyebaAan kecelakaan kerja adalah faktor manusia, faktor lingkungan dan faktor penyimpangan kebijakan K3. dengan hal - hal yang memepegaruhi temperature,sirkulasi,dan display serta beberapa keluhan pada tubuh bagian bawah dan tengahHasil Usulan perbaikan yang harus dilakukan oleh perusahaan adalah membuat dan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.5/1996 serta mengaudit SMK3 tersebut secara periodik setiap 3-6 bulan. Untuk perbaikan lingkungan kerja adalah penambahan jumlah display dengan penempatan yang strategis, melakukan penghijauan disekeliling lokasi pabrik dan mewajibkan kepada semua pekerja untuk menggunakan masker sebagai pelindung pernafasan yang telah disediakan oleh pihak perusahaan.,mengadakan kembali training untukpara pekerjanya
P PT. Pacific Prestress Indonesia is a company engaged in the manufacture of piles or commonly called nails widely used by the wider community to carry out various 'flyovers, skyscrapers and others, the company uses 1alcu cement spiral wire bcsi, gravel processed by heavy machinery - Such as mcsiEi, mills, spinning machines, steam engines and so on. '• :,- Victims of work accidents that occurred in the pem'szthaaril experienced a drastic increase, namely from 6 times per year to 26 accidents (especially in the caging area from year to year always has the highest number of accidents and other areas). after that after weighting based on the injury severity ratio, the number exceeding 50% is an accident that occurred in the spiral roller and transport bucket to suppress the number of work accidents, it is necessary to conduct research on occupational safety and health. To identify the factors causing work accidents, things that influence them and work elements and provide suggestions for improving Occupational Safety and Health at PT. PASIFIC PRESTRESS For the calculation of the injury frequency ratio and injury severity ratio using existing data in the company. To identify the factors causing accidents based on the theory of the root causes of work accidents. Where the selection of the causal factors uses discussions with experts. To determine the strength of the relationship between causal factors and work accidents, a questionnaire was distributed to respondents (especially in the caging area) to see the linearity of the relationship between the factors causing accidents. From the calculation results obtained the injury severity ratio value is for 46.88 (spiral rollers) and 76.92 (transport buckets) accident victims occur every million man-hours of work and 46.88 days lost in one million productive hours. (for spiral rollers) and 76.92 days lost (for transport buckets) While the factors that cause work accidents are human factors, environmental factors and deviation factors from K3 policies. with things that affect temperature, circulation, and display as well as several complaints in the lower and middle body. Results The proposed improvements that must be made by the company are to create and implement an Occupational Safety and Health Management System (SMK3) based on the Minister of Manpower Regulation No. 5/1996 and to audit the SMK3 periodically every 3-6 months. To improve the work environment, increase the number of displays with strategic placement, carry out greening around the factory location and require all workers to use masks as respiratory protection that has been provided by the company, hold training again for its workers.