DETAIL KOLEKSI

Pengaruh work-life balance dan job demands terhadap psychological well-being dimediasi oleh occupational stress


Oleh : Sherly Sanchia Stacia Fam

Info Katalog

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : B Medina Nilasari

Pembimbing 2 : B Medina Nilasari

Kata Kunci : Work-Life Balance, Job Demands, Occupational Stress, Psychological Well-Being, Minimarket Employees

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SMJ_022002202041_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SMJ_022002202041_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SMJ_022002202041_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SMJ_022002202041_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SMJ_022002202041_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2026_SK_SMJ_022002202041_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SMJ_022002202041_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SMJ_022002202041_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SMJ_022002202041_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SMJ_022002202041_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SMJ_022002202041_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SMJ_022002202041_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SMJ_022002202041_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SMJ_022002202041_Lampiran.pdf

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan job demands terhadap psychological well-being yang dimediasi oleh occupational stress pada karyawan minimarket di jakarta. penelitian ini menggunakan pendekatan hypothesis testing dengan metode kuantitatif. pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling terhadap 210 karyawan minimarket di jakarta. data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. analisis statistik deskriptif, uji validitas, dan uji reliabilitas dilakukan menggunakan spss, sedangkan pengujian model dan hipotesis dilakukan menggunakan structural equation modeling (sem) dengan bantuan amos. hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance tidak berpengaruh terhadap psychological well-being maupun occupational stress. job demands tidak berpengaruh terhadap psychological well-being, tetapi berpengaruh positif terhadap occupational stress. selain itu, occupational stress tidak berpengaruh terhadap psychological well-being serta tidak mampu memediasi pengaruh work-life balance maupun job demands terhadap psychological well-being. berdasarkan hasil penelitian, perusahaan disarankan untuk mengelola job demands secara efektif guna meminimalkan occupational stress karyawan. penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek penelitian dan mempertimbangkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi psychological well-being.

T This study aims to analyze the effect of work-life balance and job demands on psychological well-being mediated by occupational stress among minimarket employees in jakarta. this study employed a hypothesis-testing approach using a quantitative method. the sample consisted of 210 minimarket employees in jakarta selected through purposive sampling. primary data were collected through questionnaires. data were analyzed using spss for descriptive statistics, validity, and reliability tests, while structural equation modeling (sem) with amos was used to test the research model and hypotheses. the results indicate that work-life balance has no significant effect on either psychological well-being or occupational stress. job demands have no significant effect on psychological well-being, but have a positive effect on occupational stress. furthermore, occupational stress has no significant effect on psychological well-being and does not mediate the relationship between work-life balance and psychological well-being or between job demands and psychological well-being. based on these findings, companies are recommended to manage job demands effectively to minimize employees occupational stress. future research is suggested to expand the research object and consider additional variables that may influence psychological well-being.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?