Penerapan prinsip separate legal entity terhadap induk perusahaan atas tindakan anak perusahaan badan usaha milik negara yang merugikan pihak ke tiga (studi kasus pt indonesia farma (persero) tbk)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Sri Bakti Yunari
Kata Kunci : Separate Legal Entity; State-Owned Enterprise Holding Company; Parent Company; Subsidiary; Corporate
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200389_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200389_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200389_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | ||
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200389_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200389_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200389_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200389_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | ||
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200389_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200389_Bab-2.pdf | 46 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200389_Bab-3.pdf | 25 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200389_Bab-4.pdf | 19 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200389_Bab-5.pdf | 4 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200389_Daftar-Pustaka.pdf | 7 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200389_Lampiran.pdf | 34 |
|
P Pembentukan holding badan usaha milik negara bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, sinergi, dan daya saing perusahaan negara. namun, hukum indonesia belum secara khusus mengatur hubungan antara induk dan anak perusahaan dalam struktur holding, sehingga setiap perseroan tetap tunduk pada prinsip separate legal entity. permasalahan muncul ketika pt indofarma (persero) tbk mengalami dugaan penyimpangan laporan keuangan, kesulitan keuangan, proses penundaan kewajiban pembayaran utang, kewajiban kepada kreditur, serta tunggakan kepada karyawan. di sisi lain, pt bio farma (persero) sebagai induk perusahaan dan pemegang saham mayoritas memberikan dukungan pendanaan serta bantuan dalam penyelesaian permasalahan tersebut. penelitian ini membahas penerapan prinsip separate legal entity terhadap pt bio farma (persero) atas tindakan pt indofarma (persero) tbk serta bentuk pertanggungjawaban induk perusahaan atas tindakan anak perusahaan yang merugikan pihak ketiga. penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, doktrin, dan dokumen perusahaan. hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip separate legal entity belum diterapkan secara sempurna karena pt bio farma (persero) secara berkala memberikan pinjaman dan dukungan pendanaan agar pt indofarma (persero) tbk tetap dapat menjalankan kegiatan operasionalnya, sehingga batas pemisahan kedua entitas menjadi kabur. oleh karena itu, pt bio farma (persero) dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan pengendalian dominan, intervensi berlebihan, penyalahgunaan kedudukan sebagai pemegang saham, atau tindakan yang menghilangkan kemandirian anak perusahaan.
T The establishment of state-owned enterprise holding companies is intended to improve the efficiency, synergy, and competitiveness of state-owned enterprises. however, indonesian law does not specifically regulate the relationship between parent companies and subsidiaries within a holding-company structure. consequently, each company remains subject to the separate legal entity principle. legal issues arose when pt indofarma (persero) tbk faced alleged financial statement irregularities, financial distress, suspension of debt payment obligations proceedings, outstanding obligations to creditors, and unpaid employee entitlements. meanwhile, pt bio farma (persero), as the parent company and majority shareholder, provided financial support and assistance in resolving these issues. this research examines the application of the separate legal entity principle to pt bio farma (persero) in relation to the actions of pt indofarma (persero) tbk and analyses the potential liability of the parent company for actions of its subsidiary that cause losses to third parties. this research employs a descriptive normative legal method using statutory, doctrinal, and corporate-document approaches. the results indicate that the separate legal entity principle has not been fully implemented in practice because pt bio farma (persero) continuously provided periodic loans and financial support to enable pt indofarma (persero) tbk to maintain its operations, thereby blurring the legal boundaries between the two entities. therefore, pt bio farma (persero) may be held liable if it is proven to have exercised dominant control, excessively intervened in the subsidiary’s management, abused its position as a shareholder, or undertaken actions that deprived the subsidiary of its independence.