DETAIL KOLEKSI

Usulan sistem pengukuran kinerja PT Garuda Indonesia yang berfokus pada strategiperusahaan guna menghadapi era persaingan yang kompetitif


Oleh : Leonardi

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Roesmin Darwis

Subyek : Personnel management;Organizational effectiveness

Kata Kunci : performance measurement system, PT Garuda Indonesia, company, intense competition

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_STI_06399090_Halaman-Judul.pdf
2. 2003_TA_STI_06399090_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2003_TA_STI_06399090_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2003_TA_STI_06399090_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2003_TA_STI_06399090_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2003_TA_STI_06399090_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf
7. 2003_TA_STI_06399090_Bab-5_Perancangan-Kerangka-Balanced-Scorecard-Pada-PT.Garuda-Indonesia.pdf
8. 2003_TA_STI_06399090_Bab-6_Pengukuran-Kinerja-PT.Garuda-Indonesia-Memakai-Metode-Balanced-Scorecard.pdf
9. 2003_TA_STI_06399090_Bab-7_Analisa-Model-Balanced-Scorecard-Pada-PT.Garuda-Indonesia.pdf
10. 2003_TA_STI_06399090_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2003_TA_STI_06399090_Lampiran.pdf

D Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat maka setiap perusahaan harus berusaha untuk meningkatkan performansi dari kinerja perusahaan. Maka dari itu, perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan pengukuran kinerja dari segi keuangan saja tetapi juga harus memperhatikan dari aspek-aspek lainnya yang juga akan mempengaruhi kinerja perusahaan seperti kepuasan dari konsumen atau motivasi dan keahlian dari pegawai. Balanced Scorecard (BSC) adalah suatu sistem pengukuran kinerja perusahaan yang terdiri dari empat perspektif yaitu perspektif finansial, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Jadi Balanced Scorecard tidak mengukur hanya dari segi finansial saja tetapi juga dari aspek-aspek lainnya. Untuk merancang Balanced Scorecard kita harus menerjemahkan misi, visi, dan strategi perusahaan ke dalam tujuan strategis kemudian menentukan tolak ukur dan target yang ingin dicapai, dan juga inisiatif-insiatif yang akan dilakukan perusahaan untuk mencapai keberhasilan Balanced Scorecard. PT Garuda Indonesia adalah salah satu perusahaan jasa yang bergerak di bidang transportasi yaitu jasa penerbangan. Untuk mengetahui keberhasilan perusahaan maka PT Garuda Indonesia juga melakukan pengukuran kinerja untuk mengetahui hasil yang telah dicapai perusahaan. Maka dari itu akan diusulkan menggunakan metode Balanced Scorecard untuk mengukur kinerja perusahaan dengan harapan agar kinerja perusahaan akan lebih baik lagi dan dapat meningkatkan keuntungan perusahaan. Untuk merancang model Balanced Scorecard membutuhkan data-data yang telah berhasil dikumpulkan dari PT Garuda Indonesia dan kemudian diolah agar dapat mengukur kinerja PT Garuda Indonesia. Selain data yang berhasil dikumpulkan, kita juga harus membuat strategy map, hubungan sebab-akibat, faktor pendorong kinerja, dan keterkaitan dengan masalah finansial untuk mengetahui apakah model Balanced Scorecard yang dirancang berhasil atau tidak. Hasil yang diperoleh dari pengukuran kinerja PT Garuda Indonesia adalah sebagai berikut pada perspektif finansial nilai kinerjanya adalah 3.4 yang berarti nilai kinerjanya cukup baik, pada perspektif pelanggan nilai kinerjanya adalah 3 yang berarti nilai kinerjanya cukup balk, pada perspektif proses bisnis internal nilai kinerjanya adalah 2 yang berarti nilai kinerjanya buruk , dan pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan nilai kinerjanya adalah 3.6 yang berarti nilai kinerjanya cukup baik. Nilai total dari pengukuran kinerja pada PT Garuda Indonesia adalah 3 yang berarti bahwa kinerja dari perusahaan secara keseluruhan adalah cukup baik.

T To cope with increasingly intense competition, companies must strive to enhance their performance. Consequently, companies can no longer rely solely on financial performance metrics; they must also consider other factors that influence performance, such as customer satisfaction and employee motivation or expertise. The Balanced Scorecard (BSC) is a performance measurement system comprising four perspectives: financial, customer, internal business processes, and learning and growth. Thus, the Balanced Scorecard evaluates performance beyond just financial terms, incorporating other critical aspects. Designing a Balanced Scorecard involves translating the company's mission, vision, and strategy into strategic objectives, establishing performance measures and targets, and identifying the initiatives required to achieve success. PT Garuda Indonesia is a service company operating in the transportation sector—specifically, air travel. To gauge its success, the company measures its performance outcomes. Therefore, the Balanced Scorecard method is proposed to measure performance, with the aim of improving operational results and increasing profitability. Designing the Balanced Scorecard model requires data collected from PT Garuda Indonesia, which is then processed to assess the company's performance. In addition to the collected data, the process involves creating a strategy map, establishing cause-and-effect relationships and performance drivers, and linking these elements to financial outcomes to determine the model's effectiveness. The results of the performance measurement for PT Garuda Indonesia are as follows: the performance score for the financial perspective is 3.4, indicating "quite good" performance; the score for the customer perspective is 3, indicating "quite good" performance; the score for the internal business process perspective is 2, indicating "poor" performance; and the score for the learning and growth perspective is 3.6, indicating "quite good" performance. The total performance measurement score for PT Garuda Indonesia is 3, signifying that the company's overall performance is "quite good."

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?