Peran vitamin d terhadap pertumbuhan tulang dan gigi
Nomor Panggil : 613.2 HEL p
Penerbit : FKG - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2003
Pembimbing 1 : Maria Bintang
Subyek : Nutrition and dental health
Kata Kunci : Vitamin D, bone, teeth.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2003_TA_SKG_04000124_Halaman-judul.pdf | ||
| 2. | 2003_TA_SKG_04000124_Lembar-pengesahan.pdf | 1 | |
| 3. | 2003_TA_SKG_04000124_Bab-1-Pendahuluan.pdf | 4 | |
| 4. | 2003_TA_SKG_04000124_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2003_TA_SKG_04000124_Bab-3-Pembahasan.pdf |
|
|
| 6. | 2003_TA_SKG_04000124_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf | 2 | |
| 7. | 2003_TA_SKG_04000124_Daftar-pustaka.pdf | 2 |
V Vitamin D merupakan vitamin yang penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan timbulnya penyakit penyakit tulang seperti riketsia (rakhitis) dan osteomalasia. Selain menyerang tulang defisiensi vitamin ini juga menyebabkan gangguan pada gigi seperti gigi terlambat erupsi, hipoplasia email, dan timbulnya karies gigi. Hal ini terjadi akibat terhambatnya pembentukan dan perletakan garam-garam kalsium sehingga orang-organ ini tidak berkalsifikasi dengan sempurna. Kekurangan vitamin D dapat dicegah dengan meningkatkan konsumsi bahan makanan mengandung vitamin D, melakukan fortifikasi vitamin D terhadap makanan, selain itu juga dengan cara mencukupi kebutuhan tubuh terhadap paparan sinar matahari.
V Vitamin D is the esensial vitamin in the growth of bone and teeth. Vitamin D deficiency would definitely cause rickets (rachitic) and osteomalacia. Besides damaging the bones, this vitamin deficiency also causing destruction of teeth, such as delayed eruption, enamel hypoplasia, and caries. It could happen because the delayed of forming and placing of calcium. This could lead to unperfected calcified organs. Actually this deficiency could be deterred by consuming more nourishment containing vitamin D, vitamin D fortification and alsb light of the sun necessarily.