DETAIL KOLEKSI

Evaluasi kepuasan pelanggan gelanggang renang ancol berdasarkan strategi peningkatan kepuasan pelanggan


Oleh : Dyah Ayu Puspitasari

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Tri Wulandari Sd

Pembimbing 2 : Dadang Surjasa

Subyek : Strategic planning;Customer services;Communication system

Kata Kunci : customer satisfaction, swimming complex, Ancol, improvement strategy, customer satisfaction

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_STI_06399151_Halaman-Judul.pdf
2. 2003_TA_STI_06399151_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2003_TA_STI_06399151_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2003_TA_STI_06399151_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2003_TA_STI_06399151_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2003_TA_STI_06399151_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2003_TA_STI_06399151_Bab-5_Analisa-Hasil.pdf
8. 2003_TA_STI_06399151_Bab-6_Usulan-Strategi-Pemasaran.pdf
9. 2003_TA_STI_06399151_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2003_TA_STI_06399151_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2003_TA_STI_06399151_Lampiran.pdf

K Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia sejak beberapa tahun silam dan semakin banyaknya jenis tempat rekreasi dan hiburan saat ini memberikan efek samping terjadinya penurunan pengunjung pada Gelanggang Renang Ancol. Hal itu menyebabkan PT. Taman Impian Jaya Ancol sebagai pengelola Taman Impian Jaya Ancol hares menentukan strategi pemasaran yang tepat dengan mengetahui karakteristik dan perilaku pengunjung, pasar sasaran yang dituju dan atribut-atribut yang hams ditingkatkan dan dipertahankan untuk memperoleh strategi pemasaran yang sesuai sehingga dapat meraih kepuasan konsumen. Penelitian awal dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pendahuluan untuk mengetahui atribut-atribut yang dipertimbangkan konsumen dalam memilih tempat untuk melakukan aktivitas berenang khususnya di obyek wisata renang. Langkah selanjutnya adalah merancang kuesioner penelitian. Sebelum kuesioner penelitian disebarkan kepada responden, terlebih dahulu dilakukan pretest terhadap 30 orang responden. Adapun kuesioner penelitian tersebut terdiri dan 4 bagian pertanyaan, yaitu screening responden, identitas responden, perilaku konsumen, dan atribut pemilihan tempat berenang. Hasil penelitian diolah dengan menggunakan program SPSS versi 9.01, yaitu dengan analisa duster,analisa diskriminan, crosstab dan analisa kuadran. Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa terdapat 3 cluster atau segmen yang terbentuk, yaitu: segmen 1 mementingkan atribut lokasi mudah dijangkau, harga tiket masuk, fasilitas P3K, dan kios-kios makanan dan minuman yang ada. Segmen ini terdiri 39 responden dengan presentase sebesar 3 5,14%. Segmen 2 mementingkan atribut pelayanan, fasilitas penyewaan alat-alat renang, variasi jenis kolam, tempat bilas yang tersedia dan kamar ganti yang tersedia. Segmen ini terdiri 49 responden dengan presentase sebesar 44,14%. Sedangkan segmen 3 tidak memiliki ciri khas mementingkan atribut tertentu dibandingkan segmen lainnya. Segmen ini terdiri 23 responden dengan presentase sebesar 20,72%. Responden yang termasuk dalam segmen 1 memiliki pemasukkan per bulan sebesar Rp 100.000,00 - Rp 500.000,00 dengan jumlah kedatangan dalam setahun sebanyak 1-2 kali.Responden yang termasuk dalam segmen 2 memiliki pemasukkan per bulan sebesar Rp 100.000,00 - Rp 500.000,00 dengan jumlah kedatangan dalam setahun sebanyak 3-4 kali. Responden yang termasuk dalam segmen 3 memiliki pemasukkan per bulan sebesar Rp 500.001,00 - Rp 1.000.000,00 dengan jumlah kedatangan dalam setahun sebanyak 5-6kali. Atribut yang perlu dipertahankan antara lain kamar ganti yang tersedia, kios-kios makanan dan minuman yang ada, fasilitas pendukung kolam, variasi jenis kolam, toilet yang tersedia, kenyamanan berenang dan fasilitas P3K. Sedangkan atribut yang perlu ditingkatkan antara fain kebersihan kolam dan lingkungan sekitar, perhatian dan tindak lanjut terhadap keluhan dan saran dari konsumen, lokasi yang mudah dijangkau, pelayanan, promosinklan yang menarik, fasilitas penyewaan alat-alat renang dan acara-acara yang ditampilkan Strategi pemasaran yang diusulkan untuk Gelanggang Renang Ancol antara lain memilih segmen 1 dan 2 sebagai segmen sasaran karena pangsa pasar yang cukup besar dan atribut-atribut yang dipentingkan telah dimiliki Gelanggang Renang Ancol , Usulan salah satu pernyataan positioning yang sesuai dengan atribut yang dipentingkan konsumen segmen terpilih yaitu "Terbesar dan Terlengkap", menerapkan inovasi barn pada beberapa kolam yang ada, menambah jumlah petugas kebersihan dan menyediakan sarana transportasi dari pintu gerbang ke area Gelanggang Renang Ancol,

T The economic crisis that has affected Indonesia for several years, combined with the proliferation of diverse recreation and entertainment venues, has led to a decline in visitor numbers at the Ancol Swimming Complex. Consequently, PT. Taman Impian Jaya Ancol—the complex's operator—must devise an appropriate marketing strategy. This requires understanding visitor characteristics and behavior, identifying the target market, and determining which attributes need improvement or maintenance to ensure consumer satisfaction. Preliminary research involved distributing a survey to identify the attributes consumers consider when choosing a swimming venue. Subsequently, the main research questionnaire was designed and pre-tested on 30 respondents. The questionnaire comprised four sections: respondent screening, respondent demographics, consumer behavior, and attributes influencing the choice of swimming venue. Data analysis was performed using SPSS version 9.01, employing cluster analysis, discriminant analysis, crosstabulation, and quadrant analysis. The results revealed the formation of three distinct clusters or segments: Segment 1 prioritized attributes such as accessibility (ease of reaching the location), ticket prices, first-aid facilities, and the availability of food and beverage kiosks; this segment comprised 39 respondents (35.14% of the total). Segment 2 prioritized service quality, swimming equipment rental facilities, pool variety, and the availability of rinsing areas and changing rooms; this segment comprised 49 respondents (44.14%). Segment 3, comprising 23 respondents (20.72%), did not exhibit a preference for specific attributes compared to the other segments. Respondents in Segment 1 have a monthly income of IDR 100,000.00 – IDR 500,000.00 and visit 1–2 times a year. Respondents in Segment 2 have a monthly income of IDR 100,000.00 – IDR 500,000.00 and visit 3–4 times a year. Respondents in Segment 3 have a monthly income of IDR 500,001.00 – IDR 1,000,000.00 and visit 5–6 times a year. Attributes that should be maintained include the availability of changing rooms, existing food and beverage kiosks, pool support facilities, the variety of pool types, available restrooms, swimming comfort, and first aid facilities. Meanwhile, attributes requiring improvement include the cleanliness of the pool and surrounding area, responsiveness to consumer complaints and suggestions, accessibility of the location, service quality, attractive promotional campaigns, swimming equipment rental facilities, and the events offered. Proposed marketing strategies for the Ancol Swimming Complex include targeting Segments 1 and 2 due to their significant market share and the fact that the complex already possesses the attributes valued by these groups; adopting a positioning statement—such as "The Largest and Most Complete"—that aligns with the attributes prioritized by the selected segments; implementing innovations in some of the existing pools; increasing the number of cleaning staff; and providing transportation from the entrance gate to the Ancol Swimming Complex area.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?