Analisis ekstraksi penampang sungai menggunakan data demnas, srtm, srtm void filled, dan gtopo30 terhadap kondisi aktual
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Dina Paramitha Anggraeni Hidayat
Kata Kunci : River Cross Section Extraction, DEMNAS, Digital Elevation Model, River Cross Section
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_STS_051002200008_Halaman-Judul.pdf | 13 | |
| 2. | 2026_SK_STS_051002200008_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_STS_051002200008_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_STS_051002200008_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_STS_051002200008_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_STS_051002200008_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_STS_051002200008_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_STS_051002200008_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_STS_051002200008_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_STS_051002200008_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_STS_051002200008_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_STS_051002200008_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_STS_051002200008_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_STS_051002200008_Lampiran.pdf |
|
B Banjir yang sering terjadi di wilayah perkotaan menunjukkan pentingnya informasi geometri penampang sungai yang akurat sebagai dasar dalam analisis hidraulika dan mitigasi banjir. pengukuran penampang sungai secara langsung melalui survei lapangan umumnya memerlukan waktu, biaya, dan sumber daya yang relatif besar, sehingga pemanfaatan digital elevation model (dem) menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk memperoleh geometri penampang sungai secara lebih efisien. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja empat produk dem, yaitu demnas, srtm, srtm void filled, dan gtopo30, dalam ekstraksi penampang sungai kedaung, kota tangerang selatan, dengan menggunakan data hasil survei lapangan sebagai acuan. proses ekstraksi dilakukan pada 33 penampang melintang menggunakan data dem yang diproses melalui perangkat lunak sistem informasi geografis, kemudian dievaluasi berdasarkan parameter geometri hidraulik berupa luas basah penampang, keliling basah penampang, dan jari-jari hidraulik. tingkat akurasi hasil ekstraksi dianalisis menggunakan root mean square error (rmse), nash–sutcliffe efficiency (nse), koefisien determinasi (r²), serta analisis boxplot. hasil penelitian menunjukkan bahwa demnas secara konsisten memberikan tingkat kesesuaian tertinggi terhadap data hasil survei lapangan dengan nilai kesalahan yang lebih rendah, efisiensi model yang lebih tinggi, hubungan yang lebih kuat terhadap data aktual, serta distribusi data yang paling mendekati kondisi lapangan dibandingkan produk dem lainnya. srtm dan srtm void filled masih mampu merepresentasikan geometri penampang sungai dengan tingkat akurasi yang cukup baik, sedangkan gtopo30 menunjukkan performa terendah akibat resolusi spasial yang lebih kasar. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa demnas merupakan sumber data elevasi yang paling sesuai untuk ekstraksi geometri penampang sungai pada wilayah penelitian dan berpotensi digunakan sebagai alternatif pada tahap identifikasi awal maupun analisis hidraulika ketika data survei lapangan belum tersedia.
F Frequent flooding in urban areas highlights the importance of accurate river cross-sectional geometry as a fundamental basis for hydraulic analysis and flood mitigation. direct field surveys for river cross-section measurements generally require considerable time, cost, and resources, making the use of digital elevation models (dems) a practical alternative for obtaining river cross-sectional geometry more efficiently. this study aims to evaluate the performance of four dem products, namely demnas, srtm, srtm void filled, and gtopo30, in extracting the cross-sections of the kedaung river, south tangerang city, using field survey data as the reference. cross-section extraction was conducted at 33 river cross-sections using dem data processed within a geographic information system (gis) environment. the extracted cross-sections were evaluated based on hydraulic geometry parameters, including cross-sectional wetted area, wetted perimeter, and hydraulic radius. the accuracy of the extracted results was assessed using the root mean square error (rmse), nash–sutcliffe efficiency (nse), the coefficient of determination (r²), and boxplot analysis. the results indicate that demnas consistently provides the highest level of agreement with the field survey data, exhibiting lower error values, higher model efficiency, stronger correlation with the observed data, and a data distribution that most closely represents actual field conditions compared with the other dem products. srtm and srtm void filled are also capable of representing river cross-sectional geometry with satisfactory accuracy, whereas gtopo30 demonstrates the lowest performance due to its coarser spatial resolution. these findings suggest that demnas is the most suitable elevation data source for river cross-section extraction in the study area and has strong potential as an alternative data source for preliminary site assessment and hydraulic analysis when field survey data are unavailable.