DETAIL KOLEKSI

Kedudukan bank bri sebagai kreditur terhadap lelang hak tanggungan yang objeknya bukan milik pemberi hak tanggungan (studi putusan nomor 22/pdt.bth/2023/pn tlk)


Oleh : Siti Syamsiah

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Sri Untari Indah Artati

Kata Kunci : Security Rights, Preferential Creditor, Execution Auction, Legal Certainty, Agrarian Law

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200113_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200113_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200113_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002200113_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200113_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002200113_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200113_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200113_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002200113_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200113_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200113_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200113_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002200113_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200113_Lampiran.pdf

A Abstrak(a)​siti syamsiah (010002200113)(b)​kedudukan bank bri sebagai kreditur terhadap lelang hak tanggungan yang objeknya bukan milik pemberi hak tanggungan (studi putusan nomor 22/pdt.bth/2023/pn tlk)(c)​102 halaman, 2026(d)​kata kunci: hak tanggungan, kreditur preferen, lelang eksekusi, kepastian hukum, hukum agraria(e)​tanah merupakan objek jaminan strategis dalam sistem hukum agraria nasional. undang-undang nomor 4 tahun 1996 tentang hak tanggungan (uuht) memberikan hak jaminan kebendaan bersifat preferen kepada kreditur. namun dalam praktiknya, eksekusi hak tanggungan melalui lelang kerap menimbulkan permasalahan, khususnya apabila objek jaminan bukan milik pemberi hak tanggungan. permasalahan yang diteliti adalah: (1) bagaimana kedudukan bank bri sebagai kreditur preferen berdasarkan uuht dalam putusan nomor 22/pdt.bth/2023/pn tlk; dan (2) apakah pelaksanaan lelang hak tanggungan dalam putusan tersebut sesuai dengan uuht. penelitian merupakan tipe yuridis normatif, bersifat deskriptif, menggunakan data sekunder, analisis kualitatif, dan penarikan kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan kedudukan bank bri sebagai kreditur preferen secara formal tetap diakui berdasarkan sertifikat hak tanggungan yang terdaftar sesuai uuht. namun secara substantif melemah karena pemberi hak tanggungan tidak memiliki kewenangan sah atas objek tanah sebagaimana dipersyaratkan pasal 8 ayat (1) uuht. pelaksanaan lelang secara prosedural telah memenuhi pasal 6 dan pasal 20 uuht karena dilakukan setelah debitur cidera janji melalui kpknl. namun dari aspek substantif terdapat cacat hukum terkait keabsahan objek jaminan sehingga belum mencerminkan kepastian hukum yang menjadi tujuan uuht.(f)​21 buku (2008–2024), 5 peraturan perundang-undangan (1945-2024), 16 jurnal ilmiah (2018–2025), 3 putusan pengadilan (2024),(g)​dr. sri untari indah artati, s.h., m.hum.​( )(h)​siti syamsiah​​​​​( ​)

A Abstract(a) siti syamsiah (010002200113)(b) the status of bank bri as a creditor in the auction of a mortgage right where the object is not owned by the mortgage grantor (a study of court decision number 22/pdt.bth/2023/pn tlk)(c) 102 pages, 2026(d) keywords: mortgage right, preferential creditor, execution auction, legal certainty, agrarian law(e) land serves as a strategic collateral object within the national agrarian legal system. law number 4 of 1996 concerning mortgage rights (uuht) grants a preferential right of real security to the creditor. however, in practice, the execution of mortgage rights through auctions often gives rise to issues, particularly when the collateral object is not owned by the mortgage grantor. the issues examined are: (1) the status of bank bri as a preferential creditor under the uuht in court decision number 22/pdt.bth/2023/pn tlk; and (2) whether the execution of the mortgage right auction in said decision was in accordance with the uuht. this research is of a normative-juridical type, descriptive in nature, and utilizes secondary data, qualitative analysis, and deductive reasoning to draw conclusions. the research results indicate that bank bri’s status as a preferential creditor remains formally recognized based on the mortgage right certificate registered in accordance with the uuht. however, substantively, this status is weakened because the mortgage grantor lacked legal authority over the land object, as required by article 8 paragraph (1) of the uuht. procedurally, the auction execution complied with articles 6 and 20 of the uuht, as it was conducted via the state assets and auction service office (kpknl) following the debtor\\\'s default. nevertheless, from a substantive perspective, there is a legal defect regarding the validity of the collateral object; thus, it does not yet reflect the legal certainty that constitutes the objective of the uuht. (f) 21 books (2008–2024), 5 laws and regulations (1945–2024), 16 scientific journals (2018–2025), 3 court decisions (2024),(g) dr. sri untari indah artati, s.h., m.hum. ( )(h) siti syamsiah ( )

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?