DETAIL KOLEKSI

Perbaikan kualitas dengan metode spc dan taguchi untuk meningkatkan kapabilitas proses produksi BH di PT. Goldindo Perkasa


Oleh : Febrianti Makarau

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2005

Pembimbing 1 : Hamzah Yunuzir

Subyek : Taguchi methods (Quality control);Gas cylinders - Quality control;Quality control

Kata Kunci : quality improvement, spc method, taguchi, production process, BH, PT. Goldindo Perkasa

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2005_TA_STI_06399208_Halaman-Judul.pdf
2. 2005_TA_STI_06399208_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2005_TA_STI_06399208_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2005_TA_STI_06399208_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2005_TA_STI_06399208_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2005_TA_STI_06399208_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2005_TA_STI_06399208_Bab-5_Analisa-Hasil.pdf
8. 2005_TA_STI_06399208_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
9. 2005_TA_STI_06399208_Daftar-Pustaka.pdf
10. 2005_TA_STI_06399208_Lampiran.pdf

P PT. Goldindo Perkasa merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri khususnya industri garment. Sejalan dengan perkembangan jaman maka menimbulkan semakin ketatnya persaingan dalam bidang ini terutama di era globalisasi. PT. Goldindo Perkasa berusaha untuk memenangkan persaingan dengan cara melakukan continuous improvement pada produk yang dihasilkan yaitu BH. Karena menyadari masih banyaknya produk BH yang cacat sehingga produk tersebut hams dilakukan re-work sebelum dikirimkan kepada konsumen. BH dikategorikan cacat apabila pada produk BH terlihat warna belang antara cup dengan bagain back, warna kuning, bahan berkerut dan kualitas jahitan yang buruk seperti sticth per inch yang tidak sesuai dengan standar yang diberikan buyer, jahitan lompat, dan lain-lain. Akibat dari banyaknya cacat yang terjadi maka kapabilitas proses produksi BH menjadi rendah. Oleh karena itu perusahaan berusaha menerapkan sistem pengendalian kualitas untuk meningkatkan kapabilitas prosesnya. Bertolak dari keadaan tersebut maka dilakukan penelitian pendahuluan terhadap proses produksi BH dengan mengumpulkan data historis perusahaan dan melakukan wawancara dengan pihak perusahaan untuk mengidentifikasikan permasalahan yang ada yaitu masih banyaknya kecacatam yang terjadi. Dengan menggunakan data historis yang didapat maka dapat dibuat peta kendali terhadap produksi BH dan dapat diketahui kapabilitas prosesnya. Kapabilitas proses yang dihasilkan untuk produksi BH adalah 0.599. Dari nilai kapabilitas proses tersebut dapat diketahui bahwa kapabilitas proses yang masih rendah dan memerlukan perbaikan dan penganalisaan lebih lanjut. Dengan melakukan brainstorming dengan pihak perusahaan dapat diketahui bahwa yang menjadi faktor utama kecacatan yang terjadi adalah faktor metode yaitu pada setting mesin.Pengolahan data dildnjutkan dengan menggunakan metode Taguchi untuk melakukan perbaikan. Karakteristik kualitas yang digunakan adalah Nominal is the best, dimana nominal is the best adalah karakteristik kualitas yang mempunyai nilai target tepat pada suatu nilai tertentu. Dengan menggunakan metode taguchi ini didapatkan faktor-faktor yang berpengamh secara signifikan terhadap rata-rata kualitas produk BH dan juga didapatkan setting yang lebih baik yaitu waktu 45 detik (level 2), temperatur 1 180°C (level 1), temperatur 2 180°C (leven), temperatur 3 160 °C (level 2), dan temperatur 4 160°C (level 2). Untuk menguji setting yang lebih baik yang didapatkan dari percobaan taguchi maka dilakukan percobaan konfirmasi dan perhitungan selang kepercayaan antara percobaan konfirmasi dengan rata-rata prediksi.

P PT. Goldindo Perkasa is a manufacturing company engaged in the industrial sector, especially the garment industry. In line with the development of the times, it has led to increasingly fierce competition in this field, especially in the era of globalization. PT. Goldindo Perkasa strives to win the competition by making continuous improvements to its products, namely bras. Because it is aware that there are still many defective bra products, these products must be reworked before being sent to consumers. A bra is categorized as defective if the bra product shows a color difference between the cup and the back, yellow color, wrinkled material and poor sewing quality such as stitches per inch that do not comply with the standards set by the buyer, skipped stitches, and others. As a result of the many defects that occur, the capability of the bra production process is low. Therefore, the company is trying to implement a quality control system to improve its process capabilities. Starting from this situation, a preliminary study was conducted on the bra production process by collecting historical company data and conducting interviews with the company to identify existing problems, namely the many defects that still occur. Using the historical data obtained, a control chart for BH production was created and process capability was determined. The resulting process capability for BH production was 0.599. This process capability value indicated that the process capability was still low and required further improvement and analysis. Brainstorming with the company revealed that the primary factor contributing to the defects was the method, specifically the machine settings.Data processing was continued using the Taguchi method to make improvements. The quality characteristic used was "Nominal is the best," where "Nominal is the best" is a quality characteristic that has a target value precisely at a certain value. Using the Taguchi method, factors significantly influenced the average quality of BH products were identified, and better settings were also found: time 45 seconds (level 2), temperature 1 180°C (level 1), temperature 2 180°C (level 2), temperature 3 160°C (level 2), and temperature 4 160°C (level 2). To test the better settings obtained from the Taguchi experiment, a confirmation experiment was carried out and the confidence interval between the confirmation experiment and the average prediction was calculated.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?