DETAIL KOLEKSI

Usulan perawatan pencegahan pada mesin drawing di PT. Terang Kita


Oleh : Krisna Budi Aryoko

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Wawan Kurniawan

Subyek : Machinery in the workplace - Maintenance and repair

Kata Kunci : maintenance, prevention, drawing machine, PT. Terang Kita

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_STI_06399133_Halaman-Judul.pdf
2. 2003_TA_STI_06399133_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2003_TA_STI_06399133_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2003_TA_STI_06399133_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2003_TA_STI_06399133_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2003_TA_STI_06399133_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2003_TA_STI_06399133_Bab-5_Analisa-Hasil.pdf
8. 2003_TA_STI_06399133_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
9. 2003_TA_STI_06399133_Daftar-Pustaka.pdf
10. 2003_TA_STI_06399133_Lampiran.pdf

P PT. Terang Kita atau yang sering dikenal dengan tranka kabel merupakan perusahaan kabel pertama di Indonesia yang bertujuan untuk menjadi pelopor dalam produksi kabel didalam negeri dan juga untuk menjadi yang terbaik di Indonesia dalam memproduksi kabel. Jenis Kabel _yang dihasilkan oleh PT.Terang Kita ada dua jenis yaitu kabel listrik dan kabel telepon. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah apabila sering terjadinya downtime pada beberapa mesin Drawing , terutama Mesin Drawing Type F-13. Terjadinya Downtime ini menyebabkan kelancaran produksi menjadi terganggu. Untuk mengatasi hal itu maka dibuat suatu usulan penentuan jumlah frekuensi pemeriksaan dan interval penggantian dengan menggunakan kriteria minimasi downtime . Langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan mesin yang memiliki downtime tertinggi selama periode Maret 2002 hingga April 2003 yaitu mesin Drawing Type F-13. Langkah selanjutnya adalah menentukan komponen kritis dengan menggunakan diagram pareto, dan terpilih komponen Seal Cylinder , Carbon Brush , Ring Capstand sebagai komponen kritis. Kemudian dilakukan perhitungan IVITTF dan MTTR untuk setiap komponen kritis dan didapatkan MTTF untuk komponen Seal Cylinder sebesar 662,7083333 jam , untuk komponen Carbon Brush sebesar 297,083333 jam , dan untuk komponen Ring Capstand sebesar 222,7914537 jam. MTTR yang dihasilkan oleh komponen Seal Cylinder sebesar 1,341514 jam , untuk komponen Carbon Brush 1,548021 jam , dan untuk komponen Ring capstand sebesar 1,652351 jam . Setelah mendapatkan perhitungan MTTF dan MTTR langkah selanjutnya adalah perhitungan interval penggantian pencegahan dan interval waktu pemeriksaan optimal. Interval penggantian pencegahan untuk komponen Seal Cylinder sebesar 1153 jam , Carbon Brush adalah 308 jam dan Untuk Ring Capstand sebesar 180 jam . Adapun interval waktu pemeriksaan optimal untuk komponen Seal Cylinder adalah setiap 281 jam , Carbon Brush setiap 281 jam , dan Ring Capstand setiap 140 jam. Dengan menggunakan nilai interval penggantian pencegahan dan interval waktu pemeriksaan optimal maka didapatkan nilai availibilitas untuk masing-masing komponen. Tingkat availabilitas penggantian pencegahan untuk komponen Seal Cylinder adalah 0,998736569 , Carbon Brush adalah 0,99654 , dan Ring Capstand adalah 0,99440745 . Sedangkan tingkat availability pemeriksaan untuk komponen Seal Cylinder sebesar 0,998979934 , Carbon Brush sebesar 0,99871672 , dan Ring Capstand sebesar 0,99786844.

P PT. Terang Kita—commonly known as Tranka Kabel—is Indonesia's first cable company, aiming to pioneer domestic cable production and establish itself as the country's leading cable manufacturer. The company produces two types of cables: power cables and telephone cables. A recurring issue faced by the company is frequent downtime on several wire-drawing machines, particularly the Type F-13 Drawing Machine, which disrupts production flow. To address this, a proposal was developed to determine inspection frequencies and replacement intervals based on downtime minimization criteria. The first step involved identifying the machine with the highest downtime between March 2002 and April 2003, which was the Type F-13 Drawing Machine. Next, critical components were identified using a Pareto diagram; the Cylinder Seal, Carbon Brush, and Capstand Ring were selected as the critical components. Calculations for MTTF (Mean Time To Failure) and MTTR (Mean Time To Repair) were then performed for each critical component, yielding MTTF values ​​of 662.7083333 hours for the Cylinder Seal, 297.083333 hours for the Carbon Brush, and 222.7914537 hours for the Capstand Ring. The calculated MTTR values ​​were 1.341514 hours for the Cylinder Seal, 1.548021 hours for the Carbon Brush, and 1.652351 hours for the Capstand Ring. Following the MTTF and MTTR calculations, the preventive replacement intervals and optimal inspection intervals were determined. The preventive replacement intervals were calculated as 1,153 hours for the Cylinder Seal, 308 hours for the Carbon Brush, and 180 hours for the Capstand Ring. The optimal inspection intervals were determined to be every 281 hours for the Cylinder Seal, every 281 hours for the Carbon Brush, and every 140 hours for the Capstand Ring. Finally, using these preventive replacement and optimal inspection intervals, the availability value for each component was calculated. The preventive replacement availability rates are 0.998736569 for the Cylinder Seal component, 0.99654 for the Carbon Brush, and 0.99440745 for the Capstan Ring. Meanwhile, the inspection availability rates are 0.998979934 for the Cylinder Seal component, 0.99871672 for the Carbon Brush, and 0.99786844 for the Capstan Ring.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?