DETAIL KOLEKSI

Hubungan Nyeri Neuropatik dengan Depresi pada Wanita Usia Produktif


Oleh : Hermanus Jonathan Luturmas

Info Katalog

Nomor Panggil : S 2010

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2023

Pembimbing 1 : Yudhisman Imran

Subyek : Depression;Neuropathic Pain

Kata Kunci : Neuropathic Pain, Depression, Women of Reproductive Age

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2023_TA_SKD_030001800036_Halaman-Judul.pdf
2. 2023_TA_SKD_030001800036_Pengesahan.pdf
3. 2023_TA_SKD_030001800036_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2023_TA_SKD_030001800036_Bab-2_Tinjauan-Literatur.pdf
5. 2023_TA_SKD_030001800036_Bab-3_Kerangka-Konsep.pdf
6. 2023_TA_SKD_030001800036_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf
7. 2023_TA_SKD_030001800036_Bab-5_Hasil.pdf
8. 2023_TA_SKD_030001800036_Bab-6_Pembahasan.pdf
9. 2023_TA_SKD_030001800036_Bab-7_Kesimpulan.pdf
10. 2023_TA_SKD_030001800036_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2023_TA_SKD_030001800036_Lampiran.pdf

D Depresi merupakan penyakit yang ditandai dengan hilangnya minat dalam aktivitas yang biasanya dinikmati seseorang dan kesedihan yang terus-menerus sering disertai dengan ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu faktor risiko dari depresi ialah penyakit fisik yang terkait dengan adanya efek kronisitas yang berhubungan dengan berbagai macam penyakit salah satunya nyeri kronis termasuk nyeri neuropati. Nyeri neuropatik merupakan cidera langsung pada jaringan saraf yg dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun tahun setelah cidera sembuh. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan nyeri neuropatik dengan depresi pada wanita usia produktif.METODEMetode pada penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel yang dibutuhkan ialah 55 responden pada wanita usia produktif yang memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi dengan teknik Consecutive Non-Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung menggunakan kuesioner PainDETECT dan PHQ-9 dan juga MoCA INA. Hasil data wawancara akan diolah dan dianalisis dengan SPSS menggunakan metode Chi Square.HASILHasil analisis bivariat pada penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi hubungan antara nyeri neuropatik dengan depresi pada wanita usia produktif (p = 0,006; p < 0,05).KESIMPULANBerdasarkan hasil penelitian pada kedua variabel,yaitu nyeri neuropatik dan depresi maka terdapat hubungan antara nyeri neuropatik dengan depresi pada wanita usia produktif

D Depression is an illness characterized by a loss of interest in activities one normally enjoys and persistent sadness often accompanied by an inability to carry out daily activities. One of the risk factors for depression is physical illness associated with chronicity effects associated with various diseases, one of which is chronic pain, including neuropathic pain. Neuropathic pain is a direct injury to nerve tissue that can last for months or years after the injury has healed. So this study aims to assess the relationship between neuropathic pain and depression in women of reproductive age.METHODThe method in this study used an observational analytic method with a cross sectional approach. The number of samples needed is 55 respondents in women of reproductive age who meet the exclusion and inclusion criteria using the Consecutive Non-Random Sampling. Data collection was carried out by direct interviews using the PainDETECT and PHQ-9 questionnaires as well as the MoCA INA. The results of the interview data will be processed and analyzed with SPSS using the Chi Square method.RESULTSThe results of bivariate analysis in the study showed that there was a correlation between neuropathic pain and depression in women of reproductive age (p = 0.006; p <0.05).CONCLUSIONBased on the results of research on the two variables, namely neuropathic pain and depression, there is a relationship between neuropathic pain and depression in women of reproductive age.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?