Perancangan dan pengembangan produk dental Chair portable untuk meningkatkan fungsi pemakaianan dalam aktifitas dibidang kesehatan gigi dan mulut
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : DKI Jakarta
Tahun Terbit : 2002
Pembimbing 1 : Roesmin Darwis
Subyek : Production process;Quality control
Kata Kunci : Dental unit production, Product design and development
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2002_TA_STI_06397067_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2002_TA_STI_06397067_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2002_TA_STI_06397067_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2002_TA_STI_06397067_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2002_TA_STI_06397067_Bab-3_Metodelogi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2002_TA_STI_06397067_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2002_TA_STI_06397067_Bab-5_Perancangan-Produk.pdf |
|
|
| 8. | 2002_TA_STI_06397067_Bab-6_Analisa.pdf |
|
|
| 9. | 2002_TA_STI_06397067_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 10. | 2002_TA_STI_06397067_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 11. | 2002_TA_STI_06397067_Lampiran.pdf |
|
B Bidang kesehatan gigi dan mulut harus selalu diupayakan agar pemerataan kesehatan dapat dilakukan sampai ke daerah yang jarang dijangkau karena semakin masih banyak masyarakat Indonesia yang menderita penyakit gigi dan mulut. Salah satu alat yang mempunyai peranan penting dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah Dental Chair, dimana alat ini berbentuk seperti kursi yang dapat disesuaikan posisi dari sandaran punggung maupun ketinggiannya serta dirancang seergonomis mungkin supaya dapat mempermudah .dokter gigi pada saat memeriksa schingga balk dokter maupun pasien akan merasa nyaman pada saat menggunakannya. PT Andini Sarana adalah sebuah pabrik manufaktur yang memproduksi peralatan dan perlengkapan untuk kebutuhan dokter gigi. Saat ini perusahaan tersebut belum pernah memproduksi dental chair yang bersifat portable Oleh karena itu diharapkan adanya suatu produk Dental Chair Portable yang dapat memudahkan para dokter gigi untuk melakukan praktek lapangan di daerah-daerah yang kurang memiliki fasilitas yang memadai. Pasar utama yang dituju oleh produk ini adalah dokter gigi dan rumah sakit. Sedangkan untuk pasar kedua yang dituju yaitu instansi kesehatan baik swasta maupun pemerintah yang mempunyai program praktek lapangan didaerah. Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan wawancara untuk mengetahui atribut-atribut yang diperlukan dari para responden. Terdapat 4 tipe respoden yang diwawancarai, yaitu dokter gigi yang pernah atau sedang melakukan praktek lapangan, rumah sakit yang mempunyai program praktek kerja lapangan, pihak perusahaan, dan pasien. Setelah didapat atribut-atribut tersebut maka langkah selanjutnya menentukan tingkat kepentingan berdasarkan kuesioner terhadap 100 responden, menentukan dafiar metrik, melakukan perhitungan data Anthropometri, serta menentukan nilai target setiap metriknya. Langkah selanjutnya adalah menyusun konsep yang dilakukan dengan memperjelas masalah, pencarian eksternal, pencarian internal, dan menggali secara sistematis sehingga didapat beberapa konsep pilihan. Ada 8 konsep yang berhasil dibentuk yang kemudian dilakukan seleksi konsep dengan cara penilaian konsep (metode yang digunakan dalam penilaian konsep adalah pro dan kontra). Dan dari hasil tersebut didapat bahwa konsep F merupakan konsep yang terbaik dengan nilai tertinggi, yaitu 3,3898. Konsep F tersebut direalisasikan menjadi suatu prototipe alfa dengan ukuran perbandingan 1: 0,5. Prototipe ini hanya memperlihatkan desain fisik tanpa memperlihatkan sistem kerja dari set up sandaran punggung dan ketinggian dudukan. Nilai untuk setiap matrik dari spesifikasi akhir yang didapat telah sesuai dengan nilai target yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sehingga perancangan dan pengembangan produk ini membawa kepada arah yang lebih balk dibandingkan dengan produk pembanding lainnya. Selain itu faktor harga yang menjadi masalah utama dapat diatasi dengan diperolehnya harga yang sesuai, yaitu sebesar 4 juta rupiah per unitnya. Sehingga dengan harga yang sesuai tersebut, diharapkan pemerataan kesehatan terutama gigi dan mulut dapat terus berjalan.
O Oral and dental hygiene must always be conducted in order to generalize hygiene even in remote areas due to the high number Indonesian suffering from oral and dental disease. One of the tools that perform an important role in overcoming the problem is the Dental Chair. The dental chair is a chair that has adjustable back rest and adjustable height designed as ergonomically as possible to give both dentists and patience comfort during dental checking.PT Andini Sarana is a company that manufactures dental tools and equipment. At this moment the company has never produced a portable dental chair. Therefore consumers hope that there can be a portable dental chair that can help dentists perform dental practice in remote areas. The primary market for this product is for dentists and hospitals. As for the secondary market, the product is meant for government and private health department that have dental practice program in remote areas.The first step of this research is to interview a number of people to determine the needed attributes. There are four types of respondent that are interviewed, the first is dentists who still perform and used to performed dental practice, second is hospitals that have dental practice program in rural or remote areas, third is the manufacturing company and finally is the patience. Afler those attributes are gathered, the next step is to determine level of importance based on the questioner from the 100 respondents, to determine metric table, to calculate anthropometry data, and to determine target value of every metric.The next step is to arrange the concept by explain the problem, external research, internal research, and to dig out systematically in order to achieve a few chosen concepts. There are 8 concepts achieved which then are selected by doing concept valuing (the method used is in the concept valuing is pro and contra). And from the result, concept F is proven to be the best concept with the highest value 3.389. Concept F is then realized to be an alpha prototype with scale of 1 : 0.5. This prototype only shows the physical design without showing the work design of the back rest set up and the seat height.The value for every metric from the last specification achieved is matched with target value determined before. Therefore the product design and development has gone to a better direction than the other benchmarking products. Moreover, the price factor can be remedied by attaining considerable price at Rp. 4 million a piece, therefore, hopefully health generalization especially in oral and dental hygiene can be practiced continuously.